Ponek P

22 Februari 2024 17:27

Iklan

Iklan

Ponek P

22 Februari 2024 17:27

Pertanyaan

Bacalah teks persuasi berikut, kemudian identifikasilah bagian-bagian teks dan unsur kebahasaannya! Menjaga Kebersihan Lingkungan Kita semua tahu betapa pentingnya kebersihan bagi kesehatan dan kenyamanan hidup. Tapi ternyata, masih banyak dari kita yang belum memahami betapa besar pengaruh kebersihan terhadap hidup kita. Selain membuat hidup kita lebih sehat, menjaga kebersihan lingkungan juga membuat kita lebih disiplin. Selalu menjaga kebersihan akan membuat kita terbiasa bersikap rapi. Oleh karena itu, lingkungan menjadi lebih enak dipandang dan risiko terjadinya bencana alam dapat dikurangi. Dengan berbagai pengaruh positif yang diperoleh dari menjaga kebersihan lingkungan, marilah kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan! Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan kamar, ataupun membersihkan lingkungan setelah melakukan aktivitas. Langkah-langkah kecil seperti ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan hidup kita. Ajak juga teman dan keluargamu untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kebersihan ini. Bersama-sama, kita dapat membuat lingkungan kita menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Hendaknya jangan menunggu nanti-nanti, mari lakukan mulai sekarang!


3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nico V

23 Februari 2024 02:04

Jawaban terverifikasi

<p>Pendahuluan:</p><p>Kita semua tahu betapa pentingnya kebersihan bagi kesehatan dan kenyamanan hidup. Tapi ternyata, masih banyak dari kita yang belum memahami betapa besar pengaruh kebersihan terhadap hidup kita.</p><p>&nbsp;</p><p>Pembangunan Argumen:</p><p>Selain membuat hidup kita lebih sehat, menjaga kebersihan lingkungan juga membuat kita lebih disiplin. Selalu menjaga kebersihan akan membuat kita terbiasa bersikap rapi. Oleh karena itu, lingkungan menjadi lebih enak dipandang dan risiko terjadinya bencana alam dapat dikurangi. Dengan berbagai pengaruh positif yang diperoleh dari menjaga kebersihan lingkungan, marilah kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan!</p><p>&nbsp;</p><p>Langkah-langkah untuk bertindak:</p><p>Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan kamar, ataupun membersihkan lingkungan setelah melakukan aktivitas. Langkah-langkah kecil seperti ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan hidup kita.</p><p>&nbsp;</p><p>Ajakan untuk Berpartisipasi:</p><p>Ajak juga teman dan keluargamu untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kebersihan ini. Bersama-sama, kita dapat membuat lingkungan kita menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Hendaknya jangan menunggu nanti-nanti, mari lakukan mulai sekarang!</p><p>&nbsp;</p><p>Unsur Kebahasaan:</p><p>- Bahasa persuasif: Penggunaan kalimat imperatif seperti "Mari kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan" untuk mendorong tindakan.</p><p>- Pembuktian: Penggunaan argumen untuk menyakinkan pembaca tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.</p><p>- Kata penghubung: Penggunaan kata seperti "selain itu", "oleh karena itu", "demikianlah" untuk menghubungkan gagasan-gagasan dan mengarahkan alur tulisan.</p><p>- Gaya bahasa santai: Bahasa yang digunakan terasa santai dan akrab, sehingga mudah dipahami oleh pembaca.</p>

Pendahuluan:

Kita semua tahu betapa pentingnya kebersihan bagi kesehatan dan kenyamanan hidup. Tapi ternyata, masih banyak dari kita yang belum memahami betapa besar pengaruh kebersihan terhadap hidup kita.

 

Pembangunan Argumen:

Selain membuat hidup kita lebih sehat, menjaga kebersihan lingkungan juga membuat kita lebih disiplin. Selalu menjaga kebersihan akan membuat kita terbiasa bersikap rapi. Oleh karena itu, lingkungan menjadi lebih enak dipandang dan risiko terjadinya bencana alam dapat dikurangi. Dengan berbagai pengaruh positif yang diperoleh dari menjaga kebersihan lingkungan, marilah kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan!

 

Langkah-langkah untuk bertindak:

Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya, merapikan kamar, ataupun membersihkan lingkungan setelah melakukan aktivitas. Langkah-langkah kecil seperti ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kenyamanan hidup kita.

 

Ajakan untuk Berpartisipasi:

Ajak juga teman dan keluargamu untuk turut berpartisipasi dalam gerakan kebersihan ini. Bersama-sama, kita dapat membuat lingkungan kita menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali. Hendaknya jangan menunggu nanti-nanti, mari lakukan mulai sekarang!

