Mayang A

14 Oktober 2023 04:27

Iklan

Mayang A

14 Oktober 2023 04:27

Pertanyaan

Bagaimana alternatif solusi untuk mengatasi angka kemiskinan dan kesenjangan meningkat pada saat pandemi covid-19 ? jelaskan secara poin" beserta penjelasannya Tolong dibantu kak

Bagaimana alternatif solusi untuk mengatasi angka kemiskinan dan  kesenjangan meningkat pada saat pandemi covid-19 ?
jelaskan secara poin" beserta penjelasannya 

Tolong dibantu kak 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

18

:

40

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Arbian M

Community

14 Oktober 2023 05:20

Jawaban terverifikasi

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk mengurangi kesenjangan ekonomi akibat Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Selain untuk menangani krisis kesehatan, program PEN juga merupakan respon pemerintah atas menurunnya aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  Padahal, UMKM merupakan pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Menukil data dari Siaran Pers Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tanggal 5 Mei 2021, jumlah UMKM saat ini mencapai 64,2 juta dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61,07 persen atau senilai Rp8.573,89 triliun. Kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia meliputi kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada serta dapat menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi. Kebangkitan sektor UMKM disebut menjadi kunci pemulihan ekonomi Indonesia. Melalui program PEN, pemerintah memberikan stimulus-stimulus agar UMKM tetap bergerak. Stimulus untuk melindungi UMKM dan Korporasi antara lain berupa subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Non KUR, penempatan dana dan cadangan, Imbal Jasa Penjaminan (IJP) UMKM dan korporasi, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), bantuan Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pembebasan rekening minimum (rekmin). Total Rp162,40 triliun disiapkan pemerintah untuk UMKM dan Korporasi. Per 15 Oktober 2021, realisasi penyaluran dana tersebut telah mencapai 38,5 persen. Program PEN tentunya bukan merupakan satu-satunya upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi kesenjangan ekonomi. Dikutip dari Katadata, Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Seminar Menuju Indonesia yang Lebih Setara (23/02/2017), menyatakan bahwa kunci untuk mempersempit kesenjangan adalah reformasi perpajakan dengan menerapkan pajak progresif. Semakin tinggi penghasilan seseorang, tarif pajak yang diterapkan pun semakin besar. Sebaliknya, masyarakat berpenghasilan rendah berpotensi tidak membayar pajak.


Iklan

Faiz D

Community

14 Oktober 2023 15:23

Jawaban terverifikasi

<p>Tentu, berikut adalah beberapa alternatif solusi untuk mengatasi peningkatan angka kemiskinan dan kesenjangan selama pandemi COVID-19:</p><p><strong>1. Perluasan Program Bantuan Sosial</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Pemerintah harus memperluas program bantuan sosial, seperti program tunai, bantuan pangan, dan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi. Ini akan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka selama krisis.</li></ul><p><strong>2. Peningkatan Akses Pendidikan Online</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Dengan banyaknya sekolah yang ditutup, penting untuk memastikan akses pendidikan online bagi semua. Pemerintah dapat memberikan akses internet dan perangkat kepada siswa yang membutuhkannya. Ini akan membantu menjaga kualitas pendidikan.</li></ul><p><strong>3. Bantuan Khusus untuk Sektor Terdampak</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Sektor-s ekonomi tertentu, seperti pariwisata, perhotelan, dan sektor seni, mungkin sangat terdampak pandemi. Pemerintah dapat memberikan bantuan khusus kepada pekerja dan pelaku usaha dalam sektor-sektor ini.</li></ul><p><strong>4. Pelatihan Keterampilan dan Peningkatan Kesempatan Kerja</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Investasi dalam pelatihan keterampilan dan program peningkatan keterampilan dapat membantu orang yang kehilangan pekerjaan untuk menemukan pekerjaan baru atau memulai usaha kecil. Ini akan membantu mengurangi tingkat pengangguran.</li></ul><p><strong>5. Peningkatan Perlindungan Kesehatan</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Perlindungan kesehatan adalah kunci dalam mengatasi pandemi. Pemerintah harus memberikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan efektif kepada masyarakat. Ini juga mencakup vaksinasi massal secara gratis.</li></ul><p><strong>6. Meningkatkan Akses Keuangan untuk UMKM</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah tulang punggung ekonomi di banyak negara. Meningkatkan akses keuangan bagi UMKM, seperti pinjaman yang terjangkau, dapat membantu mereka bertahan selama krisis.</li></ul><p><strong>7. Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Dana Darurat</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Pemerintah harus memastikan bahwa dana darurat yang dialokasikan untuk mengatasi pandemi digunakan secara transparan dan efisien. Pengawasan yang ketat dan akuntabilitas diperlukan untuk menghindari penyalahgunaan dana.</li></ul><p><strong>8. Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Rentan</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Perempuan dan kelompok rentan sering kali lebih terdampak oleh pandemi. Program khusus yang mendukung pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan dapat membantu mengurangi kesenjangan.</li></ul><p><strong>9. Kampanye Kesadaran Masyarakat</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Pendidikan masyarakat tentang pentingnya mengikuti protokol kesehatan, keuangan yang bijak, dan perencanaan darurat akan membantu masyarakat menghadapi pandemi dengan lebih baik.</li></ul><p><strong>10. Kerja Sama Internasional</strong>:</p><ul><li><strong>Penjelasan</strong>: Kerja sama internasional dalam mengatasi pandemi dan dampak sosialnya juga penting. Negara-negara dapat berbagi informasi dan sumber daya untuk mengatasi krisis ini secara bersama-sama.</li></ul><p>&nbsp;</p><p>Tindakan kolektif dari pemerintah, sektor swasta, LSM, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi peningkatan angka kemiskinan dan kesenjangan selama pandemi COVID-19. Solusi yang efektif harus bersifat holistik dan berkelanjutan.</p>

