Widya P

11 Oktober 2023 07:29

Iklan

Widya P

11 Oktober 2023 07:29

Pertanyaan

bagaimana recursive query yang terjadi jika dns tidak mengetahui pemetaan ip dari name servernya sampai mendapatkan ip nomor ip? misal tanya server dari domain "neon.cs.virgina.edu".

bagaimana recursive query yang terjadi jika dns tidak mengetahui pemetaan ip dari name servernya sampai mendapatkan ip nomor ip? misal tanya server dari domain "neon.cs.virgina.edu".

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

16

:

33

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Faiz D

Community

14 Oktober 2023 15:33

Jawaban terverifikasi

<p>Pada dasarnya, ketika DNS (Domain Name System) tidak mengetahui pemetaan IP dari server nama (name server) yang diminta, maka prosesnya melibatkan beberapa tahap hingga menemukan IP yang sesuai. Berikut adalah langkah-langkah umum yang terjadi dalam situasi seperti ini:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>1. Local DNS Cache</strong>: DNS resolver (biasanya di ISP atau jaringan lokal Anda) akan pertama-tama memeriksa apakah informasi pemetaan IP untuk "neon.cs.virginia.edu" sudah ada di dalam cache DNS lokal mereka. Jika iya, mereka akan memberikan alamat IP yang relevan tanpa melakukan proses lebih lanjut.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Recursive Query</strong>: Jika informasi pemetaan IP tidak ada di cache, resolver akan melakukan "recursive query." Ini adalah proses di mana resolver akan berkomunikasi dengan server DNS hierarki lebih tinggi, mulai dari server-root hingga server zona tertinggi (top-level domain) seperti ".edu." Resolver akan bertanya pada server-root untuk mengetahui server DNS yang bertanggung jawab untuk domain ".edu."</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Server Zona Tertinggi</strong>: Server DNS zona tertinggi akan memberikan informasi tentang server DNS yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu."</p><p>&nbsp;</p><p><strong>4. Server Tertiary</strong>: Resolver akan menghubungi server DNS yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu." Server ini kemungkinan akan merujuk resolver ke server DNS yang lebih spesifik yang bertanggung jawab untuk subdomain "cs.virginia.edu."</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Server Nama Domain Akhir</strong>: Resolver akhirnya akan mencapai server DNS yang bertanggung jawab untuk subdomain "cs.virginia.edu." Server ini harus memiliki informasi pemetaan IP untuk "neon.cs.virginia.edu."</p><p>&nbsp;</p><p><strong>6. Mendapatkan Jawaban</strong>: Setelah server DNS yang tepat ditemukan, resolver akan mendapatkan alamat IP yang sesuai dan akan mengembalikan informasi ini ke komputer atau perangkat yang melakukan permintaan DNS.</p><p>&nbsp;</p><p>Proses ini disebut "<strong>recursive query</strong>" karena resolver secara berurutan berkomunikasi dengan server DNS yang lebih tinggi dalam hierarki hingga menemukan jawaban yang sesuai.</p><p>Harap dicatat bahwa dalam praktiknya, sebagian besar DNS resolver diatur untuk memperbarui cache mereka secara berkala dan menyimpan informasi pemetaan IP untuk domain yang sering dikunjungi. Ini membantu mempercepat proses penguraian DNS dan mengurangi latensi saat mengakses situs web yang sama secara berulang.</p>

Pada dasarnya, ketika DNS (Domain Name System) tidak mengetahui pemetaan IP dari server nama (name server) yang diminta, maka prosesnya melibatkan beberapa tahap hingga menemukan IP yang sesuai. Berikut adalah langkah-langkah umum yang terjadi dalam situasi seperti ini:

 

1. Local DNS Cache: DNS resolver (biasanya di ISP atau jaringan lokal Anda) akan pertama-tama memeriksa apakah informasi pemetaan IP untuk "neon.cs.virginia.edu" sudah ada di dalam cache DNS lokal mereka. Jika iya, mereka akan memberikan alamat IP yang relevan tanpa melakukan proses lebih lanjut.

 

2. Recursive Query: Jika informasi pemetaan IP tidak ada di cache, resolver akan melakukan "recursive query." Ini adalah proses di mana resolver akan berkomunikasi dengan server DNS hierarki lebih tinggi, mulai dari server-root hingga server zona tertinggi (top-level domain) seperti ".edu." Resolver akan bertanya pada server-root untuk mengetahui server DNS yang bertanggung jawab untuk domain ".edu."

