Zarkasy M

30 Desember 2021 15:25

Iklan

Zarkasy M

30 Desember 2021 15:25

Pertanyaan

Bagaimana allah swt memberikan rezeki kepada manusia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

07

:

52

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Syafnir

22 Januari 2022 09:26

Jawaban terverifikasi

Harkasy, kakak bantu jawab ya:) Jawabannya adalah sebagai berikut: 1. Rezeki tingkat pertama (yang dijamin oleh Allah) 2. Manusia hanya memperoleh rezeki dari apa yang telah diusahakannya 3. Rezeki orang yang bersyukur 4. Reszeki untuk orang beriman dan bertakwa Rezeki merupakan keberkahan dari Allah SWT yang dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Rezeki dapat berupa materi seperti makanan, harta dan tempat tinggal. Terdapat juga rezeki non materi seperti kesehatan dan rasa bahagia. Allah SWT telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya. Setiap manusia yang terlahir ke dunia sudah dilengkapi dengan rezeki masing-masing. Oleh karena itu, selayaknyalah kita tidak perlu cemas mengenai rezeki. Persoalan rezeki telah diatur oleh Allah SWT. Ada empat tingkatan cara Allah memberi rezeki. Pertama, rezeki tingkat pertama (yang dijamin oleh Allah), "Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di atas bumi ini melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya," (QS Hud [11]: 6). Artinya, Allah akan memberi kesehatan, makan, dan minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah. Kedua, rezeki tingkat kedua, "Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya," (QS an-Najm [53]: 39). Allah akan memberi rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakan hambanya. Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak. Tidak pandang dia itu Muslim atau kafir. Ketiga, rezeki tingkat ketiga, "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangatlah berat." Inilah rezeki yang disayang Allah. Keempat, rezeki tingkat keempat (untuk orang beriman dan bertakwa) (QS ath-Thalaq [65]: 2-3). Hal penting yang perlu dilakukan sebagai manusia yang diberi akal budi, kita tetaplah harus berikhtiar, berusaha untuk mendapat rezeki itu. Terlepas nanti apakah rezeki kita banyak atau tidak, itu dikembalikan kepada Allah. Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Jadi, jawaban untuk soal di atas telah dipaparkan pada pembahasan. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Al-khulafa'u ar -rasyidun artinya.... A.Pemimpin yang mendapatkan gelar B.Pemimpin yang dihormati C.Pemimpin yang mendapat hidayah D.Pemimpin yang dikasihi

11

3.0

Jawaban terverifikasi

perhatikan surat QS an- Najm ayat 41, hukum tajwid pada ayat yang bergaris bawah secara berurutan? a.mad wajib mutahsil b.mad Jaiz munfasil c.mad shilah twawilah d.mad arit wi sukun

10

5.0

Lihat jawaban (3)