Hannah V

29 Maret 2023 00:49

Iklan

Hannah V

29 Maret 2023 00:49

Pertanyaan

bagaimana keadaan masyarakat Indonesia pada saat penjajahan inggris di bidang sosial dan budaya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

32

:

45

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Fatimah A

30 Maret 2023 09:26

Jawaban terverifikasi

<p>Halo, aku bantu jawab ya!</p><p>Inggris pertama kali tiba di Batavia pada 4 Agustus 1811. Di bawah pimpinan Thomas Stamford Raffles, Inggris merebut seluruh kekuasaan Belanda di Indonesia.</p><p>Berdasarkan situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, perebutan kekuasaan Belanda di Indonesia ditandai dengan Perjanjian Tuntang pada 18 September 1811.</p><p>Inggris menjajah Indonesia akibat efek domino penyerangan Prancis ke Negeri Belanda sehingga ratu Belanda mengungsi ke Inggris. Sempat pula Prancis berkuasa di Indonesia lewat Gubjen Deandels dan setelah Prancis kalah oleh Inggris termasuk penyerangan pasukan Inggris ke Jawa yang dikuasai pasukan Belanda yang dikontrol Prancis pada tahun 1811 maka Inggris mengambil alih sementara negara jajahan Belanda termasuk Indonesia sampai pemerintah Belanda di Amsterdam pulih kembali. Inggris berkuasa di Indonesia 1811-1816.&nbsp;</p><p>Keadaan indonesia pada masa Belanda dan Inggris tidak cukup baik namum saat Stamford Raffles Gub Jend yang diangkat Inggris berkuasa ada beberapa hal positif yang dilakukannya. Antara lain: ditemukannya Bunga Bangkai Raflessia, dibangunnya kebun raya Bogor, Menulis Buku Sejarah Jawa, penghapusan diskriminasi dan budak.</p>

Halo, aku bantu jawab ya!

Inggris pertama kali tiba di Batavia pada 4 Agustus 1811. Di bawah pimpinan Thomas Stamford Raffles, Inggris merebut seluruh kekuasaan Belanda di Indonesia.

Berdasarkan situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, perebutan kekuasaan Belanda di Indonesia ditandai dengan Perjanjian Tuntang pada 18 September 1811.

Inggris menjajah Indonesia akibat efek domino penyerangan Prancis ke Negeri Belanda sehingga ratu Belanda mengungsi ke Inggris. Sempat pula Prancis berkuasa di Indonesia lewat Gubjen Deandels dan setelah Prancis kalah oleh Inggris termasuk penyerangan pasukan Inggris ke Jawa yang dikuasai pasukan Belanda yang dikontrol Prancis pada tahun 1811 maka Inggris mengambil alih sementara negara jajahan Belanda termasuk Indonesia sampai pemerintah Belanda di Amsterdam pulih kembali. Inggris berkuasa di Indonesia 1811-1816. 

Keadaan indonesia pada masa Belanda dan Inggris tidak cukup baik namum saat Stamford Raffles Gub Jend yang diangkat Inggris berkuasa ada beberapa hal positif yang dilakukannya. Antara lain: ditemukannya Bunga Bangkai Raflessia, dibangunnya kebun raya Bogor, Menulis Buku Sejarah Jawa, penghapusan diskriminasi dan budak.


