Fausia Z

07 Agustus 2023 13:06

Iklan

Fausia Z

07 Agustus 2023 13:06

Pertanyaan

Bagaimana nilai-nilai Pancasila dihayati dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia? Jelaskan

Bagaimana nilai-nilai Pancasila dihayati dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia? Jelaskan 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

17

:

49

:

02

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Vincent M

Community

08 Agustus 2023 08:19

Jawaban terverifikasi

<p>Pancasila adalah dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dihayati dan tercermin dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia melalui berbagai peristiwa dan momen penting. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam perjalanan sejarah Indonesia:</p><p><strong>1. Ketuhanan Yang Maha Esa (Pancasila Pertama):</strong> Nilai ini tercermin dalam semangat perjuangan melawan penjajahan. Bangsa Indonesia memandang Tuhan sebagai sumber kekuatan dan harapan dalam menghadapi tantangan. Ketika Indonesia merdeka, nilai ini tercermin dalam pidato-pidato para pemimpin perjuangan yang mengakui pentingnya ketuhanan dalam meraih kemerdekaan.</p><p><strong>2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Pancasila Kedua):</strong> Nilai kemanusiaan tercermin dalam semangat perlawanan melawan segala bentuk penindasan, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Perjuangan melawan ketidakadilan kolonialisme dan rasisme, serta perjuangan dalam menghormati hak-hak setiap individu, menggambarkan penghayatan nilai kemanusiaan.</p><p><strong>3. Persatuan Indonesia (Pancasila Ketiga):</strong> Proses penggabungan berbagai entitas lokal menjadi negara Indonesia mencerminkan nilai persatuan. Perjuangan mempersatukan pulau-pulau dan berbagai kelompok etnis serta budaya yang beragam menjadi satu bangsa yang kokoh mencerminkan penghayatan nilai ini.</p><p><strong>4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (Pancasila Keempat):</strong> Proses perumusan konstitusi dan pembentukan pemerintahan awal Indonesia melibatkan partisipasi luas masyarakat dan pemimpin dalam perwakilan. Penghayatan nilai demokrasi dalam perwakilan tercermin dalam proses-proses tersebut.</p><p><strong>5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Pancasila Kelima):</strong> Nilai keadilan sosial tercermin dalam usaha-usaha meratakan pembangunan, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan memastikan akses setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi. Pembentukan berbagai program bantuan sosial dan inisiatif untuk mengatasi kemiskinan dan ketidaksetaraan menunjukkan penghayatan nilai ini.</p><p>Dalam sejarah Indonesia, nilai-nilai Pancasila telah menjadi pedoman dalam mengatasi berbagai konflik dan tantangan, serta membangun fondasi bagi negara yang berdasarkan keadilan, persatuan, dan kemajuan. Meskipun mungkin ada saat-saat ketika nilai-nilai Pancasila diuji, namun penghayatan terhadap nilai-nilai ini telah membantu Indonesia berkembang sebagai negara yang inklusif dan demokratis.</p>

Pancasila adalah dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila dihayati dan tercermin dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia melalui berbagai peristiwa dan momen penting. Berikut adalah beberapa contoh bagaimana nilai-nilai Pancasila tercermin dalam perjalanan sejarah Indonesia:

1. Ketuhanan Yang Maha Esa (Pancasila Pertama): Nilai ini tercermin dalam semangat perjuangan melawan penjajahan. Bangsa Indonesia memandang Tuhan sebagai sumber kekuatan dan harapan dalam menghadapi tantangan. Ketika Indonesia merdeka, nilai ini tercermin dalam pidato-pidato para pemimpin perjuangan yang mengakui pentingnya ketuhanan dalam meraih kemerdekaan.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab (Pancasila Kedua): Nilai kemanusiaan tercermin dalam semangat perlawanan melawan segala bentuk penindasan, diskriminasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Perjuangan melawan ketidakadilan kolonialisme dan rasisme, serta perjuangan dalam menghormati hak-hak setiap individu, menggambarkan penghayatan nilai kemanusiaan.

3. Persatuan Indonesia (Pancasila Ketiga): Proses penggabungan berbagai entitas lokal menjadi negara Indonesia mencerminkan nilai persatuan. Perjuangan mempersatukan pulau-pulau dan berbagai kelompok etnis serta budaya yang beragam menjadi satu bangsa yang kokoh mencerminkan penghayatan nilai ini.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan (Pancasila Keempat): Proses perumusan konstitusi dan pembentukan pemerintahan awal Indonesia melibatkan partisipasi luas masyarakat dan pemimpin dalam perwakilan. Penghayatan nilai demokrasi dalam perwakilan tercermin dalam proses-proses tersebut.

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia (Pancasila Kelima): Nilai keadilan sosial tercermin dalam usaha-usaha meratakan pembangunan, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan memastikan akses setara terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi. Pembentukan berbagai program bantuan sosial dan inisiatif untuk mengatasi kemiskinan dan ketidaksetaraan menunjukkan penghayatan nilai ini.

Dalam sejarah Indonesia, nilai-nilai Pancasila telah menjadi pedoman dalam mengatasi berbagai konflik dan tantangan, serta membangun fondasi bagi negara yang berdasarkan keadilan, persatuan, dan kemajuan. Meskipun mungkin ada saat-saat ketika nilai-nilai Pancasila diuji, namun penghayatan terhadap nilai-nilai ini telah membantu Indonesia berkembang sebagai negara yang inklusif dan demokratis.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

16

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

11

2.2

Lihat jawaban (3)