Ranisa R

02 Maret 2020 01:20

Iklan

Ranisa R

02 Maret 2020 01:20

Pertanyaan

apa perbedaan antara perang paregreg dan perang bubat jika dilihat dari faktor pemicunya? jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

03

:

41

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Syakur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

30 Desember 2021 12:52

Jawaban terverifikasi

Halo Ranisa R, Kakak bantu jawab ya. Latar belakang terjadinya Perang Paregreg dan Perang Bubat tentunya memiliki perbedaan. Perang Paregreg adalah perang yang disebabkan oleh perebutan kekuasaan di antara keluarga kerajaan Majapahit sedangkan Perang Bubat terjadi antara Kerajaan Majapahit dengan Kerajaan Sunda yang dipicu oleh ambisi Gajah Mada menaklukan Kerajaan Sunda. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Perang Bubat dan Perang Paregreg adalah dua perang yang melibatkan Kerajaan Majapahit. Lokasi, waktu, dan penyebab kedua perang ini tentu berbeda. Perang Bubat terjadi pada tahun 1357 M. Perang ini melibatkan Kerajaan Sunda Galuh dengan Kerajaan Majapahit. Berawal dari keinginan Raja Majapahit saat itu yaitu Hayam Wuruk yang ingin meminang Dyah Pitaloka yang merupakan putri dari Raja Kerajaan Sunda, Prabu Linggabuana. Lamaran ini ditanggapi baik oleh pihak Kerajaan Sunda. Pada tahun 1357 rombongan Kerajaan Sunda beserta keluarga berangkat ke Majapahit mengantarkan sang putri. Rombongan ini kemudian memutuskan untuk berkemah di daerah Bubat. Gajah Mada, yang berambisi mewujudkan Sumpah Palapa, melihat hal ini sebagai peluang untuk menaklukan Kerajaan Sunda. Tanpa sepengetahuan Hayam Wuruk, Gajah Mada menyerahkan pasukannya untuk menyerang rombonga Kerajaan Sunda yang tidak mau takluk oleh Majapahit. Alhasil perang pun tidak terlelakan. Pertempuran tidak seimbang ini dimenangkan pihak Majapahit. Prabu Linggabuana beserta pasukannya tewas sedangkan Dyah Pitaloka memilih untuk bunuh diri untuk membela kehormatan negaranya. Perang Paregreg terjadi setelah wafatnya Hayam Wuruk pada tahun 1389 M. Hayam Wuruk digantikan oleh keponakannya yaitu Wikramawardhana yang kemudian menikahi sepupunya sendiri yang merupakan putri dari Hayam Wuruk yaitu Kusumawardhani. Putra lain Hayam Wuruk dari selirnya yaitu Wirabhumi menuntut hak atas takhta. Alhasil terjadilah perebutan takhta antara Wikramawardhana dengan Wirabhumi. Perang ini diperkirakan terjadi pada tahun 1405-1406. Perang saudara ini berakhir dengan kemenangan Wikramawardhana.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

bagaimana pola penyebaran manusia modern di dunia

1

0.0

Jawaban terverifikasi