ALGHIFARI A

10 Desember 2022 14:40

Iklan

ALGHIFARI A

10 Desember 2022 14:40

Pertanyaan

bagaimana cara menggunakan mikroskop?

bagaimana cara menggunakan mikroskop?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

10

:

52

:

51

Klaim

1

2


Iklan

Thea A

10 Desember 2022 22:42

1. Ambil mikroskop dengan posisi tangan berikut ini: tangan kanan memegang lengan mikroskop dan tangan kiri memegang alas atau kaki mikroskop. 2. Atur lensa okuler dan lensa obyektif sampai perbesaran paling kecil. 3. Putar diafragma agar terbuka. 4. Arahkan cermin pada mikroskop sedemikian rupa, sehingga cahaya dapat dipantulkan dengan baik. 5.Siapkan preparat yang akan diamati dan jepit di meja preparat. 6. Atur fokus objek dengan memutar makrometer atau mikrometer. 7. Putar revolver untuk mendapatkan perbesaran gambar yang diinginkan.


Iklan

Aldo S

11 Desember 2022 03:59

<p><strong>Langkah - langkah cara menggunakan mikroskop dengan benar:</strong></p><p>1. Posisi Tangan Saat Memegang Mikroskop.</p><p>Pertama-tama kamu perlu tahu bagaimana cara memegang mikroskop, agar alat tetap aman saat kamu memindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Pertama, pegang lah badan mikroskop menggunakan salah satu tanganmu.Kemudian, pegang bagian bawah menggunakan tangan satu lagi. Setelah itu taruh mikroskop di permukaan yang datar.</p><p>2. Atur Pembesaran Lensa Objektif.</p><p>Kemudian, kamu perlu mengatur pembesaran lensa objektif dari mikroskop menggunakan revolver. Atur lensa objektif ke pembesaran terendah. Kamu perlu memposisikan lensa pada sumbu pengamatan, sehingga lensa segaris dengan arah masuknya cahaya dan lensa okuler.</p><p>3. Atur Posisi Tabung.</p><p>Jangan lupa, kamu juga perlu menempatkan tabung mikroskop pada posisi yang tepat dengan mengatur makrometer. Pengaturan tabung ini dilakukan agar lensa revolver tidak terlalu dekat dengan meja preparat. Dan akan memudahkan kamu ketika meletakan kaca dan preparat itu sendiri.</p><p>4. Letakan Kaca Preparat.</p><p>Selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah meletakan kaca preparat pada meja preparat. Kemudian kamu perlu mejepitnya dengan penjepit objek agar kaca preparat tidak bergeser.</p><p>5. Nyalakan Lampu Mikroskop.</p><p>Langkah berikutnya adalah kamu perlu menyalakan lampu mikroskop agar mendapat pencahayaan yang memadai. Lampu pada mikroskop akan membantu kamu untuk membuang bayangan pada preparat. Sehingga akan terlihat lebih jelas ketika kamu sedang melakukan penelitian.</p><p>6. Atur Posisi Reflektor.</p><p>Jika mikroskop yang kamu gunakan masih menggunakan cermin, atur cermin tersebut sedemikian rupa ke arah sumber cahaya. Sehingga, pencahayaannya merata dan objek terlihat jelas.</p><p>7. Atur Bukaan Diafragma.</p><p>Hal selanjutnya yg harus kamu lakukan adalah mengatur diafragma. Diafragma berada pada bagian bawah badan mikroskop. Atur diafragma hingga jumlah cahaya yang masuk mencukupi untuk melakukan penelitian pada preparat.</p><p>8. Letakkan Preparat.</p><p>Nah, sekarang kamu sudah bisa meletakan preparat (objek pengamatan) pada kaca preparat. Kamu perlu menaruh preparat tepat dibawah lensa objektif. Dan, jangan posisikan lensa objektif terlalu dekat dengan meja preparat dengan mengaturnya menggunakan makrometer.</p><p>9. Atur Posisi Meja Preparat.</p><p>Setelah itu, coba posisikan meja preparat menggunakan makrometer hingga memiliki jarak 0,5 cm dengan lensa objektif. Jarak ini nantinya akan mempengaruhi jarak fokus antara objek yg diteliti dengan lensa.</p><p>10. Atur Fokus Lensa Objektif.</p><p>Atur lagi fokus lensa terhadap objek penelitian menggunakan mikrometer sehingga objek penelitian tersebut terlihat semakin jelas. Jika objek penelitian terlihat jelas, tentunya kamu akan lebih mudah untuk meneliti objek tersebut.</p><p>11. Atur Pembesaran.</p><p>Atur lagi pembesaran lensa objektif menggunakan revolver untuk mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Kamu perlu perhatikan, jangan samlau ketika memutar lensa objektif kaca preparat beserta prepatar tergeser atau tersentuh oleh lensa tersebut.</p><p>Dan, ketika kamu mengubah pembesaran lensa, kamu juga harus memerhatikan diafragma dan fokuskan kembali objek.</p><p>12. Ambil Preparat.</p><p>Setelah selesai melakukan penelitian pada objek penelitian, angkat badan mikroskop dan turunkan meja preparat, sehingga kamu bisa mengambil preparat. Hal yang sama pun kamu lakukan ketika sesang mengganti preparat untuk penelitian selanjutnya.</p><p>13. Posisikan ke Keadaan.</p><p>Setelah selesai menggunakan mikroskop, atur kembali bagian-bagian mikroskop ke keadaan semula. Angkat tabung mikroskop, lalu putar lensa objektif kepembesaran terkecil, dan yang terakhir angkat kaca preparat dari meja preparat.</p><p>14. Bersihkan Lensa<br>Jangan lupa untuk selalu membersihkan mikroskop ketika sudah selesai memakainya. Bersihkan mikroskop menggunakan karet penyemprot udara keseluruh bagian mikroskop. Kamu pun perlu membersihkan lensa objektif menghunakan tisu khusu pembersih lensa.</p><p>15. Tutupi Mikroskop<br>Agar mikroskopmu tetap bersih dan aman, selalu letakan mikroskop pada tempat tertutup misalnya seperti lemari. Hal ini pun agar mikroskop tetap aman dari debu yg dapat menempel pada bagain-bagian vital mikroskop.</p><p>semoga membantu.</p>

