Rosania F

03 September 2023 06:45

Iklan

Rosania F

03 September 2023 06:45

Pertanyaan

bagaimana proses terbentuknya petir? secara detail

bagaimana proses terbentuknya petir? secara detail

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

02

:

01

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

03 September 2023 09:54

Jawaban terverifikasi

Proses terbentuknya petir adalah fenomena alam yang kompleks yang melibatkan interaksi antara muatan listrik dalam awan dan dengan permukaan Bumi. Berikut adalah detail proses terbentuknya petir: 1. **Pembentukan Awan Cumulonimbus**: Semua petir berasal dari awan cumulonimbus atau awan kumulonimbus guntur. Awan ini berkembang karena adanya udara yang naik secara vertikal. Pemisahan muatan listrik dimulai di dalam awan ini. 2. **Pemisahan Muatan**: Selama proses pembentukan awan, tetesan air dan kristal es saling bertabrakan di dalam awan. Selama tabrakan ini, muatan listrik negatif dan positif dipisahkan. Muatan negatif terakumulasi di bagian bawah awan, sementara muatan positif berkumpul di bagian atasnya. Hal ini menciptakan perbedaan potensial listrik. 3. **Pembentukan Anvil**: Awan kumulonimbus sering memiliki bagian atas yang datar dan luas yang disebut "anvil." Anvil ini biasanya terbentuk karena awan mencapai batas troposfer, di mana udara sangat dingin. Proses ini membantu meningkatkan perbedaan potensial listrik antara bagian atas dan bawah awan. 4. **Pencarian Jalan Udara**: Muatan negatif di bagian bawah awan menciptakan medan listrik yang kuat yang mencari jalan untuk mencapai permukaan Bumi yang memiliki muatan positif. Ini disebut sebagai "lonjakan muatan negatif." 5. **Ionisasi dan Pembentukan Saluran Ion**: Ketika lonjakan muatan negatif mencapai permukaan Bumi, itu mengionisasi udara di sekitarnya. Ini menciptakan saluran ion yang dapat menghantarkan listrik. 6. **Terjadinya Sambaran**: Ketika saluran ion mencapai permukaan Bumi, ini menghasilkan sambaran petir. Sambaran petir adalah aliran listrik sangat kuat yang melewati saluran ion ini menuju awan. Proses ini sangat panas dan terang, menciptakan kilatan petir yang terlihat. 7. **Guntur**: Sambaran petir menghasilkan suara guntur karena panas yang dihasilkan oleh aliran listrik mengembangkan dan memanaskan udara di sekitarnya secara cepat. Ini menciptakan gelombang suara yang kita dengar sebagai guntur. 8. **Pengulangan**: Proses ini dapat terulang beberapa kali, dengan sambaran petir terus-menerus mencari jalan yang sama atau jalan yang berbeda menuju permukaan Bumi. Proses ini terjadi dengan sangat cepat dan sering terjadi selama badai guntur. Sambaran petir sangat berbahaya karena memiliki energi yang sangat tinggi dan suhu yang sangat panas. Itu sebabnya penting untuk selalu mencari tempat perlindungan saat petir terjadi.


