Nicholas N

05 Februari 2023 14:31

Iklan

Nicholas N

05 Februari 2023 14:31

Pertanyaan

Bagaimana corak pemerintahan,sosial dan ekonomi pada zaman perkembangan kerajaan budha hindu

Bagaimana corak pemerintahan,sosial dan ekonomi pada zaman perkembangan kerajaan budha hindu

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

59

:

26

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

05 Mei 2024 07:34

Jawaban terverifikasi

<p><br>Pada zaman perkembangan kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia, terutama pada masa awal sejarah Indonesia kuno, terdapat corak pemerintahan, sosial, dan ekonomi yang cukup beragam. Di bawah ini adalah beberapa karakteristik umum dari masing-masing aspek tersebut:</p><p><strong>Pemerintahan</strong>:</p><ul><li><strong>Monarki Absolut</strong>: Sistem pemerintahan yang umum ditemui pada zaman kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia adalah monarki absolut, di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan seorang raja atau ratu yang dianggap berasal dari garis keturunan dewa atau dianggap sebagai inkarnasi dewa.</li><li><strong>Pembagian Wilayah Administratif</strong>: Kerajaan biasanya terbagi menjadi wilayah administratif yang lebih kecil, seperti desa atau kota-kota kecil, yang diperintah oleh kepala desa atau pejabat setempat yang ditunjuk oleh raja.</li><li><strong>Sistem Feodal</strong>: Ada cenderung adanya sistem feodal di mana raja membagikan tanah kepada para bangsawan atau petinggi kerajaan sebagai imbalan atas jasa dan loyalitas mereka.</li></ul><p><strong>Sosial</strong>:</p><ul><li><strong>Kasta dan Strata Sosial</strong>: Masyarakat pada zaman tersebut sering kali terbagi dalam strata sosial yang ketat, di mana orang-orang ditempatkan dalam kasta berdasarkan pekerjaan atau asal usul mereka. Kasta Brahmana (pendeta), Ksatria (bangsawan dan prajurit), Waisya (pedagang dan petani), dan Sudra (pekerja kasar) merupakan pembagian sosial yang umum.</li><li><strong>Peran Agama</strong>: Agama Buddha dan Hindu memainkan peran yang signifikan dalam membentuk struktur sosial dan nilai-nilai masyarakat. Pendeta atau Brahmana memiliki otoritas spiritual yang tinggi dan sering kali memainkan peran penting dalam upacara keagamaan dan ritual keagamaan lainnya.</li></ul><p><strong>Ekonomi</strong>:</p><ul><li><strong>Pertanian Subsisten</strong>: Ekonomi pada zaman kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia didominasi oleh pertanian subsisten, di mana penduduk bekerja sebagai petani untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka sendiri dan juga sebagai kontribusi kepada kerajaan.</li><li><strong>Perdagangan</strong>: Ada juga kegiatan perdagangan yang cukup berkembang, terutama perdagangan lintas pulau dan perdagangan dengan negara-negara tetangga seperti India, Tiongkok, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Pelabuhan-pelabuhan seperti Sunda Kelapa (kini Jakarta) dan Pelabuhan Banten merupakan pusat perdagangan penting pada masa itu.</li></ul>


Pada zaman perkembangan kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia, terutama pada masa awal sejarah Indonesia kuno, terdapat corak pemerintahan, sosial, dan ekonomi yang cukup beragam. Di bawah ini adalah beberapa karakteristik umum dari masing-masing aspek tersebut:

Pemerintahan:

  • Monarki Absolut: Sistem pemerintahan yang umum ditemui pada zaman kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia adalah monarki absolut, di mana kekuasaan tertinggi berada di tangan seorang raja atau ratu yang dianggap berasal dari garis keturunan dewa atau dianggap sebagai inkarnasi dewa.
  • Pembagian Wilayah Administratif: Kerajaan biasanya terbagi menjadi wilayah administratif yang lebih kecil, seperti desa atau kota-kota kecil, yang diperintah oleh kepala desa atau pejabat setempat yang ditunjuk oleh raja.
  • Sistem Feodal: Ada cenderung adanya sistem feodal di mana raja membagikan tanah kepada para bangsawan atau petinggi kerajaan sebagai imbalan atas jasa dan loyalitas mereka.

Sosial:

  • Kasta dan Strata Sosial: Masyarakat pada zaman tersebut sering kali terbagi dalam strata sosial yang ketat, di mana orang-orang ditempatkan dalam kasta berdasarkan pekerjaan atau asal usul mereka. Kasta Brahmana (pendeta), Ksatria (bangsawan dan prajurit), Waisya (pedagang dan petani), dan Sudra (pekerja kasar) merupakan pembagian sosial yang umum.
  • Peran Agama: Agama Buddha dan Hindu memainkan peran yang signifikan dalam membentuk struktur sosial dan nilai-nilai masyarakat. Pendeta atau Brahmana memiliki otoritas spiritual yang tinggi dan sering kali memainkan peran penting dalam upacara keagamaan dan ritual keagamaan lainnya.

Ekonomi:

  • Pertanian Subsisten: Ekonomi pada zaman kerajaan Buddha dan Hindu di Indonesia didominasi oleh pertanian subsisten, di mana penduduk bekerja sebagai petani untuk memenuhi kebutuhan makanan mereka sendiri dan juga sebagai kontribusi kepada kerajaan.
  • Perdagangan: Ada juga kegiatan perdagangan yang cukup berkembang, terutama perdagangan lintas pulau dan perdagangan dengan negara-negara tetangga seperti India, Tiongkok, dan negara-negara Asia Tenggara lainnya. Pelabuhan-pelabuhan seperti Sunda Kelapa (kini Jakarta) dan Pelabuhan Banten merupakan pusat perdagangan penting pada masa itu.

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

15

5.0

Jawaban terverifikasi