Septie 0

14 Desember 2021 13:31

Iklan

Septie 0

14 Desember 2021 13:31

Pertanyaan

Bagaimana prinsip politik liberalisme?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

45

:

29

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Fernanda

Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya

28 Februari 2022 03:12

Jawaban terverifikasi

Halo Septie 0, kakak bantu jawab ya. Jawabannya yaitu prinsip kebebasan, universal dan kesetaraan, individualisme, pluralisme. Yuk simak penjelasan berikut! Liberalisme adalah salah satu filsafat moral dan filsafat politik yang menekankan pada gagasan kebebasan dan kesetaraan. Dengan kata lain, liberalisme merupakan doktrin politik yang bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kebebasan individu sebagai inti masalah dalam politik. Kaum liberal mendukung adanya beragam pandangan terkait dengan liberalisme yang tergantung pada pemahaman mereka mengenai prinsip-prinsip liberalisme. Pada umumnya, kaum liberal mendukung berbagai ide atau program seperti kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, pasar bebas, pembatasan kekuasaan pemerintah, penerapan peraturan hukum, hak-hak sipil, masyarakat demokratis, pemerintahan sekuler, kesetaraan gender, sistem pemerintahan yang transparan dan demoktratis, dan perusahaan internasional. Dalam liberalisme terdapat beberapa prinsip dasar yang utama yaitu kebebasan, individualisme, universal dan kesetaraan, serta pluralisme. 1. Kebebasan Liberalisme didefiniskan sebagai isi prinsip-prinsip moral dalam menggunakan kekuasaan Negara yang sah. Melalui definisi ini, Negara dikatakan liberal hanya jika Negara tersebut mewajibkan kebebasan yang seluas-luasnya bagi warga negaranya. Pembatasan yang tepat dari lingkup kebebasan individu akan berbeda antara teori yang satu dengan teori yang lainnya. Namun, dalam pandangan liberal, kebebasan ini mencakup kebebasan beragama, kebebasan berbicara, kebebasan berserikat dan berkumpul, hak untuk memilih pasangan, kebebasan memilih pekerjaan, dan lain sebagainya. 2. Universal dan kesetaraan Prinsip selanjutnya adalah kesetaraan yang terkait dengan tidak melakukan diskriminasi pada kelompok tertentu. Dalam pandangan liberal, Negara wajib untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap individu berdasarkan jenis kelamin, warna kulit, pandangan politik, agama, dan lain-lain. Liberalisme juga seringkali dikaitkan dengan hak yang sama bagi setiap warga Negara untuk berpartisipasi secara demokratis dalam kekuasaan legislatif dan eksekutif. 3. Individualisme Liberalisme memandang individu memiliki hak dasar sebagai manusia yang tidak dapat diganggu gugat. Dalam pandangan liberalisme klasik, Negara tidak berhak untuk melanggar hak-hak tersebut dan Negara harus mengakomodasi hak-hak tersebut. Hak seorang individu dibatasi oleh hak individu lainnya. Kewajiban Negara adalah melindungi setiap hak yang dimiliki oleh masing-masing individu. 4. Pluralisme Manusia diciptakan dengan latar belakang yang berbeda satu sama lain, seperti suku, agama, ras masing-masing. Keberagaman adalah sebuah keniscayaan dan manusia tidak dapat mengabaikan hal tersebut. Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi alasan untuk melakukan kejahatan kepada manusia lainnya. Masing-masing akan memiliki keyakinan, pola pikir, pandangan politik yang berbeda dan itu harus dihormati dan dihargai serta berusaha hidup dalam damai. Pemaksaan kehendak atau ancaman kekerasan yang terjadi akibat adanya keberagaman tersebut sedapat mungkin dihindari dan dilawan. Terimaka kasih sudah bertanya di Roboguru, semoga jawabannya membantu ya.


Iklan

S. Hajratul

17 Februari 2022 17:04

Halo Septie 0, kakak bantu jawab ya. Yuk simak penjelasan berikut! Liberalisme adalah salah satu filsafat moral dan filsafat politik yang menekankan pada gagasan kebebasan dan kesetaraan. Dengan kata lain, liberalisme merupakan doktrin politik yang bertujuan untuk melindungi dan meningkatkan kebebasan individu sebagai inti masalah dalam politik. Kaum liberal mendukung adanya beragam pandangan terkait dengan liberalisme yang tergantung pada pemahaman mereka mengenai prinsip-prinsip liberalisme. Pada umumnya, kaum liberal mendukung berbagai ide atau program seperti kebebasan berbicara, kebebasan pers, kebebasan beragama, pasar bebas, pembatasan kekuasaan pemerintah, penerapan peraturan hukum, hak-hak sipil, masyarakat demokratis, pemerintahan sekuler, kesetaraan gender, sistem pemerintahan yang transparan dan demoktratis, dan perusahaan internasional. Dalam liberalisme terdapat beberapa prinsip dasar yang utama yaitu kebebasan, individualisme, universal dan kesetaraan, serta pluralisme. 1. Kebebasan Liberalisme didefiniskan sebagai isi prinsip-prinsip moral dalam menggunakan kekuasaan Negara yang sah. Melalui definisi ini, Negara dikatakan liberal hanya jika Negara tersebut mewajibkan kebebasan yang seluas-luasnya bagi warga negaranya. Pembatasan yang tepat dari lingkup kebebasan individu akan berbeda antara teori yang satu dengan teori yang lainnya. Namun, dalam pandangan liberal, kebebasan ini mencakup kebebasan beragama, kebebasan berbicara, kebebasan berserikat dan berkumpul, hak untuk memilih pasangan, kebebasan memilih pekerjaan, dan lain sebagainya. 2. Universal dan kesetaraan Prinsip selanjutnya adalah kesetaraan yang terkait dengan tidak melakukan diskriminasi pada kelompok tertentu. Dalam pandangan liberal, Negara wajib untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap individu berdasarkan jenis kelamin, warna kulit, pandangan politik, agama, dan lain-lain. Liberalisme juga seringkali dikaitkan dengan hak yang sama bagi setiap warga Negara untuk berpartisipasi secara demokratis dalam kekuasaan legislatif dan eksekutif. 3. Individualisme Liberalisme memandang individu memiliki hak dasar sebagai manusia yang tidak dapat diganggu gugat. Dalam pandangan liberalisme klasik, Negara tidak berhak untuk melanggar hak-hak tersebut dan Negara harus mengakomodasi hak-hak tersebut. Hak seorang individu dibatasi oleh hak individu lainnya. Kewajiban Negara adalah melindungi setiap hak yang dimiliki oleh masing-masing individu. 4. Pluralisme Manusia diciptakan dengan latar belakang yang berbeda satu sama lain, seperti suku, agama, ras masing-masing. Keberagaman adalah sebuah keniscayaan dan manusia tidak dapat mengabaikan hal tersebut. Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi alasan untuk melakukan kejahatan kepada manusia lainnya. Masing-masing akan memiliki keyakinan, pola pikir, pandangan politik yang berbeda dan itu harus dihormati dan dihargai serta berusaha hidup dalam damai. Pemaksaan kehendak atau ancaman kekerasan yang terjadi akibat adanya keberagaman tersebut sedapat mungkin dihindari dan dilawan. Terimaka kasih sudah bertanya di Roboguru, semoga jawabannya membantu ya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

16

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

11

2.2

Lihat jawaban (3)