Syaaaaa S

20 Juli 2024 05:29

Iklan

Syaaaaa S

20 Juli 2024 05:29

Pertanyaan

apa yang dapat kamu amati dari sel hewan dan sel tumbuhan melalui mikroskop?

apa yang dapat kamu amati dari sel hewan dan sel tumbuhan melalui mikroskop?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

16

:

26

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

20 Juli 2024 05:59

Jawaban terverifikasi

Sel hewan dan sel tumbuhan adalah dua jenis sel yang berbeda yang menyusun organisme hidup. Kedua jenis sel ini memiliki beberapa kesamaan, tetapi juga memiliki beberapa perbedaan penting. Kesamaan sel hewan dan sel tumbuhan * Membran sel: Membran sel adalah penghalang tipis dan fleksibel yang mengelilingi sel dan memisahkannya dari lingkungan sekitarnya. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. * Sitoplasma: Sitoplasma adalah cairan kental yang mengisi sel dan di mana semua organel sel berada. Sitoplasma terdiri dari air, protein, karbohidrat, lipid, dan asam nukleat. * Ribosom: Ribosom adalah organel kecil yang bertanggung jawab untuk sintesis protein. Ribosom ditemukan di sitoplasma dan di membran sel kasar. * Retikulum endoplasma (RE): RE adalah organel yang terdiri dari jaringan tubulus dan vesikula. RE bertanggung jawab untuk sintesis protein, transportasi zat dalam sel, dan detoksifikasi. * Aparatus Golgi: Aparatus Golgi adalah organel yang bertanggung jawab untuk modifikasi dan pengemasan protein dan karbohidrat. * Mitokondria: Mitokondria adalah organel yang menghasilkan energi bagi sel. Mitokondria dikenal sebagai "pemb نیروگاه sel". * Vakuola: Vakuola adalah organel yang diisi dengan air dan zat terlarut. Vakuola lebih besar dan lebih banyak terdapat pada sel tumbuhan daripada sel hewan. Perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan * Dinding sel: Sel tumbuhan memiliki dinding sel yang terbuat dari selulosa. Dinding sel memberikan dukungan dan perlindungan bagi sel tumbuhan. Sel hewan tidak memiliki dinding sel. * Plastida: Plastida adalah organel yang ditemukan pada sel tumbuhan. Plastida mengandung pigmen fotosintesis, seperti klorofil. Sel hewan tidak memiliki plastida. * Sentrosola: Sentrosola adalah organel yang ditemukan pada sel hewan. Sentrosola bertanggung jawab untuk mengatur pembelahan sel. Sel tumbuhan tidak memiliki sentrosola. * Bentuk: Sel hewan umumnya berbentuk tidak teratur, sedangkan sel tumbuhan umumnya berbentuk kotak atau persegi panjang. * Ukuran: Sel tumbuhan umumnya lebih besar daripada sel hewan. Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda amati dari sel hewan dan sel tumbuhan melalui mikroskop: * Membran sel: Membran sel tampak sebagai garis tipis yang mengelilingi sel. * Sitoplasma: Sitoplasma tampak sebagai cairan kental yang mengisi sel. * Nukleus: Nukleus adalah organel yang berisi DNA sel. Nukleus tampak sebagai struktur bulat yang gelap di tengah sel. * Organel: Organel sel dapat dilihat sebagai struktur kecil yang berbeda dalam sitoplasma. Organel yang paling umum diamati adalah mitokondria, ribosom, dan retikulum endoplasma. * Vakuola: Vakuola tampak sebagai struktur besar yang diisi dengan air di sel tumbuhan. Semoga informasi ini bermanfaat!