Iklan

Sahel S

03 September 2023 10:16

Jawaban terverifikasi

<p>Petir terbentuk dalam sebuah fenomena yang dikenal sebagai kilat atau sambaran petir. Proses terbentuknya petir melibatkan perbedaan potensial listrik antara awan dan tanah yang menciptakan aliran listrik yang kuat melalui udara. Berikut adalah detail proses terbentuknya petir:</p><p>1. Pembentukan Awal: Petir umumnya terbentuk dalam awan badai yang tinggi, seperti awan kumulonimbus. Pada awalnya, terjadi pengumpulan muatan listrik di dalam awan tersebut. Ada dua teori yang menjelaskan bagaimana muatan listrik terbentuk di awan: teori tumbukan es dan teori pemisahan muatan elektrostatik. Dalam teori tumbukan es, dalam awan terjadi tumbukan partikel es dengan partikel air, menghasilkan muatan listrik. Dalam teori pemisahan muatan elektrostatik, ada pemisahan muatan karena partikel bertumbukan dan bergesekan.</p><p>2. Pemisahan Muatan: Selama pertumbuhan awan, muatan positif dan negatif dipisahkan di dalam awan. Partikel hujan yang mengandung muatan negatif bergerak ke bagian bawah awan sementara partikel es yang mengandung muatan positif bergerak ke bagian atas awan. Hal ini menciptakan muatan listrik netto di dalam awan.</p><p>3. Pembentukan Saluran Ionisasi: Ketika muatan listrik di dalam awan mencapai ambang batas, terbentuklah saluran ionisasi. Saluran ionisasi adalah jalur dengan ion-ion listrik yang terbentuk oleh air, partikel debu, dan partikel lainnya di udara. Saluran ionisasi menciptakan jalan konduksi untuk aliran listrik.</p><p>4. Penerangan dari Petir: Pemisahan muatan yang berbeda di dalam awan menyebabkan tegangan yang sangat tinggi antara awan dan tanah. Tegangan ini menciptakan medan listrik yang kuat di udara. Ketika medan listrik mencapai ambang batas, terjadi percepatan partikel-partikel bermuatan di udara.</p><p>5. Sambaran: Saat medan listrik mencapai ambang batas, terjadi percobaan arus listrik dari awan ke tanah atau antara awan yang berbeda. Arus listrik besar ini disebut sambaran petir. Sambaran petir bergerak melalui saluran ionisasi dan terlihat sebagai kilatan cahaya.</p><p>6. Pemanasan dan Suara Petir: Ketika arus listrik melewati saluran ionisasi, terjadi peningkatan suhu yang cepat. Peningkatan suhu ini menghasilkan panas yang menyebabkan udara di sekitarnya memperluas dengan cepat, menciptakan gelombang kejut yang menghasilkan suara petir yang khas.</p><p>7. Efek Setelah Petir: Setelah sambaran petir, saluran ionisasi di udara runtuh dan medan listrik kembali normal. Proses pemisahan muatan di awan terus berlanjut, dan siklus pembentukan petir dapat terjadi berulang kali selama badai.</p><p>Demikianlah proses terbentuknya petir secara detail.</p>

Petir terbentuk dalam sebuah fenomena yang dikenal sebagai kilat atau sambaran petir. Proses terbentuknya petir melibatkan perbedaan potensial listrik antara awan dan tanah yang menciptakan aliran listrik yang kuat melalui udara. Berikut adalah detail proses terbentuknya petir:

1. Pembentukan Awal: Petir umumnya terbentuk dalam awan badai yang tinggi, seperti awan kumulonimbus. Pada awalnya, terjadi pengumpulan muatan listrik di dalam awan tersebut. Ada dua teori yang menjelaskan bagaimana muatan listrik terbentuk di awan: teori tumbukan es dan teori pemisahan muatan elektrostatik. Dalam teori tumbukan es, dalam awan terjadi tumbukan partikel es dengan partikel air, menghasilkan muatan listrik. Dalam teori pemisahan muatan elektrostatik, ada pemisahan muatan karena partikel bertumbukan dan bergesekan.

2. Pemisahan Muatan: Selama pertumbuhan awan, muatan positif dan negatif dipisahkan di dalam awan. Partikel hujan yang mengandung muatan negatif bergerak ke bagian bawah awan sementara partikel es yang mengandung muatan positif bergerak ke bagian atas awan. Hal ini menciptakan muatan listrik netto di dalam awan.

3. Pembentukan Saluran Ionisasi: Ketika muatan listrik di dalam awan mencapai ambang batas, terbentuklah saluran ionisasi. Saluran ionisasi adalah jalur dengan ion-ion listrik yang terbentuk oleh air, partikel debu, dan partikel lainnya di udara. Saluran ionisasi menciptakan jalan konduksi untuk aliran listrik.

4. Penerangan dari Petir: Pemisahan muatan yang berbeda di dalam awan menyebabkan tegangan yang sangat tinggi antara awan dan tanah. Tegangan ini menciptakan medan listrik yang kuat di udara. Ketika medan listrik mencapai ambang batas, terjadi percepatan partikel-partikel bermuatan di udara.

5. Sambaran: Saat medan listrik mencapai ambang batas, terjadi percobaan arus listrik dari awan ke tanah atau antara awan yang berbeda. Arus listrik besar ini disebut sambaran petir. Sambaran petir bergerak melalui saluran ionisasi dan terlihat sebagai kilatan cahaya.

6. Pemanasan dan Suara Petir: Ketika arus listrik melewati saluran ionisasi, terjadi peningkatan suhu yang cepat. Peningkatan suhu ini menghasilkan panas yang menyebabkan udara di sekitarnya memperluas dengan cepat, menciptakan gelombang kejut yang menghasilkan suara petir yang khas.

7. Efek Setelah Petir: Setelah sambaran petir, saluran ionisasi di udara runtuh dan medan listrik kembali normal. Proses pemisahan muatan di awan terus berlanjut, dan siklus pembentukan petir dapat terjadi berulang kali selama badai.

Demikianlah proses terbentuknya petir secara detail.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

31

5.0

Jawaban terverifikasi