Putu K

16 Oktober 2022 01:50

Iklan

Putu K

16 Oktober 2022 01:50

Pertanyaan

Apa benar Uni Soviet pernah menandatangani kontrak dgn Nazi? Jika Pernah perjanjian apakah itu? sebenarnya aku nggak bljr ini sih cmn pngn tau...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

52

:

04

Klaim

10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Lazulimislaili L

16 Oktober 2022 08:10

Jawaban terverifikasi

Jawabannya: Menteri Luar Negeri Soviet Vyacheslav Molotov menandatangani Pakta Jerman–Soviet di Moskwa, 28 September 1939; dibelakangnya adalah Richard Schulze-Kossens (ajudan Ribbentrop), Boris Shaposhnikov (Generalstabschef der Roten Armee), Joachim von Ribbentrop, Joseph Stalin, Vladimir Pavlov (penerjemah Soviet). Alexey Shkvarzev (duta besar Soviet di Berlin), berdiri di sebelah Molotov. Penjelasan: Perjanjian Perbatasan Jerman-Soviet adalah sebuah protokol suplementer kedua,[1] dari Pakta Hitler-Stalin 1939 (yang juga dikenal sebagai Perjanjian Nonagresi Jerman-Soviet, atau oleh nama aslinya Perjanjian Persahabatan, Kerjasama dan Demarkasi Jerman–Soviet).[2] Perjanjian tersebut merupakan sebuah klaus rahasia yang diamendemenkan pada 28 September 1939 oleh Jerman Nazi dan Uni Soviet setelah invasi bersama mereka. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Joachim von Ribbentrop dan Vyacheslav Molotov, yang masing-masing merupakan menteri luar negeri Jerman dan Uni Soviet, dalam presensi Joseph Stalin. Perjanjian tersebut menyusul protokol rahasia pertama Pakta Molotov–Ribbentrop yang ditandatangani pada 23 Agustus 1939 antara dua negara tersebut sebelum invasi mereka ke Polandia dan Perang Dunia II dimulai di Eropa. Hanya sebagian kecil protokol yang diberikan pada perjanjian pertama yang diumumkan ke publik sementara wilayah yang dipengaruhi Jerman Nazi dan Uni Soviet masih diklasifikasi. Protokol rahasia ketiga dari Pakta tersebut ditandatangani pada 10 Januari 1941 oleh Friedrich Werner von Schulenberg, dan Molotov, sementara Jerman mengumumkan kembali klaim-klaimnya pada bagian-bagian Lithuania, hanya beberapa bulan sebelum Operasi Barbarossa anti-Soviet mereka.


Iklan

Cut K

16 Oktober 2022 02:28

pada 23 Agustus 1939, Hitler dan Stalin menandatangani pakta non-agresi, yang disebut juga pakta molotov-ribentrop


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tuliskan batas laut Pulau Jawa!

7

3.0

Jawaban terverifikasi