 

3. Server Zona Tertinggi: Server DNS zona tertinggi akan memberikan informasi tentang server DNS yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu."

 

4. Server Tertiary: Resolver akan menghubungi server DNS yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu." Server ini kemungkinan akan merujuk resolver ke server DNS yang lebih spesifik yang bertanggung jawab untuk subdomain "cs.virginia.edu."

 

5. Server Nama Domain Akhir: Resolver akhirnya akan mencapai server DNS yang bertanggung jawab untuk subdomain "cs.virginia.edu." Server ini harus memiliki informasi pemetaan IP untuk "neon.cs.virginia.edu."

 

6. Mendapatkan Jawaban: Setelah server DNS yang tepat ditemukan, resolver akan mendapatkan alamat IP yang sesuai dan akan mengembalikan informasi ini ke komputer atau perangkat yang melakukan permintaan DNS.

 

Proses ini disebut "recursive query" karena resolver secara berurutan berkomunikasi dengan server DNS yang lebih tinggi dalam hierarki hingga menemukan jawaban yang sesuai.

Harap dicatat bahwa dalam praktiknya, sebagian besar DNS resolver diatur untuk memperbarui cache mereka secara berkala dan menyimpan informasi pemetaan IP untuk domain yang sering dikunjungi. Ini membantu mempercepat proses penguraian DNS dan mengurangi latensi saat mengakses situs web yang sama secara berulang.


Iklan

Salsabila M

Community

31 Maret 2024 07:33

Jawaban terverifikasi

<p>Jika DNS tidak mengetahui pemetaan IP dari name server untuk domain "neon.cs.virginia.edu", maka proses yang terjadi adalah sebagai berikut:</p><p><strong>Query ke Root Name Servers</strong>: DNS resolver akan mulai dengan menghubungi salah satu root name server untuk menanyakan tentang domain "edu." Root name server akan memberikan informasi tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "edu."</p><p><strong>Query ke Name Server TLD (Top Level Domain)</strong>: Setelah mendapatkan informasi dari root name server, DNS resolver akan menghubungi name server TLD untuk domain ".edu" untuk menanyakan tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu."</p><p><strong>Query ke Name Server Domain</strong>: Setelah mendapatkan informasi dari name server TLD, DNS resolver akan menghubungi name server domain "virginia.edu." untuk menanyakan tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "cs.virginia.edu."</p><p><strong>Recursive Query ke Name Server Tujuan</strong>: Akhirnya, setelah mendapatkan informasi tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "cs.virginia.edu.", DNS resolver akan melakukan recursive query ke name server tersebut untuk meminta pemetaan IP untuk domain "neon.cs.virginia.edu."</p><p><br>&nbsp;</p>

Jika DNS tidak mengetahui pemetaan IP dari name server untuk domain "neon.cs.virginia.edu", maka proses yang terjadi adalah sebagai berikut:

Query ke Root Name Servers: DNS resolver akan mulai dengan menghubungi salah satu root name server untuk menanyakan tentang domain "edu." Root name server akan memberikan informasi tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "edu."

Query ke Name Server TLD (Top Level Domain): Setelah mendapatkan informasi dari root name server, DNS resolver akan menghubungi name server TLD untuk domain ".edu" untuk menanyakan tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "virginia.edu."

Query ke Name Server Domain: Setelah mendapatkan informasi dari name server TLD, DNS resolver akan menghubungi name server domain "virginia.edu." untuk menanyakan tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "cs.virginia.edu."

Recursive Query ke Name Server Tujuan: Akhirnya, setelah mendapatkan informasi tentang name server yang bertanggung jawab untuk domain "cs.virginia.edu.", DNS resolver akan melakukan recursive query ke name server tersebut untuk meminta pemetaan IP untuk domain "neon.cs.virginia.edu."


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kegunaan dari tipe gambar vektor adalah untuk membuat objek yang solid dan dapat diubah-ubah ukurannya sesuai dengan kemauan desainer. Contoh dari tipe gambar ini adalah … a. Gambar pemandangan b. Foto tumbuhan c. Gambar manusia d. Foto tanaman e. Logo

6

0.0

Jawaban terverifikasi