Halo Ainina, kakak bantu jawab ya.
Negara-negara ASEAN memproduksi dan mengekspor berbagai hasil sumber daya alam, bahan kimia, dan teknologi.
Berikut adalah penjelasannya.
Kegiatan ekspor dan impor dilakukan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mensejahterakan masyarakat, dan meningkatkan pendapatan negara. Setiap negara anggota ASEAN memiliki produk yang berbeda-beda. Ketersediaan produk yang melimpah dan adanya permintaan dari negara lain menyebabkan beberapa produk menjadi komoditi ekspor, baik diekspor ke sesama negara anggota negara ASEAN maupun ke negara-negara lain yang bukan anggota ASEAN.
Berikut adalah produk yang dihasilkan dan diekspor masing-masing negara anggota ASEAN:
1. Indonesia: bijih logam, alumunium, batu bara, minyak mentah, karet, kayu, kopi, tembakau, lada putih, ikan dan udang, kelapa sawit, dan lain sebagainya.
2. Singapura: produk elektronik, bahan kimia, obat, hasil pengilangan minyak bumi.
3. Thailand: minyak dan gas bumi, bijih besi, timah, timbal, tembaga, beras, jagung, cengkeh.
4. Malaysia:minyak bumi, kayu, tekstil, karet, kelapa sawit.
5. Brunei Darussalam: minyak dan gas bumi, kelapa sawit, kayu.
6. Filipina: tembaga, emas, perak, bijih besi, jagung, padi, abaca.
7. Vietnam: hasil perikanan, teh, gula, beras, kedelai, minyak mentah, batu bara, karet.
8. Myanmar: batu permata, emas, perak, tembaga, nikel, gas alam, seng, karet, beras.
9. Laos: kayu dan hasil produk kayu, emas, tembaga, dan hasil tambang lainnya.
10. Kamboja: batu permata, minyak dan gas bumi, karet, kayu, beras.
Jadi, negara-negara ASEAN memproduksi dan mengekspor berbagai hasil sumber daya alam, bahan kimia, dan teknologi.
Semoga membantu ya!