Indri A

03 Desember 2023 15:05

Iklan

Indri A

03 Desember 2023 15:05

Pertanyaan

Apa solusi yg akan diberikan jika seorang anak tdk memiliki kewarganegaraan ,di karna kan apatride?

Apa solusi yg akan diberikan jika seorang anak tdk memiliki kewarganegaraan ,di karna kan apatride?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

52

:

40

Klaim

4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

MUH F

10 Desember 2023 14:41

Jawaban terverifikasi

<p>Apatride adalah kondisi di mana seseorang tidak diakui sebagai warga negara oleh negara mana pun. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti konflik hukum, diskriminasi, atau perubahan batas negara. Anak-anak yang apatride sering kali menghadapi tantangan besar, termasuk akses terbatas ke pendidikan, perawatan kesehatan, dan hak-hak lainnya.<br><br>Berikut adalah beberapa solusi yang mungkin dapat diterapkan:<br><br>1.&nbsp;Pengakuan Kewarganegaraan: Negara di mana anak tersebut tinggal dapat memberikan kewarganegaraan kepada mereka. Ini bisa melalui naturalisasi atau melalui hukum yang mengakui anak-anak yang lahir di wilayah mereka sebagai warga negara.</p><p>2.&nbsp;Perlindungan Internasional: Organisasi internasional seperti PBB memiliki program dan inisiatif untuk melindungi dan mendukung orang-orang yang apatride, termasuk anak-anak. Misalnya, UNHCR menjalankan Kampanye #IBelong untuk mengakhiri apatride.</p><p>3.&nbsp;Reformasi Hukum: Beberapa kasus apatride disebabkan oleh hukum kewarganegaraan yang diskriminatif atau tidak adil. Reformasi hukum dapat membantu mencegah dan mengurangi kasus apatride.</p><p>4.&nbsp;Adopsi: Dalam beberapa kasus, adopsi oleh warga negara negara lain dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang apatride, memberi mereka kewarganegaraan dan keluarga yang stabil.</p><p>5.&nbsp;Pendidikan dan Advokasi: Meningkatkan kesadaran tentang isu apatride dan hak-hak anak bisa membantu mendorong perubahan dan mendapatkan dukungan untuk solusi ini.<br><br>Penting untuk diingat bahwa setiap kasus unik, dan solusi terbaik akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk hukum dan kebijakan negara tempat anak tersebut tinggal.</p>

Apatride adalah kondisi di mana seseorang tidak diakui sebagai warga negara oleh negara mana pun. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti konflik hukum, diskriminasi, atau perubahan batas negara. Anak-anak yang apatride sering kali menghadapi tantangan besar, termasuk akses terbatas ke pendidikan, perawatan kesehatan, dan hak-hak lainnya.

Berikut adalah beberapa solusi yang mungkin dapat diterapkan:

1. Pengakuan Kewarganegaraan: Negara di mana anak tersebut tinggal dapat memberikan kewarganegaraan kepada mereka. Ini bisa melalui naturalisasi atau melalui hukum yang mengakui anak-anak yang lahir di wilayah mereka sebagai warga negara.

2. Perlindungan Internasional: Organisasi internasional seperti PBB memiliki program dan inisiatif untuk melindungi dan mendukung orang-orang yang apatride, termasuk anak-anak. Misalnya, UNHCR menjalankan Kampanye #IBelong untuk mengakhiri apatride.

3. Reformasi Hukum: Beberapa kasus apatride disebabkan oleh hukum kewarganegaraan yang diskriminatif atau tidak adil. Reformasi hukum dapat membantu mencegah dan mengurangi kasus apatride.

4. Adopsi: Dalam beberapa kasus, adopsi oleh warga negara negara lain dapat menjadi solusi bagi anak-anak yang apatride, memberi mereka kewarganegaraan dan keluarga yang stabil.