Iklan

Salsabila M

Community

31 Maret 2024 06:20

Jawaban terverifikasi

<p>Penjajahan Inggris di Indonesia terjadi terutama di wilayah barat Indonesia, terutama di pulau Jawa dan Sumatra, sebagian besar selama abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Berikut adalah beberapa gambaran tentang keadaan masyarakat Indonesia pada saat penjajahan Inggris di bidang sosial dan budaya:</p><p><strong>Struktur Sosial yang Dipegang oleh Masyarakat Pribumi</strong>: Meskipun ada interaksi antara masyarakat pribumi Indonesia dengan penjajah Inggris, struktur sosial tradisional Indonesia tetap bertahan. Kasta, hierarki sosial, dan sistem kekerabatan masih menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.</p><p><strong>Perubahan Ekonomi dan Sosial</strong>: Penjajahan Inggris membawa perubahan ekonomi dan sosial yang signifikan di Indonesia. Pengenalan sistem kolonial baru, seperti monopoli perdagangan, peningkatan perkebunan, dan pengaturan ulang tanah-tanah, mengubah struktur ekonomi dan menyebabkan terjadinya perubahan dalam pola kerja dan kehidupan sosial masyarakat.</p><p><strong>Pengaruh Budaya Inggris</strong>: Penjajahan Inggris membawa masuknya unsur-unsur budaya Barat, termasuk bahasa, tradisi, dan nilai-nilai. Bahasa Inggris menjadi bahasa penting dalam perdagangan dan administrasi, dan unsur-unsur budaya Barat lainnya juga mulai memengaruhi pola pikir dan gaya hidup masyarakat tertentu.</p><p><strong>Perlawanan dan Konflik</strong>: Meskipun ada upaya penjajah Inggris untuk menanamkan pengaruh mereka, masyarakat Indonesia tidak secara pasif menerima dominasi Inggris. Ada berbagai bentuk perlawanan, mulai dari perlawanan bersenjata hingga perlawanan non-kooperatif seperti sabotase, pemboikotan, dan protes politik.</p><p><strong>Konsolidasi Kekuasaan Kolonial</strong>: Penjajah Inggris melakukan berbagai upaya untuk mengkonsolidasikan kekuasaan mereka di wilayah jajahan, termasuk pembentukan lembaga-lembaga administratif, sistem pendidikan baru yang mengajarkan nilai-nilai Barat, dan kontrol terhadap sumber daya ekonomi dan politik.</p><p>Dalam konteks sosial dan budaya, penjajahan Inggris di Indonesia menciptakan lanskap yang kompleks, di mana unsur-unsur budaya tradisional Indonesia masih bertahan sambil terjadi proses adaptasi dan asimilasi dengan unsur-unsur budaya Barat yang masuk. Keadaan ini menciptakan perubahan yang signifikan dalam pola hidup dan pemikiran masyarakat Indonesia pada masa itu.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Penjajahan Inggris di Indonesia terjadi terutama di wilayah barat Indonesia, terutama di pulau Jawa dan Sumatra, sebagian besar selama abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Berikut adalah beberapa gambaran tentang keadaan masyarakat Indonesia pada saat penjajahan Inggris di bidang sosial dan budaya:

Struktur Sosial yang Dipegang oleh Masyarakat Pribumi: Meskipun ada interaksi antara masyarakat pribumi Indonesia dengan penjajah Inggris, struktur sosial tradisional Indonesia tetap bertahan. Kasta, hierarki sosial, dan sistem kekerabatan masih menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat.

Perubahan Ekonomi dan Sosial: Penjajahan Inggris membawa perubahan ekonomi dan sosial yang signifikan di Indonesia. Pengenalan sistem kolonial baru, seperti monopoli perdagangan, peningkatan perkebunan, dan pengaturan ulang tanah-tanah, mengubah struktur ekonomi dan menyebabkan terjadinya perubahan dalam pola kerja dan kehidupan sosial masyarakat.

Pengaruh Budaya Inggris: Penjajahan Inggris membawa masuknya unsur-unsur budaya Barat, termasuk bahasa, tradisi, dan nilai-nilai. Bahasa Inggris menjadi bahasa penting dalam perdagangan dan administrasi, dan unsur-unsur budaya Barat lainnya juga mulai memengaruhi pola pikir dan gaya hidup masyarakat tertentu.

Perlawanan dan Konflik: Meskipun ada upaya penjajah Inggris untuk menanamkan pengaruh mereka, masyarakat Indonesia tidak secara pasif menerima dominasi Inggris. Ada berbagai bentuk perlawanan, mulai dari perlawanan bersenjata hingga perlawanan non-kooperatif seperti sabotase, pemboikotan, dan protes politik.

Konsolidasi Kekuasaan Kolonial: Penjajah Inggris melakukan berbagai upaya untuk mengkonsolidasikan kekuasaan mereka di wilayah jajahan, termasuk pembentukan lembaga-lembaga administratif, sistem pendidikan baru yang mengajarkan nilai-nilai Barat, dan kontrol terhadap sumber daya ekonomi dan politik.

Dalam konteks sosial dan budaya, penjajahan Inggris di Indonesia menciptakan lanskap yang kompleks, di mana unsur-unsur budaya tradisional Indonesia masih bertahan sambil terjadi proses adaptasi dan asimilasi dengan unsur-unsur budaya Barat yang masuk. Keadaan ini menciptakan perubahan yang signifikan dalam pola hidup dan pemikiran masyarakat Indonesia pada masa itu.

 

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

15

5.0

Jawaban terverifikasi