Cinta M

14 Februari 2023 11:14

Iklan

Cinta M

14 Februari 2023 11:14

Pertanyaan

Bagaimana hasil dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama di Jogjakarta?

Bagaimana hasil dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama di Jogjakarta?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

59

:

20

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Farras F

19 Februari 2023 12:22

Jawaban terverifikasi

<p>Berikut ini Pembahasan mengenai Konferensi Inter Indonesia :&nbsp;<br><br>Dalam perjanjian Roem-Royen (7 Mei 1949), Indonesia dan Belanda telah menyepakati tentang pelaksanaan Konferensi Meja Bundar yang akan diselenggarakan di Den Haag, Belanda pada bulan Desember 1949. Pemerintah Indonesia menilai perlu adanya persiapan strategi diplomasi dan konsolidasi sebelum pelaksanaan KMB.&nbsp;<br><br>Dengan latar belakang tersebut, maka diadakanlah Konferensi Inter Indonesia antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara bagian yang tergabung dalam Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO).&nbsp;<br><br>Dalam buku Dari Negara Indonesia Timur ke Republik Indonesia Serikat (1985) karya Ide Anak Agung, Konferensi Inter-Indonesia bertujuan untuk konsolidasi dan menyamakan pandangan dari pihak pemerintah RI dan BFO untuk menghadapi Belanda dalam KMB.&nbsp;<br><br><strong>Konferensi Inter-Indonesia I</strong>&nbsp;<br><br>Konferensi Inter-Indonesia I dipimpin oleh Moh.Hatta dengan agenda utama pembahasan masalah pembentukan RIS (Republik Indonesia Serikat). Hasil dari Konferensi Inter-Indonesia I adalah :&nbsp;<br><br>• RIS akan melaksanakan pemerintahan berdasarkan asas demokrasi dalam bentuk negara federal.&nbsp;<br><br>• RIS akan dikepalai oleh seorang presiden konstitusional dan dibantu oleh menteri-menteri.&nbsp;<br><br>• Presiden dan menteri akan bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat (legislatif).&nbsp;<br><br>• Pembentukan 2 badan legislatif yaitu Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Negara Bagian.&nbsp;<br><br>• Angkatan Perang RIS adalah angkatan perang nasional yang terdiri dari TNI, KNIL, ML (Militaire Luchtvaart) dan VB (Veileigheids Batalyon).<br><br><strong>Konferensi Inter-Indonesia II</strong>&nbsp;<br><br>Konferensi Inter-Indonesia II dilaksanakan pada 31 Juli – 3 Agustus 1949 di Jakarta. Konferensi yang dipimpin Moh.Hatta ini membahas masalah pokok yang telah disetujui di Yogyakarta. Melalui konferinsi ini RI dan BFO membentuk Panitia Persiapan Nasional yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebelum dan sesudah KMB.&nbsp;<br><br>Sekian Terima Kasih, semoga membantu 😊🙏<br><br>Salam Sejarah</p>

Berikut ini Pembahasan mengenai Konferensi Inter Indonesia : 

Dalam perjanjian Roem-Royen (7 Mei 1949), Indonesia dan Belanda telah menyepakati tentang pelaksanaan Konferensi Meja Bundar yang akan diselenggarakan di Den Haag, Belanda pada bulan Desember 1949. Pemerintah Indonesia menilai perlu adanya persiapan strategi diplomasi dan konsolidasi sebelum pelaksanaan KMB. 

Dengan latar belakang tersebut, maka diadakanlah Konferensi Inter Indonesia antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah negara bagian yang tergabung dalam Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO). 

Dalam buku Dari Negara Indonesia Timur ke Republik Indonesia Serikat (1985) karya Ide Anak Agung, Konferensi Inter-Indonesia bertujuan untuk konsolidasi dan menyamakan pandangan dari pihak pemerintah RI dan BFO untuk menghadapi Belanda dalam KMB. 

Konferensi Inter-Indonesia I 

Konferensi Inter-Indonesia I dipimpin oleh Moh.Hatta dengan agenda utama pembahasan masalah pembentukan RIS (Republik Indonesia Serikat). Hasil dari Konferensi Inter-Indonesia I adalah : 

• RIS akan melaksanakan pemerintahan berdasarkan asas demokrasi dalam bentuk negara federal. 

• RIS akan dikepalai oleh seorang presiden konstitusional dan dibantu oleh menteri-menteri. 

• Presiden dan menteri akan bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat (legislatif). 

• Pembentukan 2 badan legislatif yaitu Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Negara Bagian. 