 

Unsur Kebahasaan:

- Bahasa persuasif: Penggunaan kalimat imperatif seperti "Mari kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan" untuk mendorong tindakan.

- Pembuktian: Penggunaan argumen untuk menyakinkan pembaca tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

- Kata penghubung: Penggunaan kata seperti "selain itu", "oleh karena itu", "demikianlah" untuk menghubungkan gagasan-gagasan dan mengarahkan alur tulisan.

- Gaya bahasa santai: Bahasa yang digunakan terasa santai dan akrab, sehingga mudah dipahami oleh pembaca.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

05 Maret 2024 06:24

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Bagian-bagian Teks:</strong></p><p><strong>Pendahuluan:</strong></p><ul><li>"Menjaga Kebersihan Lingkungan"</li><li>Penjelasan mengenai pentingnya kebersihan bagi kesehatan dan kenyamanan hidup.</li></ul><p><strong>Badan Teks:</strong></p><ul><li>Pengembangan ide mengenai pengaruh kebersihan terhadap hidup kita.</li><li>Menyatakan bahwa kebersihan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga terhadap disiplin dan tatanan.</li></ul><p><strong>Ajakan dan Usulan Solusi:</strong></p><ul><li>Mengajak untuk memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan.</li><li>Memberikan ide langkah-langkah kecil yang dapat diambil untuk menjaga kebersihan lingkungan.</li></ul><p><strong>Penutup:</strong></p><ul><li>Mengajak untuk bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan.</li><li>Memberikan dorongan untuk tidak menunggu, tetapi memulai dari sekarang.</li></ul><p><strong>Unsur Kebahasaan:</strong></p><p><strong>Pemilihan Kata:</strong></p><ul><li>Penggunaan kata-kata yang memiliki muatan positif seperti "sehat," "nyaman," "bersih," dan "disiplin."</li></ul><p><strong>Kalimat Ajakan:</strong></p><ul><li>Penggunaan kalimat ajakan untuk merangsang tindakan, seperti "marilah kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan!"</li></ul><p><strong>Argumentasi:</strong></p><ul><li>Penyajian argumen mengenai pengaruh positif kebersihan terhadap kesehatan, tatanan, dan penurunan risiko bencana alam.</li></ul><p><strong>Slogan:</strong></p><ul><li>Penggunaan frasa "menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil," memberikan kesan ringan dan mudah dilakukan.</li></ul><p><strong>Ajakan Bergabung:</strong></p><ul><li>Ajakan untuk mengajak teman dan keluarga bergabung dalam gerakan menjaga kebersihan lingkungan.</li></ul><p>Teks persuasi ini menggunakan kombinasi argumentasi dan ajakan tindakan dengan bahasa yang persuasif untuk memotivasi pembaca agar peduli dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>

Bagian-bagian Teks:

Pendahuluan:

  • "Menjaga Kebersihan Lingkungan"
  • Penjelasan mengenai pentingnya kebersihan bagi kesehatan dan kenyamanan hidup.

Badan Teks:

  • Pengembangan ide mengenai pengaruh kebersihan terhadap hidup kita.
  • Menyatakan bahwa kebersihan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tetapi juga terhadap disiplin dan tatanan.

Ajakan dan Usulan Solusi:

  • Mengajak untuk memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Memberikan ide langkah-langkah kecil yang dapat diambil untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Penutup:

  • Mengajak untuk bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan.
  • Memberikan dorongan untuk tidak menunggu, tetapi memulai dari sekarang.

Unsur Kebahasaan:

Pemilihan Kata:

  • Penggunaan kata-kata yang memiliki muatan positif seperti "sehat," "nyaman," "bersih," dan "disiplin."

Kalimat Ajakan:

  • Penggunaan kalimat ajakan untuk merangsang tindakan, seperti "marilah kita bersama-sama memulai gerakan menjaga kebersihan lingkungan!"

Argumentasi:

  • Penyajian argumen mengenai pengaruh positif kebersihan terhadap kesehatan, tatanan, dan penurunan risiko bencana alam.

Slogan:

  • Penggunaan frasa "menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil," memberikan kesan ringan dan mudah dilakukan.

Ajakan Bergabung:

  • Ajakan untuk mengajak teman dan keluarga bergabung dalam gerakan menjaga kebersihan lingkungan.

