Thania N

14 Maret 2024 03:03

Iklan

Iklan

Thania N

14 Maret 2024 03:03

Pertanyaan

berikan contoh tindakan perilaku teori konflik menurut karl mar

berikan contoh tindakan perilaku teori konflik menurut karl mar


4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

15 Maret 2024 00:13

Jawaban terverifikasi

<p>Teori konflik menurut Karl Marx adalah pandangan sosial yang menekankan konflik antara kelas-kelas sosial yang berbeda, terutama antara kelas buruh (proletariat) dan kelas pemilik modal (kapitalis). Marx percaya bahwa konflik ini muncul dari ketidaksetaraan dalam kepemilikan sumber daya ekonomi dan distribusi kekayaan. Berikut adalah contoh tindakan perilaku yang dapat dilihat dari perspektif teori konflik menurut Karl Marx:</p><p><strong>Streik atau Pemberontakan Buruh:</strong> Buruh yang merasa bahwa mereka dieksploitasi oleh pemilik modal dapat melakukan tindakan seperti mogok kerja atau pemberontakan untuk menuntut hak-hak mereka, seperti upah yang lebih tinggi, kondisi kerja yang lebih baik, atau kontrol atas produksi.</p><p><strong>Demonstrasi dan Unjuk Rasa:</strong> Kelompok-kelompok yang merasa tertindas atau terpinggirkan dalam sistem kapitalis, seperti kelompok miskin atau minoritas etnis, sering melakukan demonstrasi atau unjuk rasa untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap ketidakadilan sosial dan ekonomi.</p><p><strong>Pemogokan Konsumen:</strong> Konsumen dapat melakukan pemogokan atau boikot terhadap produk-produk atau perusahaan yang dianggap melanggar nilai-nilai atau hak-hak sosial. Misalnya, kampanye boikot terhadap perusahaan yang menggunakan tenaga kerja anak atau mengabaikan standar lingkungan.</p><p><strong>Pengambilalihan Tanah atau Pabrik:</strong> Dalam beberapa kasus, kelompok-kelompok yang merasa tertindas atau dieksploitasi dapat melakukan tindakan langsung seperti pengambilalihan tanah atau pabrik sebagai bentuk protes terhadap kepemilikan yang tidak adil.</p><p><strong>Revolusi Sosial:</strong> Marx juga memprediksi bahwa konflik antara kelas-kelas sosial akan mencapai puncaknya dalam revolusi sosial di mana kelas buruh akan merebut kekuasaan politik dari kelas kapitalis dan menegakkan tatanan sosial yang lebih adil dan egaliter.</p><p><br>&nbsp;</p>

Teori konflik menurut Karl Marx adalah pandangan sosial yang menekankan konflik antara kelas-kelas sosial yang berbeda, terutama antara kelas buruh (proletariat) dan kelas pemilik modal (kapitalis). Marx percaya bahwa konflik ini muncul dari ketidaksetaraan dalam kepemilikan sumber daya ekonomi dan distribusi kekayaan. Berikut adalah contoh tindakan perilaku yang dapat dilihat dari perspektif teori konflik menurut Karl Marx:

Streik atau Pemberontakan Buruh: Buruh yang merasa bahwa mereka dieksploitasi oleh pemilik modal dapat melakukan tindakan seperti mogok kerja atau pemberontakan untuk menuntut hak-hak mereka, seperti upah yang lebih tinggi, kondisi kerja yang lebih baik, atau kontrol atas produksi.

Demonstrasi dan Unjuk Rasa: Kelompok-kelompok yang merasa tertindas atau terpinggirkan dalam sistem kapitalis, seperti kelompok miskin atau minoritas etnis, sering melakukan demonstrasi atau unjuk rasa untuk mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap ketidakadilan sosial dan ekonomi.

