Sara K

02 Februari 2022 14:41

Iklan

Sara K

02 Februari 2022 14:41

Pertanyaan

Balas Budi Burung Bangau Dahulu di suatu tempat di negeri Jepang, hidup seorang pemuda bernama Yosaku. Pekerjaan Yosaku mengambil kayu bakar di gunung dan menjualnya ke kota . Uang hasil penjualan kayu dibelikannya makanan. Ketika berjalan pulang dari kota, ia melihat sesuatu yang menggelepar di atas salju. Setelah didekati, ternyata seekor burung bangau yang terjerat perangkap sedang meronta-ronta. Yosaku segera melepaskan perangkap itu. Bangau itu sangat gembira, ia berputar-putar di atas kepala Yosaku beberapa kali sebelum terbang ke angkasa. Karena cuaca sangat dingin, sesampainya di rumah, Yosaku segera menyalakan tungku api dan menyiapkan makan malam. Saat itu terdengar suara ketukan pintu di luar rumah. Ketika pintu dibuka, tampak seorang gadis cantik sedang berdiri di depan pintu. Kepalanya dipenuhi dengan salju. " Masuklah, Nona. Nona pasti kedinginan, silakan hangatkan badanmu dekat tungku," ujar Yosaku. "Nona mau pergi ke mana sebenarnya?" tanya Yosaku. "Aku bermaksud mengunjungi temanku, tetapi karena salju turun dengan lebat, aku jadi tersesat. Bolehkah aku menginap di sini malam ini?" "Boleh saja Nona, tapi aku ini orang miskin, tak punya kasur dan makanan," kata Yosaku. "Tidak apa-apa, aku hanya ingin diperbolehkan menginap." jawa bnya . Gadis itu kemudian merapikan kamarnya dan memasak makanan yang enak. Ketika terbangun keesokan harinya, gadis itu sudah menanak nasi dan menyiapkan makanan. Yosaku berpikir bahwa gadis itu akan segera pergi dan ia akan merasa kesepian. Salju masih turun dengan lebat. ;'Tinggallah di sini sampai hujan salju reda." Setelah lima hari berlalu dan hujan salju mereda, gadis itu berkata kepada Yosaku, "Jadikan aku sebagai istrimu, dan biarkan aku tinggal terus di rumah ini." Yosaku merasa bahagia menerima permintaan itu. "Mulai hari ini panggillah aku Otsuru," ujar si gadis. Setelah menjadi istri Yosaku, Otsuru mengerjakan pekerjaan rumah dengan su nggu h-s u nggu h. Suatu hari, Otsuru meminta suaminya, Yosaku, membelikannya benang karena ia ingin menenun. Otsuru mulai menenun. Ia berpesan kepada suaminya agar jangan sekali-kali mengintip ke dalam penyekat tempat Otsuru menenun. Setelah tiga hari berturut-turut menenun tanpa makan dan minum, Otsuru keluar. Kain tenunannya sudah selesai. "lni tenunan ayanishiki. Kalau dibawa ke kota, pasti akan terjual dengan harga mahal," kata Otsuru. Yosaku sangat senang karena kain tenunannya dibeli orang dengan harga yang cukup mahal. Sebelum pulang, ia membeli bermacam-macam barang untuk dibawa ke rumah. "Berkat kamu, aku mendapatkan uang sebanyak ini. Terima kasih, istriku. Akan tetapi, sebenarnya para saudagar di kota menginginkan kain seperti itu lebih banyak lagi." "Baiklah, akan aku buatkan," ujar Otsuru. Kain itu selesai pada hari keempat setelah Otsuru menenun. Akan tetapi, Otsuru tampak tidak sehat dan tubuhnya menjadi kurus. Otsuru meminta suaminya untuk tidak memintanya menenun lagi. Di kota, seorang saudagar minta dibuatkan kain satu lagi untuk kimono Tuan Putri. Jika tidak ada, maka Yosaku akan dipenggal lehernya. Hal itu diceritakan Yosaku pada istrinya. "Baiklah akan kubuatkan lagi, tetapi hanya satu helai ya," kata Otsuru. Karena cemas dengan kondisi istrinya yang makin lemah dan kurus setiap kali setelah menenun, Yosaku berkeinginan melihat ke dalam ruangan tenun. Yosaku sangat terkejut ketika melihat ruang menenun, ternyata ada seeker bangau sedang mencabuti bulunya, lalu bulunya ditenun menjadi kain. Badan bangau itu hampir gundul kehabisan bulu. Bangau itu akhirnya sadar dirinya sedang diperhatikan oleh Yosaku. Bangau itu berubah wujud kembali menjadi Otsuru. "Akhirnya ka u melihatnya juga," ujar Otsuru. "Sebenarnya aku adalah seekor bangau yang dahulu pernah kau tolong. Untuk membalas budi, aku berubah wujud menjadi manusia dan melakukan hal ini. Berarti kini sudah saatnya aku berpisah denganmu," lanjut Otsuru. "Maafkan aku. Kumohon jangan pergi," kata Yosaku. Otsuru akhirnya berubah kembali menjadi seekor bangau. Kemudian, ia segera mengepakkan sayapnya terbang ke luar dari rumah ke angkasa. Tinggallah Yosaku sendiri menyesali perbuatannya . Pelajaran apakah yang dapat kamu petik dari cerita tersebut?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

56

:

20

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Rahmalina

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

04 Februari 2022 01:41

Jawaban terverifikasi

Halo, Sara K. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya ๐Ÿ˜Š Jawaban dari pertanyaan di atas adalah kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya dan jangan mengingkari janji. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Teks cerita fantasi adalah bahan tertulis yang berbentuk karangan atau tulisan untuk menuturkan, menggambarkan, atau membayangkan berbagai perbuatan, pengalaman, dan kejadian berupa angan-angan, khayalan, imajinasi, atau rekaan belaka. Unsur-unsur teks cerita fantasi adalah sebagai berikut. 1) Ada keajaiban, keanehan, dan kemisteriusan. 2) Ide cerita terbuka terhadap daya khayal penulis. 3) Menggunakan berbagai latar (lintas ruang dan waktu). 4) Tokoh unik (memiliki kesaktian). 5) Bersifat fiksi. 6) Bahasa yang digunakan variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan (bukan bahasa formal). Teks cerita fantasi terdiri atas unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Salah satu unsur intrinsik teks cerita fantasi adalah amanat. Amanat adalah pelajaran yang dapat dipetik atau pesan yang terkandung dalam suatu cerita. Apabila diperhatikan dengan saksama, pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut adalah kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya dan jangan mengingkari janji. Kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya digambarkan dengan burung bangau (Otsuru) yang membalas budi atas kebaikan Yosaku yang telah menolongnya. Adapun pelajaran jangan mengingkari janji digambarkan dari Otsuru yang meminta kepada Yosaku untuk tidak melihat ke dalam ruangan tenun, tetapi suatu saat Yosaku melihat ke dalam ruangan tenun sehingga mengetahui bahwa Otsuru adalah seekor bangau. Karena itu, Otsuru akhirnya terbang ke luar rumah dan Yosaku menyesali perbuatannya. Dengan demikian, pelajaran yang dapat dipetik dari cerita tersebut adalah kebaikan sekecil apapun akan ada balasannya dan jangan mengingkari janji. Semoga membantu ya ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam teks eksplanasi, pernyataan umum, isi, dan penutup harus berkaitan dan saling ... . a. memahami b. mendorong c. menggambarkan d. menjelaskan

12

5.0

Jawaban terverifikasi