Teks persuasi ini menggunakan kombinasi argumentasi dan ajakan tindakan dengan bahasa yang persuasif untuk memotivasi pembaca agar peduli dan berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Anita sedang mengamati keanekaragaman hayati yang ada di lingkungan sekitar rumahnya. Ia menemukan organisme yang hidup di tempat lembab, setelah diamati lebih dekat bentuknya seperti tumbuhan kecil yang belum dapat dibedakan akar, batang, dan daunnya. Organisme yang sedang diamati oleh Anita juga memiliki rizoid untuk menyerap air dan mineral dari substrat. Jika Anita mengamati organisme tersebut dengan mikroskop, hal yang akan ditemukan oleh Anita adalah .... A. tidak memiliki membran inti sel dan materi genetiknya terkumpul dalam suatu daerah yang tidak dilapisi membran yang disebut dengan nukleoid B. mahluk hidup uniseluler yang memiliki nukelus dan pada sitoplasmanya, ditemukan vakuola yang besar C. memiliki membran inti sel dan terdapat organel klorofil yang berperan dalam proses fotosintesis D. mahluk hidup multiseluler yang tidak memiliki membran inti sel dan pada sitoplasmanya terdapat banyak vakuola berukuran kecil

5

0.0

Jawaban terverifikasi

Pro dan Kontra Puisi Esai Selama ini, kita mengenal beberapa jenis puisi seperti puisi deskriptif, puisi lirik, puisi naratif, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana jika kemudian muncul puisi esai sebagai jenis puisi baru. Hal inilah yang menjadi polemik atau kontroversi di kalangan penyair dan pemerhati sastra pada beberapa tahun lalu. Perdebatan pun terjadi cukup ramai di media masa cetak maupun elektronik hingga menimbulkan berbagai pro dan kontra. Kalangan penyair dan sastrawan pun beberapa ada yang bersikap mendukung/pro tetapi tidak sedikit pula yang menentang/kontra. Pihak yang mendukung beranggapan bahwa perpuisian Indonesia saat ini mirip dengan kondisi Amerika Serikat sekitar tahun 2006. Pada saat itu, puisi makin sulit dipahami dan seakan berada di wilayah yang lain. Penulisannya mengalami kebuntuan dan tidak mengalami perubahan berarti selama puluhan tahun. Munculnya puisi esai dianggap sebagai upaya menjadikan puisi dekat dan dapat mudah dipahami masyarakat umum. Hal ini terutama ditunjukan dengan kehadiran catatan kaki yang merupakan upaya menjelaskan dan mengaitkan isi puisi dengan konteks sosial di luar puisi. Beberapa pihak yang mendukung bahkan tergerak untuk memunculkan angkatan baru puisi esai selain angkatan yang sudah ada sebelumnya. Hal ini ditunjukan dengan penerbitan 34 buku puisi esai di 34 provinsi di seluruh Indonesia yang melibatkan 170 orang dari kalangan penyair, aktivis, penulis, jurnalis, hingga peneliti. Dalam penyebarannya, puisi esai saat ini bahkan sudah mencapai beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Thailand. Adapun, pihak yang menentang berargumen bahwa puisi pada dasarnya identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif. Hal ini berbeda dengan esai yang merupakan teks yang bersifat faktual dan realistis sehingga keduanya tidak bisa gabungkan. Selain itu, terkait klaim beberapa pihak sebagai pencipta pertama jenis puisi esai yang beredar dianggap menyesatkan. Hal ini karena puisi semacam itu bukanlah hal yang baru sebab sebenarnya telah ada sejak masa Alexander Pope, penyair Inggris abad ke 18. Beberapa penyair Indonesia juga pernah menulis puisi dengan tema sosial berbentuk transparan dan memiliki catatan kaki sejenis puisi esai. Beberapa pihak juga menyoroti masifnya gerakan puisi esai karena adanya pihak tertentu yang menjadi sponsor dan mendanai dengan maksud dan tujuan tertentu seperti popularitas dan elektabilitas. Apapun itu, pro kontra kemunculan puisi esai saat ini memang tak terhindarkan. Perdebatan pun tetap berlanjut hingga kini. Sekali pun demikian, diakui atau tidak, aksistensi puisi esai akhirnya menjadi fenomena tersendiri dalam dunia sastra. Dalam sudut pandang positif, hal ini menunjukan kreativitas sastrawan Indonesia dan dapat mengaktifkan kembali diskusi intelektual sesama penyair, sastrawan, maupun masyarakat luas tentang perpuisian Indonesia. Mungkin suatu nanti ada penjelasan dan tempat tersendiri puisi esai. Bahkan hal ini mungkin menjadi pembuka kemunculan jenis puisi- puisi baru lainnya yang menambah dinamika perpuisian dan sastra Indonesia. Semoga. Setelah itu analisislah 1.bagian isu 2.bagian isi/argumen 3.kesimpulan 4.saran

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan