Nabilla H

06 November 2022 15:31

Iklan

Nabilla H

06 November 2022 15:31

Pertanyaan

bagaimanakah seseorang dapat memiliki identitas sosial dalam kehidupan bermasyarakat

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

48

:

49

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Bagus H

17 November 2022 15:48

Jawaban terverifikasi

<h2>Pembentukan identitas pada diri seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut.</h2><h2>1. Faktor biologis, kaitannya dengan faktor keturunan atau warisan gen dari orang tua.</h2><h2>2. Faktor kelompok, berkaitan dengan pengaruh kelompok misalnya teman bermain atau kelompok sosial dalam masyarakat.</h2><h2>3. Faktor geografis, berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah misalnya seseorang yang berdomisili di daerah pantai dan di pegunungan akan memiliki kepribadian yang berbeda.</h2><h2>4. Faktor Budaya, kaitannya dengan warisan budaya masing-masing daerah, misalnya orang Bali yang daerahnya merupakan daerah wisata dapat membentuk identitas individu yang terbuka dengan orang baru.</h2>

Pembentukan identitas pada diri seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut.

1. Faktor biologis, kaitannya dengan faktor keturunan atau warisan gen dari orang tua.

2. Faktor kelompok, berkaitan dengan pengaruh kelompok misalnya teman bermain atau kelompok sosial dalam masyarakat.

3. Faktor geografis, berkaitan dengan kondisi geografis suatu wilayah misalnya seseorang yang berdomisili di daerah pantai dan di pegunungan akan memiliki kepribadian yang berbeda.

4. Faktor Budaya, kaitannya dengan warisan budaya masing-masing daerah, misalnya orang Bali yang daerahnya merupakan daerah wisata dapat membentuk identitas individu yang terbuka dengan orang baru.


Iklan

Nanda R

Community

18 Juni 2024 21:23

Jawaban terverifikasi

<p>Identitas sosial seseorang dalam kehidupan bermasyarakat dapat terbentuk melalui beberapa cara atau proses berikut:</p><p><strong>Sosialisasi</strong>: Proses sosialisasi adalah cara utama di mana individu belajar dan menginternalisasi norma, nilai, dan perilaku yang diterima dalam masyarakat. Sosialisasi dimulai sejak anak-anak melalui interaksi dengan orang tua, anggota keluarga, teman sebaya, guru, dan institusi lainnya. Melalui proses ini, individu mempelajari peran dan posisi mereka dalam masyarakat, serta nilai-nilai yang dianut oleh kelompok sosial tempat mereka berada.</p><p><strong>Identifikasi dengan Kelompok Sosial</strong>: Identitas sosial juga dibentuk melalui identifikasi individu terhadap kelompok-kelompok sosial tertentu yang mereka anggap relevan atau penting bagi mereka. Kelompok-kelompok ini dapat berdasarkan faktor seperti suku, agama, budaya, profesi, atau kesamaan minat. Identifikasi ini dapat memberikan individu rasa keterikatan dan kebanggaan terhadap kelompok tersebut, serta mempengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan orang lain.</p><p><strong>Partisipasi dalam Aktivitas Sosial</strong>: Melalui partisipasi dalam berbagai aktivitas sosial, individu tidak hanya memperoleh pengalaman praktis tetapi juga memperluas jaringan sosial mereka. Aktivitas-aktivitas ini bisa termasuk kegiatan komunitas, organisasi sosial, atau kegiatan keagamaan. Dengan berpartisipasi, individu dapat membangun hubungan interpersonal yang kuat dan merasakan sense of belonging yang kuat terhadap kelompok sosial tertentu.</p><p><strong>Pengakuan dari Kelompok Sosial</strong>: Identitas sosial juga dapat diperkuat melalui pengakuan dan penerimaan dari kelompok sosial tempat individu berada. Ini bisa meliputi penerimaan terhadap individu sebagai anggota kelompok, pengakuan atas kontribusi mereka, atau posisi yang mereka miliki dalam hierarki sosial tertentu. Pengakuan ini memperkuat identitas individu dalam kelompok dan menegaskan peran serta posisi mereka dalam masyarakat.</p>

Identitas sosial seseorang dalam kehidupan bermasyarakat dapat terbentuk melalui beberapa cara atau proses berikut:

Sosialisasi: Proses sosialisasi adalah cara utama di mana individu belajar dan menginternalisasi norma, nilai, dan perilaku yang diterima dalam masyarakat. Sosialisasi dimulai sejak anak-anak melalui interaksi dengan orang tua, anggota keluarga, teman sebaya, guru, dan institusi lainnya. Melalui proses ini, individu mempelajari peran dan posisi mereka dalam masyarakat, serta nilai-nilai yang dianut oleh kelompok sosial tempat mereka berada.

Identifikasi dengan Kelompok Sosial: Identitas sosial juga dibentuk melalui identifikasi individu terhadap kelompok-kelompok sosial tertentu yang mereka anggap relevan atau penting bagi mereka. Kelompok-kelompok ini dapat berdasarkan faktor seperti suku, agama, budaya, profesi, atau kesamaan minat. Identifikasi ini dapat memberikan individu rasa keterikatan dan kebanggaan terhadap kelompok tersebut, serta mempengaruhi cara mereka memandang diri sendiri dan orang lain.

Partisipasi dalam Aktivitas Sosial: Melalui partisipasi dalam berbagai aktivitas sosial, individu tidak hanya memperoleh pengalaman praktis tetapi juga memperluas jaringan sosial mereka. Aktivitas-aktivitas ini bisa termasuk kegiatan komunitas, organisasi sosial, atau kegiatan keagamaan. Dengan berpartisipasi, individu dapat membangun hubungan interpersonal yang kuat dan merasakan sense of belonging yang kuat terhadap kelompok sosial tertentu.

Pengakuan dari Kelompok Sosial: Identitas sosial juga dapat diperkuat melalui pengakuan dan penerimaan dari kelompok sosial tempat individu berada. Ini bisa meliputi penerimaan terhadap individu sebagai anggota kelompok, pengakuan atas kontribusi mereka, atau posisi yang mereka miliki dalam hierarki sosial tertentu. Pengakuan ini memperkuat identitas individu dalam kelompok dan menegaskan peran serta posisi mereka dalam masyarakat.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi