Prasasti A

04 Februari 2022 13:08

Iklan

Prasasti A

04 Februari 2022 13:08

Pertanyaan

Apa hubungan teori relativitas terhadap cahaya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

33

:

59

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Mutia

Mahasiswa/Alumni Universitas Gadjah Mada

22 Februari 2022 02:39

Jawaban terverifikasi

Halo Prasasti, kakak bantu jawab yaa. Jawabannya adalah segala pengukuran peristiwa relativistik harus dibandingkan dengan kecepatan cahaya dan tidak ada kecepatan yang lebih besar dari kecepatan cahaya. Postulat Relativitas Khusus Einstein Postulat relativitas Einstein merujuk pada kerangka acuan inersia yang bergerak dengan kecepatan konstan (tetap) relatif terhadap kerangka acuan inersia lainnya. Dari hasil kajiannya, Einstein mengemukakan dua postulat, yaitu: 1. Hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama pada semua kerangka acuan inersia. 2. Kecepatan cahaya yang merambat di ruang hampa udara (ruang vakum) bernilai sama untuk semua kerangka acuan inersia, yaitu sekitar c = 3. 10^8 m/s. Pada postulat kedua, Einstein menyatakan bahwa kecepatan cahaya (c) yang merambat di ruang hampa udara (ruang vakum) bernilai sama untuk semua kerangka acuan inersia. Jadi, ketika kerangka acuan yang kita gunakan adalah kerangka acuan inersia, maka nilai kecepatan cahaya itu selalu sama, mau kita memandang dari kerangka acuan inersia yang satu maupun kerangka acuan inersia lainnya. Jika mediumnya berupa ruang hampa udara (ruang vakum), kecepatan cahaya itu konstan dinilai sekitar 3 x 10^8 m/s. Akibat dari postulat kedua relativitas khusus Einstein ini menyebabkan, segala pengukuran peristiwa relativistik harus dibandingkan dengan kecepatan cahaya dan tidak ada kecepatan yang lebih besar dari kecepatan cahaya. Jadi hubungan teori relativitas terhadap cahaya adalah segala pengukuran peristiwa relativistik harus dibandingkan dengan kecepatan cahaya dan tidak ada kecepatan yang lebih besar dari kecepatan cahaya.


Iklan

H. Hartanto

Mahasiswa/Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

14 Februari 2022 06:23

Halo Prasasti, kakak bantu jawab yaa. Postulat Relativitas Khusus Einstein Postulat relativitas Einstein merujuk pada kerangka acuan inersia yang bergerak dengan kecepatan konstan (tetap) relatif terhadap kerangka acuan inersia lainnya. Dari hasil kajiannya, Einstein mengemukakan dua postulat, yaitu: 1. Hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama pada semua kerangka acuan inersia. 2. Kecepatan cahaya yang merambat di ruang hampa udara (ruang vakum) bernilai sama untuk semua kerangka acuan inersia, yaitu sekitar c = 3. 10^8 m/s. Pada postulat kedua, Einstein menyatakan bahwa kecepatan cahaya (c) yang merambat di ruang hampa udara (ruang vakum) bernilai sama untuk semua kerangka acuan inersia. Jadi, ketika kerangka acuan yang kita gunakan adalah kerangka acuan inersia, maka nilai kecepatan cahaya itu selalu sama, mau kita memandang dari kerangka acuan inersia yang satu maupun kerangka acuan inersia lainnya. Terus, kalau mediumnya berupa ruang hampa udara (ruang vakum), kecepatan cahaya itu konstan dinilai sekitar 3108 m/s ya! Nah dampak dari postulat kedua relativitas khusus Einstein ini menyebabkan, segala pengukuran peristiwa relativistik harus dibandingkan dengan kecepatan cahaya dan tidak ada kecepatan yang lebih besar dari kecepatan cahaya.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pada suhu 15°C kecepatan merambat bunyi di udara 328 m/det. Jika setiap kenaikan 1°C kecepatan merambat bunyi bertambah 0,6 m/det. Tentukan kecepatan merambat bunyi pada suhu 8°C!

37

5.0

Jawaban terverifikasi