Celine K

15 Juli 2022 14:56

Iklan

Celine K

15 Juli 2022 14:56

Pertanyaan

Arti penting pembentukan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia di Bukittinggi dari sudut ketatanegaraan adalah ... . a. mematahkan anggapan bahwa Indonesia telah hancur b. mendukung perjuangan fisik yang dilakukan oleh tentara c. menarik dukungan dan simpati internasional d. mempertahankan kelangsungan pemerintahan Indonesia setelah Agresi Militer Belanda II

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

57

:

10

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

26 November 2022 06:23

Jawaban terverifikasi

<p>Ibu kota Indonesia yang pada awalnya berada di Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta pada 14 Januari 1946. Kemudian pada 19 Desember 1948 Belanda melakukan Agresi Militer Belanda II dan berhasil menguasai kota Yogyakarta. Pada masa itu, para pemimpin Indonesia seperi Soekarno, M. Hatta, Sutan Syahrir, dan Agus Salim di tangkap dan diasingkan ke luar Jawa. Namun, sebelum hal itu terjadi, Soekarno telah memberikan mandat kepada Syafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai menteri kemakmuran membentuk pemerintahan sementara yang dikenal dengan PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia). Peran PDRI adalah untuk mempertahankan kemerdekaan dengan cara mengisi kekosongan kekuasaan, menjalon hubungan kerjasama dengan negara lain, dan memberi informasi tentang keberadaan serta perjuangan Indonesia. PDRI berakhir ketika adanya perjanjian Roem-Royen yang disepakati pada 1 Juli 1949. Kemudian pada 13 Juli 1949 Soekarno dan M.Hatta kembali ke Yogyakarta, sehingga Syafrudin mengembalikan mandatnya kepada Ir. Soekarno.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjabaran di atas, jika dilihat dari sudut pandang ketatanegaraan mengenai pembentukan PDRI jawaban yang paling tepat adalah D. mempertahankan kelangsungan pemerintahan Indonesia setelah Agresi Militer Belanda II.</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu!</p>

Ibu kota Indonesia yang pada awalnya berada di Jakarta dipindahkan ke Yogyakarta pada 14 Januari 1946. Kemudian pada 19 Desember 1948 Belanda melakukan Agresi Militer Belanda II dan berhasil menguasai kota Yogyakarta. Pada masa itu, para pemimpin Indonesia seperi Soekarno, M. Hatta, Sutan Syahrir, dan Agus Salim di tangkap dan diasingkan ke luar Jawa. Namun, sebelum hal itu terjadi, Soekarno telah memberikan mandat kepada Syafrudin Prawiranegara yang saat itu menjabat sebagai menteri kemakmuran membentuk pemerintahan sementara yang dikenal dengan PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia). Peran PDRI adalah untuk mempertahankan kemerdekaan dengan cara mengisi kekosongan kekuasaan, menjalon hubungan kerjasama dengan negara lain, dan memberi informasi tentang keberadaan serta perjuangan Indonesia. PDRI berakhir ketika adanya perjanjian Roem-Royen yang disepakati pada 1 Juli 1949. Kemudian pada 13 Juli 1949 Soekarno dan M.Hatta kembali ke Yogyakarta, sehingga Syafrudin mengembalikan mandatnya kepada Ir. Soekarno. 

 

Berdasarkan penjabaran di atas, jika dilihat dari sudut pandang ketatanegaraan mengenai pembentukan PDRI jawaban yang paling tepat adalah D. mempertahankan kelangsungan pemerintahan Indonesia setelah Agresi Militer Belanda II.

 

Semoga membantu!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

8

5.0

Jawaban terverifikasi