Agung S
15 Juli 2022 17:00
Iklan
Agung S
15 Juli 2022 17:00
Pertanyaan
1
1
Iklan
T. TA.SOleH
18 April 2023 04:19
Terlepas dari berbagai kontroversi pada masa pemerintahan tersebut kurang tepat jika menyebut Soekarno sebagai seorang diktator.
Pada saat itu, Indonesia menghadapi tantangan politik dan ekonomi yang kompleks. Soekarno mengambil langkah membubarkan DPR dan membentuk lembaga pemerintahan baru yang dikenal sebagai Dewan Konstituante. Beberapa melihat langkah ini sebagai upaya untuk mengatasi ketidakstabilan politik. Namun, tindakan ini kontroversial dan dianggap otoriter karena Soekarno mengambil keputusan tersebut tanpa melibatkan proses konsultasi dan persetujuan dari lembaga legislatif yang sah. Pada tahun-tahun berikutnya, Soekarno mengambil langkah-langkah yang semakin otoriter dan mengurangi kebebasan politik dan pers di Indonesia, seperti melalui penerapan Demokrasi Terpimpin. Oleh karena itu, meskipun langkah-langkah Soekarno tersebut bisa dianggap sebagai tindakan otoriter, akan tetapi bukan berarti bisa begitu saja dianggap sebagai diktator. Sehingga mengatakan Soekarno sebagai diktator adalah pernyataan yang kurang tepat apalagi mengingat jasa dan perannya terhadap bangsa Indonesia.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!