Naila N

30 Agustus 2022 11:57

Iklan

Naila N

30 Agustus 2022 11:57

Pertanyaan

banjir besar melanda wilayah kota Semarang pada pekan pertama dan kedua Februari 2021.satu banjir di ibukota provinsi Jawa Tengah itu merendam setidaknya 43 titik Selain banjir kiriman dan banjir lokal banjir rob merendam sejumlah kawasan di Kota Semarang seperti di Kelurahan Kaligawe(Kecamatan Gayamsari) dan wilayah di kecamatan Genuk.banjir dengan tinggi 40 cm terpantau masih merendam jalur Pantura di kawasan Genuk kota Semarang banjir di kota Semarang terjadi pada saat mayoritas wilayah Indonesia memasuki masa Puncak musim hujan Menteri PUPR mengatakan bahwa penyebab banjir Semarang adalah curah hujan ekstrim yang siklusnya 50 tahun sekali sekaligus pasang air laut yang cukup tinggi. Jelaskan upaya yang dapat dilakukan warga negara sesuai pokok pikiran dalam Pembukaan UUD NRI tahun 1945 berkaitan dengan informasi pada soal!!​

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

08

:

44

:

17

Klaim

2

2


Iklan

Nanda R

Community

26 Mei 2024 06:02

<p>Berdasarkan informasi mengenai banjir besar yang melanda Kota Semarang pada Februari 2021 dan hubungannya dengan Pembukaan UUD NRI tahun 1945, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh warga negara sesuai dengan pokok pikiran dalam Pembukaan UUD NRI tahun 1945:</p><p><strong>Gotong Royong</strong>:</p><ul><li>Warga negara dapat saling membantu dan bergotong royong dalam menanggulangi dampak banjir, seperti membersihkan saluran air, mengevakuasi korban, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.</li></ul><p><strong>Kerja Sama</strong>:</p><ul><li>Warga negara dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan banjir, seperti pemeliharaan saluran air, peningkatan infrastruktur, dan perencanaan tata ruang yang lebih baik.</li></ul><p><strong>Kemandirian</strong>:</p><ul><li>Warga negara dapat meningkatkan kemandirian dalam menghadapi bencana dengan mempersiapkan diri dan rumah tangga terhadap risiko banjir, misalnya dengan membangun tanggul atau pompa air, serta menyimpan persediaan makanan dan perlengkapan darurat.</li></ul><p><strong>Perlindungan Lingkungan</strong>:</p><ul><li>Warga negara dapat berperan dalam menjaga lingkungan dan ekosistem, misalnya dengan menanam pohon sebagai penyerap air, mengurangi sampah plastik yang dapat menyumbat saluran air, dan mendukung program konservasi hutan dan sungai.</li></ul><p><strong>Keberagaman dan Persatuan</strong>:</p><ul><li>Warga negara dapat menghargai keberagaman dan persatuan dalam mengatasi masalah banjir, dengan tidak memandang perbedaan sosial, agama, atau suku dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada sesama yang terkena dampak banjir.</li></ul>

Berdasarkan informasi mengenai banjir besar yang melanda Kota Semarang pada Februari 2021 dan hubungannya dengan Pembukaan UUD NRI tahun 1945, terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh warga negara sesuai dengan pokok pikiran dalam Pembukaan UUD NRI tahun 1945:

Gotong Royong:

  • Warga negara dapat saling membantu dan bergotong royong dalam menanggulangi dampak banjir, seperti membersihkan saluran air, mengevakuasi korban, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Kerja Sama:

  • Warga negara dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah pencegahan banjir, seperti pemeliharaan saluran air, peningkatan infrastruktur, dan perencanaan tata ruang yang lebih baik.

Kemandirian:

  • Warga negara dapat meningkatkan kemandirian dalam menghadapi bencana dengan mempersiapkan diri dan rumah tangga terhadap risiko banjir, misalnya dengan membangun tanggul atau pompa air, serta menyimpan persediaan makanan dan perlengkapan darurat.