Syaaaaa S

20 Juli 2024 06:28

SEPERTI BIASAA THANKS KAA

Iklan

Salsabila M

Community

20 Juli 2024 10:40

Jawaban terverifikasi

<p>Melalui mikroskop, kita dapat mengamati berbagai struktur dan organel yang terdapat dalam sel hewan dan sel tumbuhan. Meskipun ada beberapa kesamaan, ada juga perbedaan penting antara keduanya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat diamati dari masing-masing sel:</p><p>Sel Hewan</p><p><strong>Membran Sel</strong>:</p><ul><li>Lapisan luar yang membatasi sel, terdiri dari lipid dan protein.</li><li>Bersifat fleksibel dan selektif permeabel, mengontrol pergerakan zat masuk dan keluar sel.</li></ul><p><strong>Nukleus</strong>:</p><ul><li>Struktur besar dan bulat yang mengandung DNA.</li><li>Memiliki membran nukleus yang mengelilingi inti sel.</li></ul><p><strong>Sitoplasma</strong>:</p><ul><li>Cairan gel-like yang mengisi sel dan tempat berlangsungnya reaksi kimia.</li><li>Mengandung organel-organel sel.</li></ul><p><strong>Mitokondria</strong>:</p><ul><li>Organel yang berbentuk lonjong, berfungsi sebagai pusat pembangkit energi (ATP) melalui respirasi seluler.</li><li>Memiliki membran ganda dengan cristae di bagian dalamnya.</li></ul><p><strong>Ribosom</strong>:</p><ul><li>Struktur kecil yang tersebar di sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma kasar.</li><li>Tempat sintesis protein.</li></ul><p><strong>Retikulum Endoplasma (RE)</strong>:</p><ul><li>Jaringan membran yang terdiri dari RE kasar (dengan ribosom) dan RE halus (tanpa ribosom).</li><li>RE kasar terlibat dalam sintesis protein, sedangkan RE halus dalam sintesis lipid dan detoksifikasi.</li></ul><p><strong>Aparatus Golgi</strong>:</p><ul><li>Organel berbentuk tumpukan membran pipih yang berfungsi dalam pemrosesan, pengemasan, dan distribusi protein dan lipid.</li></ul><p><strong>Lisosom</strong>:</p><ul><li>Vesikel kecil yang mengandung enzim pencernaan untuk mendegradasi bahan yang tidak diperlukan atau rusak.</li></ul><p>Sel Tumbuhan</p><p><strong>Dinding Sel</strong>:</p><ul><li>Lapisan luar yang keras dan kaku, terbuat dari selulosa, memberikan bentuk dan dukungan struktural.</li><li>Berbeda dengan membran sel yang lebih fleksibel.</li></ul><p><strong>Membran Sel</strong>:</p><ul><li>Terletak di dalam dinding sel, berfungsi mengontrol pergerakan zat masuk dan keluar sel.</li></ul><p><strong>Nukleus</strong>:</p><ul><li>Sama seperti pada sel hewan, mengandung DNA dan dikelilingi oleh membran nukleus.</li></ul><p><strong>Sitoplasma</strong>:</p><ul><li>Cairan di dalam sel yang mengandung organel-organel sel.</li></ul><p><strong>Mitokondria</strong>:</p><ul><li>Organel pembangkit energi (ATP) melalui respirasi seluler, mirip dengan sel hewan.</li></ul><p><strong>Ribosom</strong>:</p><ul><li>Struktur kecil tempat sintesis protein, tersebar di sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma kasar.</li></ul><p><strong>Retikulum Endoplasma (RE)</strong>:</p><ul><li>Sama seperti pada sel hewan, terdiri dari RE kasar dan RE halus.</li></ul><p><strong>Aparatus Golgi</strong>:</p><ul><li>Berfungsi dalam pemrosesan dan pengemasan protein dan lipid.</li></ul><p><strong>Kloroplas</strong>:</p><ul><li>Organel khusus yang mengandung klorofil, berfungsi dalam fotosintesis untuk menghasilkan energi dari cahaya matahari.</li><li>Memiliki membran ganda dan struktur dalam yang disebut tilakoid.</li></ul><p><strong>Vakuola Sentral</strong>:</p><ul><li>Struktur besar yang berisi cairan, berfungsi dalam penyimpanan, pemeliharaan tekanan turgor, dan pembuangan limbah.</li><li>Ukurannya besar dan dapat mengisi sebagian besar volume sel.</li></ul><p><strong>Plasmodesmata</strong>:</p><ul><li>Saluran-saluran kecil yang menghubungkan sel-sel tumbuhan, memungkinkan pergerakan zat antara sel.</li></ul>

Melalui mikroskop, kita dapat mengamati berbagai struktur dan organel yang terdapat dalam sel hewan dan sel tumbuhan. Meskipun ada beberapa kesamaan, ada juga perbedaan penting antara keduanya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat diamati dari masing-masing sel:

Sel Hewan

Membran Sel:

  • Lapisan luar yang membatasi sel, terdiri dari lipid dan protein.
  • Bersifat fleksibel dan selektif permeabel, mengontrol pergerakan zat masuk dan keluar sel.

