Azha A

14 Februari 2026 10:48

Iklan

Azha A

14 Februari 2026 10:48

Pertanyaan

Apa itu majas simile, personifikasi,metafora,hiperbola

Apa itu majas simile, personifikasi,metafora,hiperbola

 

 

 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

28

:

15

Klaim

16

2


Iklan

Yusri H

15 Februari 2026 00:00

<p>Penjelasan 4 majas yang paling sering kita temui:</p><p>1. Majas Simile (Perumpamaan) Majas ini membandingkan dua hal yang secara nyata berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan. Ciri utamanya adalah penggunaan kata penghubung seperti: <i>bagaikan, seperti, bak, laksana, atau serupa</i> . Contoh: "Wajahnya bersinar bak bulan purnama." (Membandingkan kecantikan dengan cahaya bulan menggunakan kata hubung).</p><p>2. Majas Personifikasi, Majas ini memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk yang bukan manusia. Seolah-olah benda tersebut bisa berpikir, merasa, atau bertindak seperti kita. Contoh: "Pena itu menari-nari di atas kertas." (Pena tidak punya kaki untuk menari, itu adalah aktivitas manusia).</p><p>3. Majas Metafora, Mirip dengan simile karena sama-sama membandingkan, namun metafora dilakukan secara langsung tanpa kata penghubung. Metafora menyebutkan suatu hal sebagai hal lain untuk penekanan sifat. Contoh: “Perpustakaan adalah gudang ilmu .” (Bukan berarti perpustakaan itu benar-benar gudang penyimpanan barang, tapi tempat menyimpan pengetahuan).</p><p>4. Majas Hiperbola, Majas ini menggunakan ungkapan yang berlebihan dan seringkali tidak masuk akal secara harafiah. Tujuannya adalah untuk memberikan penekanan yang kuat atau kesan dramatis pada suatu pernyataan. Contoh: "Suaranya yang menggelegar membuat dunia seolah runtuh ." (Secara fisik dunia tidak runtuh, hanya ingin menggambarkan betapa kerasnya suaranya).</p>

Penjelasan 4 majas yang paling sering kita temui:

1. Majas Simile (Perumpamaan) Majas ini membandingkan dua hal yang secara nyata berbeda, tetapi dianggap memiliki kesamaan. Ciri utamanya adalah penggunaan kata penghubung seperti: bagaikan, seperti, bak, laksana, atau serupa . Contoh: "Wajahnya bersinar bak bulan purnama." (Membandingkan kecantikan dengan cahaya bulan menggunakan kata hubung).

2. Majas Personifikasi, Majas ini memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati atau makhluk yang bukan manusia. Seolah-olah benda tersebut bisa berpikir, merasa, atau bertindak seperti kita. Contoh: "Pena itu menari-nari di atas kertas." (Pena tidak punya kaki untuk menari, itu adalah aktivitas manusia).

3. Majas Metafora, Mirip dengan simile karena sama-sama membandingkan, namun metafora dilakukan secara langsung tanpa kata penghubung. Metafora menyebutkan suatu hal sebagai hal lain untuk penekanan sifat. Contoh: “Perpustakaan adalah gudang ilmu .” (Bukan berarti perpustakaan itu benar-benar gudang penyimpanan barang, tapi tempat menyimpan pengetahuan).

4. Majas Hiperbola, Majas ini menggunakan ungkapan yang berlebihan dan seringkali tidak masuk akal secara harafiah. Tujuannya adalah untuk memberikan penekanan yang kuat atau kesan dramatis pada suatu pernyataan. Contoh: "Suaranya yang menggelegar membuat dunia seolah runtuh ." (Secara fisik dunia tidak runtuh, hanya ingin menggambarkan betapa kerasnya suaranya).


Iklan

Putu N

15 Februari 2026 10:26

<p>Berikut adalah penjelasan singkat dan padat untuk masing-masing majas:</p><ol><li><strong>Majas Simile: </strong>Majas ini membandingkan dua hal yang secara nyata berbeda, tetapi dianggap sama. Ciri khasnya adalah menggunakan kata penghubung pembanding seperti seperti, bagaikan, bak, laksana, atau umpama.&nbsp;</li><li><strong>Majas Metafora: </strong>Sama seperti simile, metafora juga membandingkan dua hal. Bedanya, metafora tidak menggunakan kata penghubung. Ia langsung menggunakan kata atau kelompok kata yang mewakili objek lain untuk menggambarkan maksud tertentu.&nbsp;</li><li><strong>Majas Personifikasi: </strong>Majas ini memberikan sifat-sifat manusia (insan) kepada benda mati atau makhluk hidup yang bukan manusia. Seolah-olah benda tersebut bisa bertingkah laku seperti kita.&nbsp;</li><li><strong>Majas Hiperbola: </strong>Majas ini menggunakan ungkapan yang berlebihan dan terkadang tidak masuk akal. Tujuannya adalah untuk memberikan penekanan kuat atau kesan dramatis.&nbsp;</li></ol>

Berikut adalah penjelasan singkat dan padat untuk masing-masing majas:

  1. Majas Simile: Majas ini membandingkan dua hal yang secara nyata berbeda, tetapi dianggap sama. Ciri khasnya adalah menggunakan kata penghubung pembanding seperti seperti, bagaikan, bak, laksana, atau umpama. 
  2. Majas Metafora: Sama seperti simile, metafora juga membandingkan dua hal. Bedanya, metafora tidak menggunakan kata penghubung. Ia langsung menggunakan kata atau kelompok kata yang mewakili objek lain untuk menggambarkan maksud tertentu. 
  3. Majas Personifikasi: Majas ini memberikan sifat-sifat manusia (insan) kepada benda mati atau makhluk hidup yang bukan manusia. Seolah-olah benda tersebut bisa bertingkah laku seperti kita. 
  4. Majas Hiperbola: Majas ini menggunakan ungkapan yang berlebihan dan terkadang tidak masuk akal. Tujuannya adalah untuk memberikan penekanan kuat atau kesan dramatis. 

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermatilah puisi " Aku " Karya CHAIRIL ANWAR benkut ini! Aku Kalau sampai waktuku Ku mau tak seorang kan merayu Tidak juga kau Tak pertu sedu sedan itu Dari kumpulannya terbuang Biar peluru menembus kulitku Aku tetap meradang menerjang Tema puisi di atas adalah.... A. ketekunan dan kemauan seseorang dalam memperjuangan hak dirinya B. kemauan untuk hidup tenang tanpa beban C. kegigihan sesorang dalam mendapatkan cinta sejati D. seseorang yang tidak mau diganggu oleh siapapun E. kepasrahan kepada keadaan yang sedang terjadi

6

5.0

Jawaban terverifikasi