Hallo Rendy. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya.
Imbuhan awalan dan akhiran atau disebut dengan konfiks adalah imbuhan yang terletak di awal dan akhir kata dasar sekaligus, misalnya: ke-an, per-an, ber-an, di-i di-kan, peng-an, ke-an, memper-i, memper-kan, me-kan. Contoh kata yang mengandung imbuhan ini adalah membanggakan, pengaduan, sebaik-baiknya, dan lain-lain.
Mari cermati pembahasan berikut ini!
Imbuhan merupakan berbagai bunyi-bunyi yang ditambahkan kepada kata dasar untuk mengubah atau menambahkan makna pada kata dasarnya. Dalam bahasa Indonesia, biasanya imbuhan diletakkan di awalan, sisispan, akhiran dan imbuhan gabungan.
Jenis-jenis imbuhan seperti berikut.
1. Prefiks atau awalan, yaitu suatu afiks atau imbuhan yang terletak di awal kata dasar, misalnya: meng, ter, ber, ke, per, peng, se me, meng, memper- dan lainnya.
2. Sufiks atau akhiran, yaitu imbuhan yang terletak di akhir kata dasar, misalnya -an, -kan, -nya, -i.
3. Infiks atau sisipan, yaitu imbuhan yang disisipkan di tengah kata dasar, misalnya: em, el, in, er, ah.
4. Konfiks atau simulfiks, yaitu imbuhan yang terletak di awal dan akhir kata dasar sekaligus, misalnya: ke-an, per-an, ber-an, di-i di-kan, peng-an, ke-an, memper-i, memper-kan, me-kan. Contoh kata yang mengandung imbuhan ini adalah membanggakan, pengaduan, sebaik-baiknya, dan lain-lain.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa imbuhan awalan dan akhiran atau disebut dengan konfiks adalah imbuhan yang terletak di awal dan akhir kata dasar sekaligus, misalnya: ke-an, per-an, ber-an, di-i di-kan, peng-an, ke-an, memper-i, memper-kan, me-kan. Contoh kata yang mengandung imbuhan ini adalah membanggakan, pengaduan, sebaik-baiknya, dan lain-lain.
Semoga membantu ya:)
· 5.0 (1)
Yuk, beri rating untuk berterima kasih pada penjawab soal!
Iklan
Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!