Nukleus:

  • Struktur besar dan bulat yang mengandung DNA.
  • Memiliki membran nukleus yang mengelilingi inti sel.

Sitoplasma:

  • Cairan gel-like yang mengisi sel dan tempat berlangsungnya reaksi kimia.
  • Mengandung organel-organel sel.

Mitokondria:

  • Organel yang berbentuk lonjong, berfungsi sebagai pusat pembangkit energi (ATP) melalui respirasi seluler.
  • Memiliki membran ganda dengan cristae di bagian dalamnya.

Ribosom:

  • Struktur kecil yang tersebar di sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma kasar.
  • Tempat sintesis protein.

Retikulum Endoplasma (RE):

  • Jaringan membran yang terdiri dari RE kasar (dengan ribosom) dan RE halus (tanpa ribosom).
  • RE kasar terlibat dalam sintesis protein, sedangkan RE halus dalam sintesis lipid dan detoksifikasi.

Aparatus Golgi:

  • Organel berbentuk tumpukan membran pipih yang berfungsi dalam pemrosesan, pengemasan, dan distribusi protein dan lipid.

Lisosom:

  • Vesikel kecil yang mengandung enzim pencernaan untuk mendegradasi bahan yang tidak diperlukan atau rusak.

Sel Tumbuhan

Dinding Sel:

  • Lapisan luar yang keras dan kaku, terbuat dari selulosa, memberikan bentuk dan dukungan struktural.
  • Berbeda dengan membran sel yang lebih fleksibel.

Membran Sel:

  • Terletak di dalam dinding sel, berfungsi mengontrol pergerakan zat masuk dan keluar sel.

Nukleus:

  • Sama seperti pada sel hewan, mengandung DNA dan dikelilingi oleh membran nukleus.

Sitoplasma:

  • Cairan di dalam sel yang mengandung organel-organel sel.

Mitokondria:

  • Organel pembangkit energi (ATP) melalui respirasi seluler, mirip dengan sel hewan.

Ribosom:

  • Struktur kecil tempat sintesis protein, tersebar di sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma kasar.

Retikulum Endoplasma (RE):

  • Sama seperti pada sel hewan, terdiri dari RE kasar dan RE halus.

Aparatus Golgi:

  • Berfungsi dalam pemrosesan dan pengemasan protein dan lipid.

Kloroplas:

  • Organel khusus yang mengandung klorofil, berfungsi dalam fotosintesis untuk menghasilkan energi dari cahaya matahari.
  • Memiliki membran ganda dan struktur dalam yang disebut tilakoid.

Vakuola Sentral:

  • Struktur besar yang berisi cairan, berfungsi dalam penyimpanan, pemeliharaan tekanan turgor, dan pembuangan limbah.
  • Ukurannya besar dan dapat mengisi sebagian besar volume sel.

Plasmodesmata:

  • Saluran-saluran kecil yang menghubungkan sel-sel tumbuhan, memungkinkan pergerakan zat antara sel.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Jelaskan akibat keberagaman masyarakat Indonesia! 2. Jelaskan dan berilah masing-masing dua contoh akibat positif dari konflik yang terjadi dalam masyarakat! 3. Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat dan berilah contohnya! 4. Mengapa dalam masyarakat yang memiliki keberagaman diperlukan harmoni? 5. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman baik dilihat dari agama, suku, ras, bahasa, dan budaya. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa yang dapat kalian lakukan untuk menjaga keberagaman supaya terhindar dari konflik?

30

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

23

0.0

Jawaban terverifikasi