Arnipratiwi A

20 September 2022 20:23

Iklan

Arnipratiwi A

20 September 2022 20:23

Pertanyaan

apa masalah dan gejala sosial pada masa covid 19

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

16

:

00

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Jeremy

06 Februari 2023 07:21

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah hubungan sosial masyarakat berjalan tidak normal seperti sebelum pandemi Covid-19 dan budaya menggunakan masker menjadi nilai yang dominan.</p><p>&nbsp;</p><p>Masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya. Individu di dalam masyarakat memandang masalah sosial sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan. Sehingga perbedaan aktivitas manusia sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 menjadi perhatian dalam kajian ilmu Sosiologi. Sedangkan, secara sederhana, gejala sosial dapat diartikan sebagai peristiwa-peristiwa yang terjadi oleh manusia, baik secara individu maupun secara kelompok. Pada dasarnya, gejala sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral, antara lain mencakup gejala ekonomi, gejala politik, gejala budaya, dan gejala moral. Masalah sosial yang muncul dari gejala selama pandemi juga menjadi bagian dari kajian ilmu Sosiologi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa salah satu masalah dan gejala sosial dalam pandemi Covid-19 salah satunya adalah hubungan sosial masyarakat berjalan tidak normal seperti sebelum pandemi Covid-19 dan budaya menggunakan masker menjadi nilai yang dominan.</p>

Jawabannya adalah hubungan sosial masyarakat berjalan tidak normal seperti sebelum pandemi Covid-19 dan budaya menggunakan masker menjadi nilai yang dominan.

 

Masalah sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya. Individu di dalam masyarakat memandang masalah sosial sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan. Sehingga perbedaan aktivitas manusia sebelum dan sesaat pandemi Covid-19 menjadi perhatian dalam kajian ilmu Sosiologi. Sedangkan, secara sederhana, gejala sosial dapat diartikan sebagai peristiwa-peristiwa yang terjadi oleh manusia, baik secara individu maupun secara kelompok. Pada dasarnya, gejala sosial menyangkut nilai-nilai sosial dan moral, antara lain mencakup gejala ekonomi, gejala politik, gejala budaya, dan gejala moral. Masalah sosial yang muncul dari gejala selama pandemi juga menjadi bagian dari kajian ilmu Sosiologi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa salah satu masalah dan gejala sosial dalam pandemi Covid-19 salah satunya adalah hubungan sosial masyarakat berjalan tidak normal seperti sebelum pandemi Covid-19 dan budaya menggunakan masker menjadi nilai yang dominan.


Iklan

A. Jeremy

09 Juni 2023 03:44

Jawaban terverifikasi

<p>Pandemi COVID-19 telah menyebabkan sejumlah masalah dan gejala sosial yang signifikan. Berikut beberapa masalah dan gejala sosial yang umum terjadi selama masa pandemi COVID-19:</p><p>1. Isolasi sosial: Tindakan pembatasan sosial dan physical distancing yang diperlukan untuk mengendalikan penyebaran virus telah menyebabkan isolasi sosial yang luas. Banyak orang mengalami kesepian, kecemasan, dan depresi akibat kurangnya interaksi sosial dan dukungan emosional.</p><p>2. Ketidaksetaraan sosial dan ekonomi: Pandemi COVID-19 telah mengungkap dan memperdalam ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Kelompok yang rentan seperti pekerja tidak terampil, pekerja informal, dan mereka dengan pendapatan rendah lebih menderita akibat kehilangan pekerjaan, pengurangan pendapatan, dan ketidakstabilan ekonomi.</p><p>3. Kekerasan dalam rumah tangga: Dalam beberapa kasus, situasi karantina dan isolasi telah meningkatkan kekerasan dalam rumah tangga. Ketegangan dan stres yang tinggi, ketidakamanan ekonomi, dan ketidakseimbangan kekuasaan dapat menyebabkan peningkatan kekerasan terhadap pasangan atau anggota keluarga lainnya.</p><p>4. Kesehatan mental yang buruk: Masa pandemi telah menyebabkan peningkatan masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan stres. Ketidakpastian, isolasi, ketakutan akan penularan virus, dan dampak ekonomi dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental yang lebih serius.</p><p>5. Ketidaksetaraan pendidikan: Penutupan sekolah dan peralihan ke pembelajaran jarak jauh telah memperburuk ketimpangan pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses yang setara terhadap teknologi dan sumber daya yang diperlukan untuk pembelajaran daring, yang dapat meningkatkan kesenjangan pendidikan.</p><p>6. Peningkatan kejahatan online: Dalam lingkungan yang lebih terhubung secara digital, telah terjadi peningkatan kejahatan online seperti penipuan, serangan siber, dan penyebaran informasi palsu.</p><p>7. Ketegangan sosial dan politik: Pandemi telah menciptakan ketegangan sosial dan politik yang signifikan, terutama terkait dengan kebijakan penanganan pandemi, vaksinasi, dan pertentangan dalam masyarakat tentang pentingnya tindakan pencegahan.</p><p>8. Stigma dan diskriminasi: Beberapa kelompok masyarakat, termasuk mereka yang terinfeksi COVID-19 atau yang dikaitkan dengan daerah yang terpapar, telah mengalami stigma dan diskriminasi.</p><p>9. Krisis kesehatan dan krisis sistem: Pandemi COVID-19 telah menunjukkan kerentanan dan kekurangan dalam sistem kesehatan, infrastruktur publik, dan sistem perlindungan sosial, yang telah memperburuk krisis kesehatan dan krisis sistem yang sudah ada sebelumnya.</p><p>&nbsp;</p><p>Semua masalah dan gejala sosial ini menunjukkan perlunya upaya yang luas dan kolaboratif untuk mengatasi dampak sosial yang dihasilkan oleh pandemi COVID-19, termasuk dukungan kesehatan mental, perlindungan sosial, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan akses ke pendidikan dan teknologi.</p>

