Rifat A

09 April 2023 22:32

Iklan

Rifat A

09 April 2023 22:32

Pertanyaan

Apa keuntungan bangsa barat untuk menguasai rempah rempah di indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

57

:

22

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Salsabila M

Community

31 Maret 2024 06:18

Jawaban terverifikasi

<p>Bangsa Barat memiliki beberapa keuntungan strategis dalam menguasai rempah-rempah di Indonesia selama periode kolonial, di antaranya:</p><p><strong>Monopoli Pasar</strong>: Bangsa Barat, terutama Portugis, Belanda, dan Spanyol, memiliki kendali hampir penuh atas produksi, perdagangan, dan distribusi rempah-rempah dari kepulauan Indonesia. Hal ini memberikan mereka keuntungan monopoli dalam perdagangan rempah-rempah di Eropa, yang menghasilkan keuntungan besar.</p><p><strong>Daya Tarik Ekonomi</strong>: Rempah-rempah seperti cengkeh, pala, lada, dan kayu manis memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasar Eropa pada masa itu. Permintaan yang tinggi untuk rempah-rempah ini mendorong bangsa Barat untuk menguasai wilayah produsen utama rempah-rempah, termasuk wilayah Indonesia.</p><p><strong>Penguasaan Jalur Perdagangan</strong>: Bangsa Barat mendominasi jalur perdagangan internasional pada masa itu, memungkinkan mereka untuk mengendalikan rute perdagangan rempah-rempah dari Indonesia ke Eropa. Penguasaan terhadap rute perdagangan ini memberikan mereka kendali atas pasokan rempah-rempah dan harga di pasar Eropa.</p><p><strong>Kekuatan Militer</strong>: Bangsa Barat, terutama Belanda, memiliki kekuatan militer yang kuat dan terorganisir dengan baik, yang memungkinkan mereka untuk mendirikan benteng-benteng dan pangkalan perdagangan di wilayah Indonesia. Hal ini memungkinkan mereka untuk melindungi dan mempertahankan monopoli perdagangan rempah-rempah mereka dari serangan asing atau pesaing lokal.</p><p><strong>Kerjasama dengan Penguasa Lokal</strong>: Bangsa Barat sering kali berhasil membentuk aliansi dengan penguasa lokal atau kerajaan-kerajaan kecil di Indonesia untuk mendukung monopoli perdagangan rempah-rempah mereka. Aliansi ini bisa berupa perjanjian perdagangan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak atau pemberian hak eksklusif kepada bangsa Barat untuk mengelola perdagangan rempah-rempah.</p>

Bangsa Barat memiliki beberapa keuntungan strategis dalam menguasai rempah-rempah di Indonesia selama periode kolonial, di antaranya:

Monopoli Pasar: Bangsa Barat, terutama Portugis, Belanda, dan Spanyol, memiliki kendali hampir penuh atas produksi, perdagangan, dan distribusi rempah-rempah dari kepulauan Indonesia. Hal ini memberikan mereka keuntungan monopoli dalam perdagangan rempah-rempah di Eropa, yang menghasilkan keuntungan besar.

Daya Tarik Ekonomi: Rempah-rempah seperti cengkeh, pala, lada, dan kayu manis memiliki nilai ekonomi yang tinggi di pasar Eropa pada masa itu. Permintaan yang tinggi untuk rempah-rempah ini mendorong bangsa Barat untuk menguasai wilayah produsen utama rempah-rempah, termasuk wilayah Indonesia.

Penguasaan Jalur Perdagangan: Bangsa Barat mendominasi jalur perdagangan internasional pada masa itu, memungkinkan mereka untuk mengendalikan rute perdagangan rempah-rempah dari Indonesia ke Eropa. Penguasaan terhadap rute perdagangan ini memberikan mereka kendali atas pasokan rempah-rempah dan harga di pasar Eropa.

Kekuatan Militer: Bangsa Barat, terutama Belanda, memiliki kekuatan militer yang kuat dan terorganisir dengan baik, yang memungkinkan mereka untuk mendirikan benteng-benteng dan pangkalan perdagangan di wilayah Indonesia. Hal ini memungkinkan mereka untuk melindungi dan mempertahankan monopoli perdagangan rempah-rempah mereka dari serangan asing atau pesaing lokal.

Kerjasama dengan Penguasa Lokal: Bangsa Barat sering kali berhasil membentuk aliansi dengan penguasa lokal atau kerajaan-kerajaan kecil di Indonesia untuk mendukung monopoli perdagangan rempah-rempah mereka. Aliansi ini bisa berupa perjanjian perdagangan yang menguntungkan bagi kedua belah pihak atau pemberian hak eksklusif kepada bangsa Barat untuk mengelola perdagangan rempah-rempah.


Iklan

Nanda R

Community

05 Mei 2024 06:58

Jawaban terverifikasi

<p>Bangsa Barat memiliki banyak keuntungan dalam menguasai rempah-rempah di Indonesia pada masa penjelajahan dan penjajahan, antara lain:</p><p>Monopoli Pasar: Bangsa Barat dapat memonopoli pasokan rempah-rempah dari Indonesia, sehingga mereka memiliki kendali atas harga dan distribusi rempah-rempah di pasar Eropa. Ini memberikan keuntungan ekonomi yang besar bagi bangsa Barat.</p><p>Kekayaan dan Kesejahteraan: Perdagangan rempah-rempah membawa kekayaan dan kesejahteraan bagi bangsa Barat, terutama pedagang, pengusaha, dan pemerintah mereka. Ini menciptakan kemakmuran bagi negara-negara penjajah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.</p><p>Pengaruh Politik dan Kekuasaan: Kontrol atas perdagangan rempah-rempah memberikan kekuasaan politik kepada bangsa Barat di wilayah-wilayah kolonial mereka. Mereka dapat menggunakan perdagangan rempah-rempah sebagai alat untuk memperkuat dominasi politik, mengendalikan wilayah dan sumber daya alam, serta mengamankan jalur perdagangan strategis.</p><p>Kesehatan dan Pengobatan: Rempah-rempah memiliki nilai medis dan farmasi yang tinggi, digunakan untuk pengobatan tradisional dan pengobatan alternatif di Eropa. Kontrol atas rempah-rempah memungkinkan bangsa Barat untuk mendapatkan akses terhadap obat-obatan dan ramuan tradisional yang penting untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat mereka.</p>

Bangsa Barat memiliki banyak keuntungan dalam menguasai rempah-rempah di Indonesia pada masa penjelajahan dan penjajahan, antara lain:

Monopoli Pasar: Bangsa Barat dapat memonopoli pasokan rempah-rempah dari Indonesia, sehingga mereka memiliki kendali atas harga dan distribusi rempah-rempah di pasar Eropa. Ini memberikan keuntungan ekonomi yang besar bagi bangsa Barat.

Kekayaan dan Kesejahteraan: Perdagangan rempah-rempah membawa kekayaan dan kesejahteraan bagi bangsa Barat, terutama pedagang, pengusaha, dan pemerintah mereka. Ini menciptakan kemakmuran bagi negara-negara penjajah dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi mereka.

Pengaruh Politik dan Kekuasaan: Kontrol atas perdagangan rempah-rempah memberikan kekuasaan politik kepada bangsa Barat di wilayah-wilayah kolonial mereka. Mereka dapat menggunakan perdagangan rempah-rempah sebagai alat untuk memperkuat dominasi politik, mengendalikan wilayah dan sumber daya alam, serta mengamankan jalur perdagangan strategis.

Kesehatan dan Pengobatan: Rempah-rempah memiliki nilai medis dan farmasi yang tinggi, digunakan untuk pengobatan tradisional dan pengobatan alternatif di Eropa. Kontrol atas rempah-rempah memungkinkan bangsa Barat untuk mendapatkan akses terhadap obat-obatan dan ramuan tradisional yang penting untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat mereka.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

15

5.0

Jawaban terverifikasi