Nadia S

19 Mei 2024 06:07

Iklan

Iklan

Nadia S

19 Mei 2024 06:07

Pertanyaan

Bentuk alat pengendali konflik


6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Cyan M

19 Mei 2024 11:21

Jawaban terverifikasi

<p>Bentuk-bentuk alat pengontrol konflik adalah:</p><ol><li><strong>Mediasi (Mediation)</strong> : Penyelesaian konflik yang dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak terlibat secara langsung dalam konflik, dengan tujuan mencapai hasil yang lebih baik dan mengurangi kekerasan</li><li><strong>Negosiasi (Negosiasi)</strong> : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencapai kesepakatan melalui diskusi dan kompromi</li><li><strong>Arbitrasi (Arbitration)</strong> : Bentuk pengendalian konflik di mana pihak yang berkonflik bersepakat untuk menerima keputusan dari pihak ketiga, walaupun salah satunya mungkin merugi</li><li><strong>Konsiliasi</strong> : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan lembaga-lembaga tertentu untuk mengelola konflik agar terjadi suatu kondisi yang lebih terkendali</li><li><strong>Alasan</strong> : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan pemikiran logis dalam penyelesaian masalah</li></ol>

Bentuk-bentuk alat pengontrol konflik adalah:

  1. Mediasi (Mediation) : Penyelesaian konflik yang dilakukan oleh pihak ketiga yang tidak terlibat secara langsung dalam konflik, dengan tujuan mencapai hasil yang lebih baik dan mengurangi kekerasan
  2. Negosiasi (Negosiasi) : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencapai kesepakatan melalui diskusi dan kompromi
  3. Arbitrasi (Arbitration) : Bentuk pengendalian konflik di mana pihak yang berkonflik bersepakat untuk menerima keputusan dari pihak ketiga, walaupun salah satunya mungkin merugi
  4. Konsiliasi : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan lembaga-lembaga tertentu untuk mengelola konflik agar terjadi suatu kondisi yang lebih terkendali
  5. Alasan : Bentuk pengendalian konflik yang melibatkan pemikiran logis dalam penyelesaian masalah

Iklan

Iklan

Nicky N

19 Mei 2024 14:16

Jawaban terverifikasi

Alat pengendali konflik adalah berbagai metode, mekanisme, dan institusi yang digunakan untuk mengelola dan menyelesaikan konflik, baik dalam konteks sosial, politik, atau organisasi. Berikut adalah beberapa bentuk alat pengendali konflik beserta penjelasan dan contohnya: 1. Negosiasi -Pengertian: Proses di mana pihak-pihak yang terlibat dalam konflik bertemu secara langsung untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. -Contoh: Negosiasi damai antara pemerintah dan kelompok pemberontak untuk mengakhiri perang saudara. 2. Mediasi -Pengertian: Proses penyelesaian konflik yang melibatkan pihak ketiga yang netral (mediator) yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai kesepakatan. -Contoh: Mediasi yang difasilitasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam konflik di Timur Tengah. 3. Arbitrase -Pengertian: Proses penyelesaian sengketa di mana pihak ketiga (arbitrator) ditunjuk untuk membuat keputusan yang mengikat setelah mendengar argumen dari kedua belah pihak. -Contoh: Arbitrase komersial internasional yang menangani sengketa antara perusahaan dari berbagai negara. 4. Konsiliasi -Pengertian: Proses di mana pihak ketiga (konsiliator) membantu pihak-pihak yang bersengketa untuk memperbaiki hubungan dan mencapai kesepakatan, biasanya melalui pertemuan informal dan diskusi. -Contoh: Konsiliasi dalam perselisihan perburuhan antara serikat pekerja dan manajemen perusahaan. 5. Adjudikasi Pengertian: Proses hukum di mana konflik diselesaikan oleh hakim atau badan hukum yang memiliki wewenang untuk membuat keputusan yang mengikat. -Contoh: Pengadilan HAM internasional yang mengadili kasus-kasus pelanggaran hak asasi manusia. 6. Dialog dan Diplomasi -Pengertian: Proses komunikasi yang terus-menerus dan terbuka antara pihak-pihak yang bersengketa untuk mencapai pemahaman dan menyelesaikan konflik secara damai. -Contoh: Perundingan diplomatik antara dua negara yang sedang berselisih untuk mencapai perjanjian perdamaian. 7. Pembangunan Perdamaian (Peacebuilding) -Pengertian: Upaya sistematis dan berkelanjutan untuk membangun struktur sosial, politik, dan ekonomi yang dapat mencegah terjadinya konflik di masa depan. -Contoh: Program pembangunan ekonomi dan sosial di daerah pasca-konflik untuk memperkuat stabilitas dan mencegah kembalinya kekerasan. 8. Penggunaan Pasukan Perdamaian -Pengertian: Pengiriman pasukan internasional atau regional untuk menjaga perdamaian dan mencegah terjadinya kekerasan di daerah konflik. -Contoh: Pasukan penjaga perdamaian PBB yang ditempatkan di daerah konflik untuk menjaga gencatan senjata dan melindungi warga sipil. 9. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Pengertian: Badan yang dibentuk untuk menyelidiki pelanggaran hak asasi manusia dan kekerasan masa lalu, serta mempromosikan rekonsiliasi di antara kelompok-kelompok yang berkonflik. -Contoh: Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi di Afrika Selatan yang dibentuk setelah berakhirnya apartheid. 10. Pendidikan dan Pelatihan Resolusi Konflik -Pengertian: Program pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk mengajarkan keterampilan resolusi konflik dan membangun budaya perdamaian. -Contoh: Program pelatihan mediasi di sekolah dan universitas untuk mengajarkan siswa cara menangani konflik secara damai. 11. Sistem Peringatan Dini -Pengertian: Mekanisme untuk mendeteksi tanda-tanda awal potensi konflik dan mengambil tindakan preventif sebelum eskalasi terjadi. -Contoh: Sistem peringatan dini yang dikembangkan oleh organisasi internasional untuk memonitor tanda-tanda meningkatnya ketegangan etnis di suatu wilayah. 12. Forum Dialog Antar-Kelompok -Pengertian: Platform di mana berbagai kelompok dalam masyarakat dapat bertemu dan berdialog untuk membahas isu-isu yang menjadi sumber konflik dan mencari solusi bersama. -Contoh: Forum dialog antar-agama di masyarakat yang mengalami ketegangan antar-kepercayaan untuk meningkatkan pemahaman dan toleransi. 13. Kebijakan dan Regulasi Pemerintah -Pengertian: Undang-undang dan kebijakan yang dirancang untuk mengatur hubungan antar kelompok dan mencegah diskriminasi serta ketidakadilan yang dapat memicu konflik. -Contoh: Kebijakan afirmatif yang diberlakukan untuk memastikan representasi yang adil dari kelompok-kelompok minoritas dalam pemerintahan dan sektor publik. Semoga membantu^^


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

bentuk bilangan bulat

30

0.0

Jawaban terverifikasi