Nur I

17 Oktober 2023 12:43

Iklan

Nur I

17 Oktober 2023 12:43

Pertanyaan

bagaimana penyelesaiannya

bagaimana penyelesaiannya

alt
alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

01

:

48

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Zahra P

20 Oktober 2023 02:32

Jawaban terverifikasi

<p>1. Lokasi pusat perdagangan yang paling strategis dan dapat dijangkau oleh penduduk kedua kota biasanya berada di tengah-tengah antara kedua kota tersebut. <strong>Jadi, jika jarak antara kedua kota adalah 100 kilometer, maka pusat perdagangan idealnya berada 50 kilometer dari setiap kota.&nbsp;</strong><br><br><strong>Namun, perlu diperhatikan juga jumlah penduduk di setiap kota. Mengingat kota B memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih banyak, mungkin lebih strategis jika pusat perdagangan diletakkan sedikit lebih dekat ke kota B. Jadi, mungkin di sekitar 60-70 kilometer dari kota A dan 30-40 kilometer dari kota B.</strong></p><p>&nbsp;</p><p>2. Titik henti adalah tempat yang strategis untuk dijadikan sebagai pusat pertemuan atau pertukaran antara penduduk Kota A dan Desa B, maka seperti kasus sebelumnya, lokasi yang paling ideal biasanya berada di tengah-tengah antara kedua lokasi tersebut.&nbsp;</p><p><strong>Jadi, jika jarak antara Kota A dan Desa B adalah 40 kilometer, maka titik hentinya idealnya berada 20 kilometer dari setiap kota atau desa.</strong></p><p><strong>Namun, mengingat jumlah penduduk Kota A lebih banyak daripada Desa B, mungkin lebih strategis jika titik henti diletakkan sedikit lebih dekat ke Kota A. Jadi, mungkin di sekitar 15 kilometer dari Desa B dan 25 kilometer dari Kota A.</strong></p><p>- πŸ˜πŸ™πŸ»</p>

1. Lokasi pusat perdagangan yang paling strategis dan dapat dijangkau oleh penduduk kedua kota biasanya berada di tengah-tengah antara kedua kota tersebut. Jadi, jika jarak antara kedua kota adalah 100 kilometer, maka pusat perdagangan idealnya berada 50 kilometer dari setiap kota. 

Namun, perlu diperhatikan juga jumlah penduduk di setiap kota. Mengingat kota B memiliki jumlah penduduk yang jauh lebih banyak, mungkin lebih strategis jika pusat perdagangan diletakkan sedikit lebih dekat ke kota B. Jadi, mungkin di sekitar 60-70 kilometer dari kota A dan 30-40 kilometer dari kota B.

 

2. Titik henti adalah tempat yang strategis untuk dijadikan sebagai pusat pertemuan atau pertukaran antara penduduk Kota A dan Desa B, maka seperti kasus sebelumnya, lokasi yang paling ideal biasanya berada di tengah-tengah antara kedua lokasi tersebut. 

Jadi, jika jarak antara Kota A dan Desa B adalah 40 kilometer, maka titik hentinya idealnya berada 20 kilometer dari setiap kota atau desa.

Namun, mengingat jumlah penduduk Kota A lebih banyak daripada Desa B, mungkin lebih strategis jika titik henti diletakkan sedikit lebih dekat ke Kota A. Jadi, mungkin di sekitar 15 kilometer dari Desa B dan 25 kilometer dari Kota A.

- πŸ˜πŸ™πŸ»


Iklan

Arbian M

Community

22 Oktober 2023 05:29

Kita dapat menggunakan rumus teori titik henti: DAB = dAB / (1+(√(PA/PB))) DAB = jarak titik henti dAB = jarak wilayah A dan B PA = jumlah penduduk kota A PB = jumlah penduduk kota B 1. dAB = 100 PA = 20.000 PB = 180.000 DAB= 100 / (1+(√(20.000/180.000))) = 100 / (1+(√0,11)) = 100 / (1+0,33) = 100/1,33 = 75,187 (bulatkan menjadi 75 km) jadi lokasi pusat perdagangan yg strategis antara kota A dan B adalah, sekitar 75 km dari kota B 2. dAB = 40 PA = 200.000 PB = 45.000 DAB= 40 / (1+(√(200.000/45.000))) = 40 / (1+(√4,44)) = 40 / (1+2,107) = 40/3,107 = 12,875 (bulatkan menjadi 13 km) jadi lokasi titik henti yg tepat antara kota A dan B adalah, sekitar 13 km dari kota B


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

41

3.7

Jawaban terverifikasi