• Angkatan Perang RIS adalah angkatan perang nasional yang terdiri dari TNI, KNIL, ML (Militaire Luchtvaart) dan VB (Veileigheids Batalyon).

Konferensi Inter-Indonesia II 

Konferensi Inter-Indonesia II dilaksanakan pada 31 Juli – 3 Agustus 1949 di Jakarta. Konferensi yang dipimpin Moh.Hatta ini membahas masalah pokok yang telah disetujui di Yogyakarta. Melalui konferinsi ini RI dan BFO membentuk Panitia Persiapan Nasional yang bertugas untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebelum dan sesudah KMB. 

Sekian Terima Kasih, semoga membantu 😊🙏

Salam Sejarah


Iklan

Nanda R

Community

05 Mei 2024 07:23

<p><br>Konferensi Inter-Indonesia yang pertama di Yogyakarta, juga dikenal sebagai Konferensi Meja Bundar atau Konferensi Meja Bundar Pertama, adalah pertemuan penting yang diadakan pada tanggal 23 Agustus - 2 November 1949. Konferensi ini merupakan upaya untuk mencapai kesepakatan antara pemerintah Belanda dan perwakilan Republik Indonesia dalam rangka menyelesaikan konflik bersenjata yang terjadi setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.</p><p>Hasil utama dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama adalah:</p><p><strong>Penandatanganan Perjanjian Linggarjati</strong>: Salah satu hasil utama konferensi ini adalah penandatanganan Perjanjian Linggarjati pada tanggal 25 Maret 1947 antara pemerintah Belanda dan Republik Indonesia. Perjanjian ini mengakui wilayah Republik Indonesia sebagai bagian dari Indonesia Serikat yang akan didirikan dan mengatur tentang pembentukan Komisi Tiga Negara untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian.</p><p><strong>Persetujuan Tentang Pembentukan Indonesia Serikat</strong>: Konferensi ini mencapai kesepakatan untuk pembentukan Indonesia Serikat yang terdiri dari negara-negara bagian yang memiliki otonomi dalam beberapa hal tetapi tetap menjadi bagian dari Indonesia secara keseluruhan.</p><p><strong>Pembentukan Kabinet Sementara</strong>: Hasil dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama adalah pembentukan Kabinet Sementara yang dipimpin oleh Mohammad Hatta, yang bertujuan untuk mengkoordinasikan pemerintahan di wilayah-wilayah yang diduduki oleh Belanda.</p><p><strong>Menyepakatinya Gencatan Senjata</strong>: Salah satu hasil yang dicapai dari konferensi ini adalah kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak, meskipun secara efektif gencatan senjata ini tidak selalu dihormati dan terjadi penembakan secara sporadis di beberapa wilayah.</p><p><br>&nbsp;</p>


Konferensi Inter-Indonesia yang pertama di Yogyakarta, juga dikenal sebagai Konferensi Meja Bundar atau Konferensi Meja Bundar Pertama, adalah pertemuan penting yang diadakan pada tanggal 23 Agustus - 2 November 1949. Konferensi ini merupakan upaya untuk mencapai kesepakatan antara pemerintah Belanda dan perwakilan Republik Indonesia dalam rangka menyelesaikan konflik bersenjata yang terjadi setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Hasil utama dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama adalah:

Penandatanganan Perjanjian Linggarjati: Salah satu hasil utama konferensi ini adalah penandatanganan Perjanjian Linggarjati pada tanggal 25 Maret 1947 antara pemerintah Belanda dan Republik Indonesia. Perjanjian ini mengakui wilayah Republik Indonesia sebagai bagian dari Indonesia Serikat yang akan didirikan dan mengatur tentang pembentukan Komisi Tiga Negara untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian.

Persetujuan Tentang Pembentukan Indonesia Serikat: Konferensi ini mencapai kesepakatan untuk pembentukan Indonesia Serikat yang terdiri dari negara-negara bagian yang memiliki otonomi dalam beberapa hal tetapi tetap menjadi bagian dari Indonesia secara keseluruhan.

Pembentukan Kabinet Sementara: Hasil dari Konferensi Inter-Indonesia yang pertama adalah pembentukan Kabinet Sementara yang dipimpin oleh Mohammad Hatta, yang bertujuan untuk mengkoordinasikan pemerintahan di wilayah-wilayah yang diduduki oleh Belanda.

Menyepakatinya Gencatan Senjata: Salah satu hasil yang dicapai dari konferensi ini adalah kesepakatan gencatan senjata antara kedua belah pihak, meskipun secara efektif gencatan senjata ini tidak selalu dihormati dan terjadi penembakan secara sporadis di beberapa wilayah.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi