Ahmad W

16 Maret 2022 17:44

Iklan

Ahmad W

16 Maret 2022 17:44

Pertanyaan

Apa maksud dari isi kitab Praraton yang menjelek-jelekkan Kertanegara, dan isi kitab Negarakertagama yang memuji Kertanegara?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

50

:

21

Klaim

6

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. SRI

Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi

19 Juni 2022 11:01

Jawaban terverifikasi

Jawabannya adalah karena Kitab Nagarakretagama pada dasarnya merupakan puja sastra yang memuji kebesaran Raja pada umumnya. Sedangkan Pararaton berisi cerita tentang riwayat hidup Ken Arok sebagai cikal bakal munculnya Raja-raja Majapahit. Kitab Pararaton berisi dua bagian yang masing-masing menggambarkan kisah Kerajaan Singasari dan Kerajaan Majapahit. Sedangkan Kitab Negarakertagama berisi tentang Kerajaan Majapahit.Nama Kertanegara tercantum dalam Negarakertagama maupun Pararaton meskipun dua kitab ini punya perbedaan mengenai penyebutan nama dan silsilah raja-raja Singasari. Hanya saja, ada sedikit ketidaksamaan terkait masa berkuasa Kertanegara dan urutan raja-raja Singasari lainnya. Kitab Nagarakretagama pada dasarnya merupakan puja sastra yang memuji kebesaran Raja Hayam Wuruk khususnya dan Majapahit pada umumnya. Sedangkan Pararaton berisi cerita tentang riwayat hidup Ken Arok sebagai cikal bakal munculnya Raja-raja Majapahit. Kitab Pararaton merupakan karya sastra peninggalan Kerajaan Majapahit. Kitab Pararaton ditulis dalam bahasa Jawa Kawi. KItab ini dikenal dengan sebutan Kitab Pustaka Raja-Raja. Ditulis antara tahun 1481 – 1600 Masehi. Kitab ini terdiri dalam dua bagian dengan total 32 halaman folio. Pada bagian pertama, kitab ini menuliskan riwayat pendiri Kerajaan Singosari yaitu Ken Arok dan raja-raja penerusnya. Hampir setengah bagian pada bagian pertama, menjelaskan inkarnasi Ken Arok untuk bisa menjadi raja. Ken Arok menjadikan dirinya sebagai kurban persembahan Yamadipati untuk bisa menjadi Raja Singosari. Pada bagian kedua, menuliskan riwayat pendiri Kerajaan Majapahit yaitu Raden Wijaya dan penerusnya. Kitab Negarakertagama menyebut Kertanegara bertakhta sejak 1254 M dan merupakan raja ke-4 atau terakhir Kerajaan Singasari setelah Rangga Rajasa (1222-1227 M), Anusapati (1227-1248 M), serta Wisnuwardhana (1248-1254 M). Kitab Negarakertagama ditulis oleh Mpu Prapanca, dan selesai ditulis pada September-Oktober 1365 masehi. Kitab ini ditulis pada masa kekuasaan Prabu Hayam Wuruk. Berisikan asal-usul, hingga kondisi sosial-politik. Kitab ini juga berisi 98 puisi atau syair yang disebut pupuh. Di Pararaton, Kertanegara dituliskan berkuasa sedari tahun 1272 M dan berada di urutan ke-6 sebagai pemimpin Tumapel atau Kerajaan Singasari dengan mengikutsertakan Tunggul Ametung (1185-1222 M), lalu Ken Arok (1222-1247 M), Anusapati (1247-1249 M), Tohjaya (1249-1250 M), hingga Wisnuwardhana (1250-1272 M). Pararaton juga menyebut Kertanegara lahir dari sosok ibu bernama Waning Hyun atau Jayawardhani, istri Raja Wisnuwardhana di Singasari. Waning Hyun adalah putri dari Mahisa Wunga Teleng yang tidak lain adalah putra Ken Arok, pendiri Singasari, dari Ken Dedes. Jadi maksud dari isi kitab Pararaton dan kitab Negarakertagama yaitu karena Kitab Nagarakretagama pada dasarnya merupakan puja sastra yang memuji kebesaran Raja pada umumnya. Sedangkan Pararaton berisi cerita tentang riwayat hidup Ken Arok sebagai cikal bakal munculnya Raja-raja Majapahit.


Iklan

Reihan N

05 Februari 2024 13:42

Apa maksud isi kitab Pararaton yang menjelekan Kertanegara


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

9

5.0

Jawaban terverifikasi