Langkah - langkah cara menggunakan mikroskop dengan benar:

1. Posisi Tangan Saat Memegang Mikroskop.

Pertama-tama kamu perlu tahu bagaimana cara memegang mikroskop, agar alat tetap aman saat kamu memindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Pertama, pegang lah badan mikroskop menggunakan salah satu tanganmu.Kemudian, pegang bagian bawah menggunakan tangan satu lagi. Setelah itu taruh mikroskop di permukaan yang datar.

2. Atur Pembesaran Lensa Objektif.

Kemudian, kamu perlu mengatur pembesaran lensa objektif dari mikroskop menggunakan revolver. Atur lensa objektif ke pembesaran terendah. Kamu perlu memposisikan lensa pada sumbu pengamatan, sehingga lensa segaris dengan arah masuknya cahaya dan lensa okuler.

3. Atur Posisi Tabung.

Jangan lupa, kamu juga perlu menempatkan tabung mikroskop pada posisi yang tepat dengan mengatur makrometer. Pengaturan tabung ini dilakukan agar lensa revolver tidak terlalu dekat dengan meja preparat. Dan akan memudahkan kamu ketika meletakan kaca dan preparat itu sendiri.

4. Letakan Kaca Preparat.

Selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah meletakan kaca preparat pada meja preparat. Kemudian kamu perlu mejepitnya dengan penjepit objek agar kaca preparat tidak bergeser.

5. Nyalakan Lampu Mikroskop.

Langkah berikutnya adalah kamu perlu menyalakan lampu mikroskop agar mendapat pencahayaan yang memadai. Lampu pada mikroskop akan membantu kamu untuk membuang bayangan pada preparat. Sehingga akan terlihat lebih jelas ketika kamu sedang melakukan penelitian.

6. Atur Posisi Reflektor.

Jika mikroskop yang kamu gunakan masih menggunakan cermin, atur cermin tersebut sedemikian rupa ke arah sumber cahaya. Sehingga, pencahayaannya merata dan objek terlihat jelas.

7. Atur Bukaan Diafragma.

Hal selanjutnya yg harus kamu lakukan adalah mengatur diafragma. Diafragma berada pada bagian bawah badan mikroskop. Atur diafragma hingga jumlah cahaya yang masuk mencukupi untuk melakukan penelitian pada preparat.

8. Letakkan Preparat.

Nah, sekarang kamu sudah bisa meletakan preparat (objek pengamatan) pada kaca preparat. Kamu perlu menaruh preparat tepat dibawah lensa objektif. Dan, jangan posisikan lensa objektif terlalu dekat dengan meja preparat dengan mengaturnya menggunakan makrometer.

9. Atur Posisi Meja Preparat.

Setelah itu, coba posisikan meja preparat menggunakan makrometer hingga memiliki jarak 0,5 cm dengan lensa objektif. Jarak ini nantinya akan mempengaruhi jarak fokus antara objek yg diteliti dengan lensa.

10. Atur Fokus Lensa Objektif.

Atur lagi fokus lensa terhadap objek penelitian menggunakan mikrometer sehingga objek penelitian tersebut terlihat semakin jelas. Jika objek penelitian terlihat jelas, tentunya kamu akan lebih mudah untuk meneliti objek tersebut.

11. Atur Pembesaran.

Atur lagi pembesaran lensa objektif menggunakan revolver untuk mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Kamu perlu perhatikan, jangan samlau ketika memutar lensa objektif kaca preparat beserta prepatar tergeser atau tersentuh oleh lensa tersebut.

Dan, ketika kamu mengubah pembesaran lensa, kamu juga harus memerhatikan diafragma dan fokuskan kembali objek.

12. Ambil Preparat.

Setelah selesai melakukan penelitian pada objek penelitian, angkat badan mikroskop dan turunkan meja preparat, sehingga kamu bisa mengambil preparat. Hal yang sama pun kamu lakukan ketika sesang mengganti preparat untuk penelitian selanjutnya.

13. Posisikan ke Keadaan.

Setelah selesai menggunakan mikroskop, atur kembali bagian-bagian mikroskop ke keadaan semula. Angkat tabung mikroskop, lalu putar lensa objektif kepembesaran terkecil, dan yang terakhir angkat kaca preparat dari meja preparat.

14. Bersihkan Lensa
Jangan lupa untuk selalu membersihkan mikroskop ketika sudah selesai memakainya. Bersihkan mikroskop menggunakan karet penyemprot udara keseluruh bagian mikroskop. Kamu pun perlu membersihkan lensa objektif menghunakan tisu khusu pembersih lensa.

15. Tutupi Mikroskop
Agar mikroskopmu tetap bersih dan aman, selalu letakan mikroskop pada tempat tertutup misalnya seperti lemari. Hal ini pun agar mikroskop tetap aman dari debu yg dapat menempel pada bagain-bagian vital mikroskop.

semoga membantu.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

20

3.5

Jawaban terverifikasi