Perlindungan Lingkungan:

  • Warga negara dapat berperan dalam menjaga lingkungan dan ekosistem, misalnya dengan menanam pohon sebagai penyerap air, mengurangi sampah plastik yang dapat menyumbat saluran air, dan mendukung program konservasi hutan dan sungai.

Keberagaman dan Persatuan:

  • Warga negara dapat menghargai keberagaman dan persatuan dalam mengatasi masalah banjir, dengan tidak memandang perbedaan sosial, agama, atau suku dalam memberikan bantuan dan dukungan kepada sesama yang terkena dampak banjir.

Iklan

Salsabila M

Community

22 Juni 2024 06:17

<p>Berdasarkan informasi yang diberikan mengenai banjir besar yang melanda Semarang pada Februari 2021, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh warga negara sesuai dengan pokok pikiran dalam Pembukaan UUD NRI tahun 1945. Pembukaan UUD NRI 1945 menekankan pada terbentuknya negara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil, dan makmur. Berikut adalah upaya yang relevan dengan kondisi banjir di Semarang:</p><p><strong>Membangun kesatuan dan persatuan</strong>: Warga dapat saling membantu dan bekerjasama dalam menghadapi dampak banjir, tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan status sosial. Gotong royong antarwarga sangat penting untuk membantu mereka yang terdampak dan mendukung upaya bersama dalam penanganan banjir.</p><p><strong>Menjaga keadilan</strong>: Dalam penanganan banjir, penting untuk memastikan bahwa bantuan dan respon dari pemerintah dan masyarakat merata dan adil kepada seluruh warga yang terdampak, tanpa membedakan status sosial atau wilayah tempat tinggal.</p><p><strong>Meningkatkan kesejahteraan masyarakat</strong>: Upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi risiko banjir dapat mencakup pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, seperti tanggul, saluran drainase yang baik, dan sistem penanggulangan banjir yang efektif. Warga dapat mendukung atau berpartisipasi dalam program-program ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan mereka.</p><p><strong>Mengembangkan kemakmuran</strong>: Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif dapat membantu mengurangi kerentanan terhadap bencana seperti banjir. Peningkatan ekonomi lokal dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat infrastruktur yang tahan bencana.</p>

Berdasarkan informasi yang diberikan mengenai banjir besar yang melanda Semarang pada Februari 2021, ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh warga negara sesuai dengan pokok pikiran dalam Pembukaan UUD NRI tahun 1945. Pembukaan UUD NRI 1945 menekankan pada terbentuknya negara Indonesia yang merdeka, bersatu, adil, dan makmur. Berikut adalah upaya yang relevan dengan kondisi banjir di Semarang:

Membangun kesatuan dan persatuan: Warga dapat saling membantu dan bekerjasama dalam menghadapi dampak banjir, tanpa memandang perbedaan suku, agama, dan status sosial. Gotong royong antarwarga sangat penting untuk membantu mereka yang terdampak dan mendukung upaya bersama dalam penanganan banjir.

Menjaga keadilan: Dalam penanganan banjir, penting untuk memastikan bahwa bantuan dan respon dari pemerintah dan masyarakat merata dan adil kepada seluruh warga yang terdampak, tanpa membedakan status sosial atau wilayah tempat tinggal.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat: Upaya pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi risiko banjir dapat mencakup pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, seperti tanggul, saluran drainase yang baik, dan sistem penanggulangan banjir yang efektif. Warga dapat mendukung atau berpartisipasi dalam program-program ini untuk meningkatkan kesejahteraan dan keselamatan mereka.

Mengembangkan kemakmuran: Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif dapat membantu mengurangi kerentanan terhadap bencana seperti banjir. Peningkatan ekonomi lokal dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat infrastruktur yang tahan bencana.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

11

3.5

Jawaban terverifikasi