Indah I

24 Juli 2023 13:57

Iklan

Indah I

24 Juli 2023 13:57

Pertanyaan

berikan contoh pendeskripsian studi kasus kelompok gemeinschaft dan gesselchaft!

berikan contoh pendeskripsian studi kasus kelompok gemeinschaft dan gesselchaft!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

08

:

24

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Miftah B

Community

24 Juli 2023 14:27

Jawaban terverifikasi

Hai sobat Jawaban: Studi kasus kelompok gemeinschaft: Di sebuah desa kecil yang terpencil, terdapat sebuah komunitas masyarakat tradisional yang hidup secara harmonis dan saling bergantung satu sama lain. Penduduk desa ini memiliki hubungan yang erat dan mereka saling mengenal satu sama lain secara pribadi. Mereka memiliki nilai-nilai bersama yang kuat, seperti gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan. Setiap anggota komunitas terlibat dalam kegiatan-kegiatan bersama, seperti pesta adat, kegiatan pertanian, dan acara sosial lainnya. Mereka sering membantu satu sama lain dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga anak-anak, berbagi hasil panen, dan menjaga keamanan dan ketertiban desa. Komunitas ini sangat menghargai kerja sama dan interaksi personal yang intens antar anggota, dan kehidupan sosial mereka lebih didasarkan pada hubungan emosional dan saling ketergantungan daripada aturan dan proposisi formal. Studi kasus kelompok gesselchaft: Di sebuah kota metropolitan modern, terdapat sejumlah besar individu yang tinggal dan bekerja dalam kehidupan yang terstruktur dan terorganisasi. Interaksi antar individu cenderung bersifat transaksional dan berdasarkan peran sosial mereka. Masyarakat ini diatur oleh sistem hukum, aturan, dan norma sosial yang kompleks. Setiap individu memiliki tanggung jawabnya masing-masing dan bekerja untuk mencapai tujuan pribadi dan kelompok mereka. Sektor ekonomi dan industri memainkan peran penting dalam kehidupan mereka, dengan banyak orang terlibat dalam beragam pekerjaan profesional dan spesialisasi. Komunikasi dan interaksi personal mungkin lebih formal dan jarang, dengan interaksi seringkali terjadi melalui media komunikasi modern seperti telepon, email, dan media sosial. Rasa ketergantungan dan solidaritas antar individu mungkin lebih lemah dibandingkan dengan kelompok gemeinschaft, dan kehidupan mereka lebih didasarkan pada aturan dan kepentingan bersama.


Iklan

Owen.SesepuhRG O

Community

24 Juli 2023 15:11

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Studi Kasus Kelompok Gemeinschaft: Desa Tradisional di Pulau Jawa</strong></p><p>Di suatu desa tradisional di Pulau Jawa, masyarakatnya hidup dengan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas yang kuat. Seluruh penduduk desa saling mengenal satu sama lain dan memiliki hubungan sosial yang erat. Aktivitas sehari-hari, seperti menanam padi, memelihara ternak, dan merayakan upacara adat, sering dilakukan bersama-sama oleh seluruh warga desa. Masyarakatnya memiliki aturan-aturan adat dan norma-norma sosial yang dihormati secara kolektif.</p><p>Dalam desa ini, kehidupan sosial sangat tergantung pada hubungan pribadi dan interaksi sosial antarwarga. Sentuhan teknologi modern masih terbatas, dan pola hubungan masih sangat tradisional. Kebersamaan dalam kegiatan sehari-hari membentuk ikatan emosional yang mendalam antaranggota masyarakat. Penduduk desa merasa bertanggung jawab satu sama lain, dan nilai-nilai kebersamaan mendorong mereka untuk mengatasi kesulitan bersama dan berbagi sumber daya secara adil.</p><p><strong>Studi Kasus Kelompok Gesellschaft: Perusahaan Teknologi Multinasional</strong></p><p>Sebuah perusahaan teknologi multinasional beroperasi di berbagai negara di seluruh dunia. Organisasi ini memiliki struktur hierarki yang kuat dan dibagi menjadi berbagai departemen yang berfokus pada spesialisasi tertentu. Para karyawan memiliki tugas dan peran yang jelas, dan interaksi sosial antara mereka lebih formal dan terkait dengan pekerjaan mereka.</p><p>Dalam lingkungan perusahaan ini, hubungan antarkaryawan lebih berorientasi pada kepentingan pribadi dan tujuan bersama perusahaan. Kolaborasi dilakukan berdasarkan peran dan tanggung jawab, dan interaksi sosial seringkali hanya terjadi di tempat kerja. Nilai-nilai individualisme dan efisiensi dalam mencapai tujuan bisnis menjadi ciri khas kelompok ini.</p><p>Meskipun perusahaan ini beroperasi di berbagai negara, kebersamaan dan kehidupan sosial tidak terjalin dengan kuat seperti pada kelompok Gemeinschaft. Karyawan mungkin memiliki interaksi yang terbatas di luar lingkungan kerja, dan nilai-nilai pribadi lebih mendominasi dalam pengambilan keputusan dan perilaku sehari-hari.</p>

Studi Kasus Kelompok Gemeinschaft: Desa Tradisional di Pulau Jawa

Di suatu desa tradisional di Pulau Jawa, masyarakatnya hidup dengan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas yang kuat. Seluruh penduduk desa saling mengenal satu sama lain dan memiliki hubungan sosial yang erat. Aktivitas sehari-hari, seperti menanam padi, memelihara ternak, dan merayakan upacara adat, sering dilakukan bersama-sama oleh seluruh warga desa. Masyarakatnya memiliki aturan-aturan adat dan norma-norma sosial yang dihormati secara kolektif.

Dalam desa ini, kehidupan sosial sangat tergantung pada hubungan pribadi dan interaksi sosial antarwarga. Sentuhan teknologi modern masih terbatas, dan pola hubungan masih sangat tradisional. Kebersamaan dalam kegiatan sehari-hari membentuk ikatan emosional yang mendalam antaranggota masyarakat. Penduduk desa merasa bertanggung jawab satu sama lain, dan nilai-nilai kebersamaan mendorong mereka untuk mengatasi kesulitan bersama dan berbagi sumber daya secara adil.

Studi Kasus Kelompok Gesellschaft: Perusahaan Teknologi Multinasional

Sebuah perusahaan teknologi multinasional beroperasi di berbagai negara di seluruh dunia. Organisasi ini memiliki struktur hierarki yang kuat dan dibagi menjadi berbagai departemen yang berfokus pada spesialisasi tertentu. Para karyawan memiliki tugas dan peran yang jelas, dan interaksi sosial antara mereka lebih formal dan terkait dengan pekerjaan mereka.

Dalam lingkungan perusahaan ini, hubungan antarkaryawan lebih berorientasi pada kepentingan pribadi dan tujuan bersama perusahaan. Kolaborasi dilakukan berdasarkan peran dan tanggung jawab, dan interaksi sosial seringkali hanya terjadi di tempat kerja. Nilai-nilai individualisme dan efisiensi dalam mencapai tujuan bisnis menjadi ciri khas kelompok ini.

Meskipun perusahaan ini beroperasi di berbagai negara, kebersamaan dan kehidupan sosial tidak terjalin dengan kuat seperti pada kelompok Gemeinschaft. Karyawan mungkin memiliki interaksi yang terbatas di luar lingkungan kerja, dan nilai-nilai pribadi lebih mendominasi dalam pengambilan keputusan dan perilaku sehari-hari.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

10

5.0

Jawaban terverifikasi