5. Pendidikan dan Advokasi: Meningkatkan kesadaran tentang isu apatride dan hak-hak anak bisa membantu mendorong perubahan dan mendapatkan dukungan untuk solusi ini.

Penting untuk diingat bahwa setiap kasus unik, dan solusi terbaik akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk hukum dan kebijakan negara tempat anak tersebut tinggal.


Iklan

Salsabila M

Community

23 Juni 2024 12:59

Jawaban terverifikasi

<p>Jika seorang anak tidak memiliki kewarganegaraan, karena statusnya sebagai apatride (stateless), solusi yang dapat dipertimbangkan antara lain:</p><p><strong>Pendaftaran Kewarganegaraan</strong>: Mencari cara untuk mendaftarkan anak tersebut sebagai warga negara di negara tempat dia lahir atau memiliki hubungan kekerabatan yang sah. Ini dapat melibatkan proses administratif dan hukum tertentu yang diatur oleh pemerintah setempat.</p><p><strong>Pengakuan Kewarganegaraan</strong>: Bekerja sama dengan otoritas berwenang untuk mengakui status kewarganegaraan anak yang mungkin terkait dengan salah satu orang tua atau leluhurnya.</p><p><strong>Perlindungan dan Bantuan Hukum</strong>: Mencari bantuan dari organisasi internasional atau lembaga bantuan hukum yang dapat memberikan perlindungan dan advokasi bagi individu yang apatride.</p><p><strong>Intervensi Diplomatik</strong>: Upaya diplomatik dapat dilakukan jika anak tersebut memiliki klaim atas kewarganegaraan di negara lain atau jika perlu intervensi diplomatik untuk menyelesaikan masalah hukumnya.</p><p><strong>Perlindungan dan Akses Layanan Dasar</strong>: Meskipun tidak memiliki kewarganegaraan, anak tersebut harus memiliki akses ke layanan dasar seperti pendidikan, perawatan kesehatan, dan perlindungan sosial lainnya sesuai dengan hak asasi manusia dasar.</p><p><strong>Pengakuan oleh Negara Lain</strong>: Mengeksplorasi opsi untuk pengakuan kewarganegaraan oleh negara lain yang dapat memberikan jaminan keamanan dan akses kepada anak tersebut.</p><p>&nbsp;</p>

Jika seorang anak tidak memiliki kewarganegaraan, karena statusnya sebagai apatride (stateless), solusi yang dapat dipertimbangkan antara lain:

Pendaftaran Kewarganegaraan: Mencari cara untuk mendaftarkan anak tersebut sebagai warga negara di negara tempat dia lahir atau memiliki hubungan kekerabatan yang sah. Ini dapat melibatkan proses administratif dan hukum tertentu yang diatur oleh pemerintah setempat.

Pengakuan Kewarganegaraan: Bekerja sama dengan otoritas berwenang untuk mengakui status kewarganegaraan anak yang mungkin terkait dengan salah satu orang tua atau leluhurnya.

Perlindungan dan Bantuan Hukum: Mencari bantuan dari organisasi internasional atau lembaga bantuan hukum yang dapat memberikan perlindungan dan advokasi bagi individu yang apatride.

Intervensi Diplomatik: Upaya diplomatik dapat dilakukan jika anak tersebut memiliki klaim atas kewarganegaraan di negara lain atau jika perlu intervensi diplomatik untuk menyelesaikan masalah hukumnya.

Perlindungan dan Akses Layanan Dasar: Meskipun tidak memiliki kewarganegaraan, anak tersebut harus memiliki akses ke layanan dasar seperti pendidikan, perawatan kesehatan, dan perlindungan sosial lainnya sesuai dengan hak asasi manusia dasar.

Pengakuan oleh Negara Lain: Mengeksplorasi opsi untuk pengakuan kewarganegaraan oleh negara lain yang dapat memberikan jaminan keamanan dan akses kepada anak tersebut.

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

15

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

18

2.2

Lihat jawaban (3)