Pemogokan Konsumen: Konsumen dapat melakukan pemogokan atau boikot terhadap produk-produk atau perusahaan yang dianggap melanggar nilai-nilai atau hak-hak sosial. Misalnya, kampanye boikot terhadap perusahaan yang menggunakan tenaga kerja anak atau mengabaikan standar lingkungan.

Pengambilalihan Tanah atau Pabrik: Dalam beberapa kasus, kelompok-kelompok yang merasa tertindas atau dieksploitasi dapat melakukan tindakan langsung seperti pengambilalihan tanah atau pabrik sebagai bentuk protes terhadap kepemilikan yang tidak adil.

Revolusi Sosial: Marx juga memprediksi bahwa konflik antara kelas-kelas sosial akan mencapai puncaknya dalam revolusi sosial di mana kelas buruh akan merebut kekuasaan politik dari kelas kapitalis dan menegakkan tatanan sosial yang lebih adil dan egaliter.


 


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

24 Maret 2024 07:42

Jawaban terverifikasi

<p>Karl Marx adalah salah satu tokoh utama dalam teori konflik, yang mengemukakan pandangan tentang konflik antara kelas dalam masyarakat kapitalis. Salah satu contoh tindakan perilaku yang dapat dijelaskan melalui teori konflik menurut Karl Marx adalah perjuangan kelas pekerja melawan kaum kapitalis dalam mencari hak-hak dan kondisi kerja yang lebih baik.</p><p>Sebagai contoh, dalam sejarah pergerakan buruh, sering kali terjadi konflik antara pemilik modal (kapitalis) dan pekerja (buruh). Pekerja biasanya menuntut upah yang lebih tinggi, kondisi kerja yang lebih aman, dan hak-hak lainnya seperti jam kerja yang wajar dan perlindungan kesehatan. Namun, kaum kapitalis cenderung mengoptimalkan keuntungan mereka dengan mempertahankan upah rendah dan kondisi kerja yang tidak aman.</p><p>Konflik ini mencerminkan teori konflik Karl Marx, di mana terdapat pertentangan antara kelas pekerja yang memiliki kepentingan untuk memperoleh kondisi kerja yang lebih baik dan pemilik modal yang memiliki kepentingan untuk mempertahankan atau meningkatkan keuntungan mereka. Dalam hal ini, konflik tersebut merupakan hasil dari perbedaan kepentingan ekonomi antara kelas pekerja dan kapitalis dalam masyarakat kapitalis.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Karl Marx adalah salah satu tokoh utama dalam teori konflik, yang mengemukakan pandangan tentang konflik antara kelas dalam masyarakat kapitalis. Salah satu contoh tindakan perilaku yang dapat dijelaskan melalui teori konflik menurut Karl Marx adalah perjuangan kelas pekerja melawan kaum kapitalis dalam mencari hak-hak dan kondisi kerja yang lebih baik.

Sebagai contoh, dalam sejarah pergerakan buruh, sering kali terjadi konflik antara pemilik modal (kapitalis) dan pekerja (buruh). Pekerja biasanya menuntut upah yang lebih tinggi, kondisi kerja yang lebih aman, dan hak-hak lainnya seperti jam kerja yang wajar dan perlindungan kesehatan. Namun, kaum kapitalis cenderung mengoptimalkan keuntungan mereka dengan mempertahankan upah rendah dan kondisi kerja yang tidak aman.

Konflik ini mencerminkan teori konflik Karl Marx, di mana terdapat pertentangan antara kelas pekerja yang memiliki kepentingan untuk memperoleh kondisi kerja yang lebih baik dan pemilik modal yang memiliki kepentingan untuk mempertahankan atau meningkatkan keuntungan mereka. Dalam hal ini, konflik tersebut merupakan hasil dari perbedaan kepentingan ekonomi antara kelas pekerja dan kapitalis dalam masyarakat kapitalis.

 

 

 


 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa pengendalian sosial yang tepat untuk mengatasi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga)? Jelaskan.

5

5.0

Jawaban terverifikasi