Tentu, berikut adalah beberapa alternatif solusi untuk mengatasi peningkatan angka kemiskinan dan kesenjangan selama pandemi COVID-19:

1. Perluasan Program Bantuan Sosial:

  • Penjelasan: Pemerintah harus memperluas program bantuan sosial, seperti program tunai, bantuan pangan, dan bantuan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi oleh pandemi. Ini akan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka selama krisis.

2. Peningkatan Akses Pendidikan Online:

  • Penjelasan: Dengan banyaknya sekolah yang ditutup, penting untuk memastikan akses pendidikan online bagi semua. Pemerintah dapat memberikan akses internet dan perangkat kepada siswa yang membutuhkannya. Ini akan membantu menjaga kualitas pendidikan.

3. Bantuan Khusus untuk Sektor Terdampak:

  • Penjelasan: Sektor-s ekonomi tertentu, seperti pariwisata, perhotelan, dan sektor seni, mungkin sangat terdampak pandemi. Pemerintah dapat memberikan bantuan khusus kepada pekerja dan pelaku usaha dalam sektor-sektor ini.

4. Pelatihan Keterampilan dan Peningkatan Kesempatan Kerja:

  • Penjelasan: Investasi dalam pelatihan keterampilan dan program peningkatan keterampilan dapat membantu orang yang kehilangan pekerjaan untuk menemukan pekerjaan baru atau memulai usaha kecil. Ini akan membantu mengurangi tingkat pengangguran.

5. Peningkatan Perlindungan Kesehatan:

  • Penjelasan: Perlindungan kesehatan adalah kunci dalam mengatasi pandemi. Pemerintah harus memberikan akses layanan kesehatan yang terjangkau dan efektif kepada masyarakat. Ini juga mencakup vaksinasi massal secara gratis.

6. Meningkatkan Akses Keuangan untuk UMKM:

  • Penjelasan: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah tulang punggung ekonomi di banyak negara. Meningkatkan akses keuangan bagi UMKM, seperti pinjaman yang terjangkau, dapat membantu mereka bertahan selama krisis.

7. Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Dana Darurat:

  • Penjelasan: Pemerintah harus memastikan bahwa dana darurat yang dialokasikan untuk mengatasi pandemi digunakan secara transparan dan efisien. Pengawasan yang ketat dan akuntabilitas diperlukan untuk menghindari penyalahgunaan dana.

8. Pemberdayaan Perempuan dan Kelompok Rentan:

  • Penjelasan: Perempuan dan kelompok rentan sering kali lebih terdampak oleh pandemi. Program khusus yang mendukung pemberdayaan perempuan dan kelompok rentan dapat membantu mengurangi kesenjangan.

9. Kampanye Kesadaran Masyarakat:

  • Penjelasan: Pendidikan masyarakat tentang pentingnya mengikuti protokol kesehatan, keuangan yang bijak, dan perencanaan darurat akan membantu masyarakat menghadapi pandemi dengan lebih baik.

10. Kerja Sama Internasional:

  • Penjelasan: Kerja sama internasional dalam mengatasi pandemi dan dampak sosialnya juga penting. Negara-negara dapat berbagi informasi dan sumber daya untuk mengatasi krisis ini secara bersama-sama.

 

Tindakan kolektif dari pemerintah, sektor swasta, LSM, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi peningkatan angka kemiskinan dan kesenjangan selama pandemi COVID-19. Solusi yang efektif harus bersifat holistik dan berkelanjutan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

14

0.0

Jawaban terverifikasi