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan sejumlah masalah dan gejala sosial yang signifikan. Berikut beberapa masalah dan gejala sosial yang umum terjadi selama masa pandemi COVID-19:

1. Isolasi sosial: Tindakan pembatasan sosial dan physical distancing yang diperlukan untuk mengendalikan penyebaran virus telah menyebabkan isolasi sosial yang luas. Banyak orang mengalami kesepian, kecemasan, dan depresi akibat kurangnya interaksi sosial dan dukungan emosional.

2. Ketidaksetaraan sosial dan ekonomi: Pandemi COVID-19 telah mengungkap dan memperdalam ketidaksetaraan sosial dan ekonomi. Kelompok yang rentan seperti pekerja tidak terampil, pekerja informal, dan mereka dengan pendapatan rendah lebih menderita akibat kehilangan pekerjaan, pengurangan pendapatan, dan ketidakstabilan ekonomi.

3. Kekerasan dalam rumah tangga: Dalam beberapa kasus, situasi karantina dan isolasi telah meningkatkan kekerasan dalam rumah tangga. Ketegangan dan stres yang tinggi, ketidakamanan ekonomi, dan ketidakseimbangan kekuasaan dapat menyebabkan peningkatan kekerasan terhadap pasangan atau anggota keluarga lainnya.

4. Kesehatan mental yang buruk: Masa pandemi telah menyebabkan peningkatan masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan stres. Ketidakpastian, isolasi, ketakutan akan penularan virus, dan dampak ekonomi dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental yang lebih serius.

5. Ketidaksetaraan pendidikan: Penutupan sekolah dan peralihan ke pembelajaran jarak jauh telah memperburuk ketimpangan pendidikan. Tidak semua siswa memiliki akses yang setara terhadap teknologi dan sumber daya yang diperlukan untuk pembelajaran daring, yang dapat meningkatkan kesenjangan pendidikan.

6. Peningkatan kejahatan online: Dalam lingkungan yang lebih terhubung secara digital, telah terjadi peningkatan kejahatan online seperti penipuan, serangan siber, dan penyebaran informasi palsu.

7. Ketegangan sosial dan politik: Pandemi telah menciptakan ketegangan sosial dan politik yang signifikan, terutama terkait dengan kebijakan penanganan pandemi, vaksinasi, dan pertentangan dalam masyarakat tentang pentingnya tindakan pencegahan.

8. Stigma dan diskriminasi: Beberapa kelompok masyarakat, termasuk mereka yang terinfeksi COVID-19 atau yang dikaitkan dengan daerah yang terpapar, telah mengalami stigma dan diskriminasi.

9. Krisis kesehatan dan krisis sistem: Pandemi COVID-19 telah menunjukkan kerentanan dan kekurangan dalam sistem kesehatan, infrastruktur publik, dan sistem perlindungan sosial, yang telah memperburuk krisis kesehatan dan krisis sistem yang sudah ada sebelumnya.

 

Semua masalah dan gejala sosial ini menunjukkan perlunya upaya yang luas dan kolaboratif untuk mengatasi dampak sosial yang dihasilkan oleh pandemi COVID-19, termasuk dukungan kesehatan mental, perlindungan sosial, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan akses ke pendidikan dan teknologi.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

25

5.0

Jawaban terverifikasi