Zahra A

08 Agustus 2023 07:39

Iklan

Zahra A

08 Agustus 2023 07:39

Pertanyaan

apa dampak positif dan negatif dari kelompok sekunder

apa dampak positif dan negatif dari kelompok sekunder

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

37

:

09

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Miftah B

Community

08 Agustus 2023 07:47

Jawaban terverifikasi

Halo sobat 👋 Jawaban: Dampak Positif Kelompok Sekunder: • Dukungan Emosional: Kelompok sekunder dapat memberikan dukungan emosional kepada individu dalam situasi sulit atau merasa terisolasi. Teman-teman dekat dalam kelompok ini dapat menjadi sumber dukungan, pengertian, dan dorongan mental yang bermanfaat. • Persahabatan dan Koneksi Sosial: Kelompok sekunder dapat memfasilitasi pembentukan persahabatan yang mendalam dan hubungan sosial yang bermakna. Menjalin hubungan sosial yang baik dengan orang lain dapat meningkatkan kualitas hidup, kebahagiaan, dan memperluas jaringan sosial individu. • Identitas dan Kepribadian: Kelompok sekunder dapat memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan kepribadian seseorang. Pengaruh dan interaksi dengan anggota kelompok dapat membantu individu memahami siapa mereka, memperkaya minat dan nilai-nilai mereka, serta membantu mereka menemukan kepribadian yang unik. Dampak Negatif Kelompok Sekunder: • Peer Pressure atau Tekanan dari Teman Sebaya: Kelompok sekunder juga dapat menciptakan tekanan sosial atau peer pressure yang dapat mempengaruhi individu untuk mengikuti perilaku yang mungkin tidak sesuai dengan nilai-nilai pribadi mereka. Misalnya, tekanan untuk terlibat dalam perilaku berisiko atau perilaku merugikan. • Konflik dan Persaingan: Kelompok sekunder dapat menjadi tempat terjadinya konflik dan persaingan antara individu. Persaingan yang tidak sehat atau konflik yang sering dapat mengganggu hubungan antar anggota kelompok dan memberikan dampak negatif pada suasana kelompok secara keseluruhan. • Pengaruh Negatif: Terkadang, kelompok sekunder dapat memiliki anggota yang mempraktikkan perilaku yang tidak sehat, seperti penggunaan narkoba, kekerasan, atau perilaku kriminal. Jika individu terpengaruh oleh perilaku ini, hal itu bisa berdampak negatif pada diri mereka sendiri.


Iklan

Salsabila M

Community

05 Mei 2024 01:41

Jawaban terverifikasi

<p>Kelompok sekunder merupakan kelompok yang lebih besar dan lebih tidak formal daripada kelompok primer, dan anggotanya sering kali memiliki hubungan yang lebih dangkal dan kurang intensif. Kelompok sekunder dapat memiliki dampak positif dan negatif, tergantung pada konteks dan karakteristik kelompok tersebut. Berikut adalah beberapa dampak positif dan negatif dari kelompok sekunder:</p><p><strong>Dampak Positif:</strong></p><p><strong>Pertumbuhan dan Pengembangan Pribadi</strong>: Kelompok sekunder dapat menjadi tempat di mana individu dapat berkembang secara pribadi melalui interaksi dengan berbagai orang dan pengalaman yang beragam. Ini dapat membantu individu untuk memperluas wawasan mereka, mengembangkan keterampilan sosial, dan memperdalam pemahaman tentang diri mereka sendiri.</p><p><strong>Dukungan Emosional</strong>: Meskipun hubungan dalam kelompok sekunder cenderung lebih dangkal daripada kelompok primer, masih ada potensi untuk mendapatkan dukungan emosional dari anggota kelompok. Kelompok sekunder dapat menjadi tempat di mana individu merasa diterima, didukung, dan dihargai, terutama dalam situasi di mana mereka merasa kesepian atau tertekan.</p><p><strong>Akses ke Sumber Daya dan Informasi</strong>: Melalui jaringan yang dibentuk dalam kelompok sekunder, individu dapat mendapatkan akses ke sumber daya dan informasi yang mungkin tidak mereka dapatkan sendiri. Ini dapat mencakup kesempatan kerja, informasi tentang kesempatan pendidikan atau pelatihan, atau akses ke sumber daya ekonomi dan politik.</p><p><strong>Dampak Negatif:</strong></p><p><strong>Konformitas dan Tekanan Kelompok</strong>: Dalam kelompok sekunder yang besar, terkadang individu merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan norma dan nilai-nilai kelompok. Hal ini dapat menyebabkan konformitas yang berlebihan dan menghambat kebebasan individu untuk berpikir dan bertindak secara independen.</p><p><strong>Persaingan dan Konflik</strong>: Dalam kelompok sekunder yang lebih besar, terkadang terjadi persaingan dan konflik antara anggotanya, terutama dalam situasi di mana sumber daya atau perhatian terbatas. Persaingan dan konflik ini dapat menciptakan ketegangan dan ketidakharmonisan dalam kelompok.</p><p><strong>Isolasi dan Kesenjangan Sosial</strong>: Meskipun kelompok sekunder dapat memberikan dukungan sosial, bagi beberapa individu, kelompok ini juga dapat menjadi sumber isolasi sosial dan kesenjangan. Individu yang merasa tidak cocok dengan norma atau nilai-nilai kelompok dapat merasa terpinggirkan atau diabaikan, yang dapat menyebabkan perasaan kesepian dan kecemasan.</p>

Kelompok sekunder merupakan kelompok yang lebih besar dan lebih tidak formal daripada kelompok primer, dan anggotanya sering kali memiliki hubungan yang lebih dangkal dan kurang intensif. Kelompok sekunder dapat memiliki dampak positif dan negatif, tergantung pada konteks dan karakteristik kelompok tersebut. Berikut adalah beberapa dampak positif dan negatif dari kelompok sekunder:

Dampak Positif:

Pertumbuhan dan Pengembangan Pribadi: Kelompok sekunder dapat menjadi tempat di mana individu dapat berkembang secara pribadi melalui interaksi dengan berbagai orang dan pengalaman yang beragam. Ini dapat membantu individu untuk memperluas wawasan mereka, mengembangkan keterampilan sosial, dan memperdalam pemahaman tentang diri mereka sendiri.

Dukungan Emosional: Meskipun hubungan dalam kelompok sekunder cenderung lebih dangkal daripada kelompok primer, masih ada potensi untuk mendapatkan dukungan emosional dari anggota kelompok. Kelompok sekunder dapat menjadi tempat di mana individu merasa diterima, didukung, dan dihargai, terutama dalam situasi di mana mereka merasa kesepian atau tertekan.

Akses ke Sumber Daya dan Informasi: Melalui jaringan yang dibentuk dalam kelompok sekunder, individu dapat mendapatkan akses ke sumber daya dan informasi yang mungkin tidak mereka dapatkan sendiri. Ini dapat mencakup kesempatan kerja, informasi tentang kesempatan pendidikan atau pelatihan, atau akses ke sumber daya ekonomi dan politik.

Dampak Negatif:

Konformitas dan Tekanan Kelompok: Dalam kelompok sekunder yang besar, terkadang individu merasa tertekan untuk menyesuaikan diri dengan norma dan nilai-nilai kelompok. Hal ini dapat menyebabkan konformitas yang berlebihan dan menghambat kebebasan individu untuk berpikir dan bertindak secara independen.

Persaingan dan Konflik: Dalam kelompok sekunder yang lebih besar, terkadang terjadi persaingan dan konflik antara anggotanya, terutama dalam situasi di mana sumber daya atau perhatian terbatas. Persaingan dan konflik ini dapat menciptakan ketegangan dan ketidakharmonisan dalam kelompok.

Isolasi dan Kesenjangan Sosial: Meskipun kelompok sekunder dapat memberikan dukungan sosial, bagi beberapa individu, kelompok ini juga dapat menjadi sumber isolasi sosial dan kesenjangan. Individu yang merasa tidak cocok dengan norma atau nilai-nilai kelompok dapat merasa terpinggirkan atau diabaikan, yang dapat menyebabkan perasaan kesepian dan kecemasan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

18

5.0

Jawaban terverifikasi