Vanvarya V

14 Mei 2024 02:12

Iklan

Iklan

Vanvarya V

14 Mei 2024 02:12

Pertanyaan

Amatilah peta daerah kalian misalnya peta desa, peta kelurahan, dan peta kecamatan/distrik. Kalian dapat menggunakan peta umum atau peta tematik (baik peta biasa maupun digital dari penyedia layanan peta daring) untuk pengamatan.

Amatilah peta daerah kalian misalnya peta desa, peta kelurahan, dan 
peta kecamatan/distrik. Kalian dapat menggunakan peta umum atau 
peta tematik (baik peta biasa maupun digital dari penyedia layanan 
peta daring) untuk pengamatan.


12

2


Iklan

Iklan

ItsmeJacky I

15 Mei 2024 07:22

<p><strong>Amatilah peta daerah</strong> seperti <strong>peta desa</strong>, <strong>peta kelurahan</strong>, dan <strong>peta kecamatan/distrik</strong> merupakan langkah yang baik untuk memahami wilayah sekitar. Kalian dapat menggunakan <strong>peta umum</strong> atau <strong>peta tematik</strong> (baik peta biasa maupun digital dari penyedia layanan peta daring) untuk pengamatan. Peta tematik biasanya menampilkan informasi khusus, seperti data demografi, lingkungan, atau infrastruktur. Setelah mengamati peta, perhatikan juga kondisi di lingkungan sebenarnya. Misalnya, jika peta menunjukkan daerah hijau sebagai lahan pertanian, tetapi kenyataannya telah berubah menjadi pemukiman, analisislah penyebab perubahan tersebut. Identifikasilah dampaknya dalam jangka pendek (5 tahun) dan jangka panjang (10 tahun). Berikan solusi terkait masalah tata ruang berdasarkan temuan kalian!</p>

Amatilah peta daerah seperti peta desa, peta kelurahan, dan peta kecamatan/distrik merupakan langkah yang baik untuk memahami wilayah sekitar. Kalian dapat menggunakan peta umum atau peta tematik (baik peta biasa maupun digital dari penyedia layanan peta daring) untuk pengamatan. Peta tematik biasanya menampilkan informasi khusus, seperti data demografi, lingkungan, atau infrastruktur. Setelah mengamati peta, perhatikan juga kondisi di lingkungan sebenarnya. Misalnya, jika peta menunjukkan daerah hijau sebagai lahan pertanian, tetapi kenyataannya telah berubah menjadi pemukiman, analisislah penyebab perubahan tersebut. Identifikasilah dampaknya dalam jangka pendek (5 tahun) dan jangka panjang (10 tahun). Berikan solusi terkait masalah tata ruang berdasarkan temuan kalian!


Iklan

Iklan

Adelio N

Dijawab 7 jam yang lalu

<p>Iya sama</p><p>&nbsp;</p>

Iya sama

 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

TOLONG SEGERA DIJWAB DL JAM 21:00 1. Jelaskan contoh kasus spionase yang pernah dialami Indonesia! 2. Pasar dalam negeri akan dibanjiri produk luar seiring terjadinya globalisasi ekobomi. Produk dalam negeri tidak akan tersisih jika mampu bersaing dengan produk luar. Jelaskan strategi yang dpt dilakukan pelaku usah agar produknya tidak kalah saing dengan produk luar! 3. Jelaskan strategi yang dapat dilakukan masyarakat untuk menangkal kebudayaan dari luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa 4. Perhatikan berita berikut! Peretasan berulang terhadap situs Sekretariat Kabinet merupakan puncak gunung es dari serangan terhadap laman daring lembaga negara. Sistem keamanan yang relatif lemah membuat situs web pemerintah, baik pusat maupun daerah menjadi sasaran empuk para peretas. Selebihnya terjadi antara lain pada kelompok laman Arsip Nasional RI, Bappenas, DPR, BPK, BKN, Kementerian perindustrian, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian. Analisislah bidang ancaman dan bentuk ancaman berdasarkan berita di atas!

1

0.0

Jawaban terverifikasi

Fenomena Sosial Pengamen Jalanan Pengamen perkotaan adalah fenomena yang mulai dipandang sebagai masalah serius, terutama dengan semakin banyaknya permasalahan sosial ekonomi dan politik yang ditimbulkannya. Modernisasi dan industrialisasi sering dituding sebagai pemicu utama dari banyak pengamen di perkotaan. Perkembangan daerah perkotaan secara pesat mengundang terjadinya urbanisasi. Orang yang datang ke kota tidak mempunyai keterampilan untuk mencari kerja di kota. Akibatnya, mereka berdiam di daerah kumuh yang identik dengan kemiskinan perkotaan. Indonesia merupakan negara berkembang.Masalah kemiskinan menjadi masalah utama, baik di kota maupun di desa. Kita dapat melihat di setiap kota pasti ada perumahan yang berimpitan satu dengan yang lainnya. Selain itu, banyaknya pengamen, pengemis, dan anak jalanan makin memperjelas wajah kumuh perkotaan. Pada malam hari terlihat orang-orang tertentu tidur di emperan toko pinggir jalan. Kondisi demikian sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan adanya pengamen jalanan. Faktor-faktor yang membuat seseorang mengamen sebagai berikut. 1. Faktor Ekonomi Anak mengamen demi tuntutan ekonomi. Orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan hidup dan kebutuhan sekolah mereka. Demi memenuhi kebutuhan tersebut, seorang anak harus mengamen. Orang tua yang malas hanya mengandalkan hasil mengamen anaknya tanpa mau bekerja. 2. Kurang Kasih Sayang Anak yang kurang kasih sayang atau tidak menerima kasih sayang dari orang tua rawan menjadi pengamen jalanan. Artinya, orang tua terlalu sibuk mencari harta atau kesenangan. Orang tua tidak memiliki waktu untuk mencurahkan perhatian, bertanya tentang masalah anak, bertukarpikiran, dan berbagi rasa dengan anak. Dengan tidak menerima kasih sayang dari orang tua, anak pun mencari kesenangan lain untuk menghibur diri. Mengamen adalah salah satu sarana untuk menghibur diri bagi anak. Dengan bernyanyi sebagai pengamen, mereka dapat menghibur hati, mengungkapkan isi hati, dan menghabiskan waktu. 3. Rasa Ikut-ikutan Anak dipengaruhi lingkungan atau teman sebaya untuk mencari hiburan, menghindari pekerjaan rumah, tugas- tugas sekolah, atau merasa hebat akan dirinya. Padahal jika ditelusuri, segi ekonomi bukan penyebab anak menjadi seorang pengamen. Kadang-kadang mereka hanya ikut-ikutan atau dipengaruhi oleh teman-temannya. Meskipun pengamen anak-anak tersebut harus mengalami panas terik, hujan, caci maki, pukulan, mereka tetap berjumlah banyak. Hampir di setiap persimpangan jalan dapat ditemui pengamen berusia anak-anak. Selain di persimpangan jalan, mereka mengamen di pasar, rumah makan, dan terminal, Mereka dianggap sebagai penyebab kemacetan lalu lintas, berkurangnya nilai estetika tata ruang kota, dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan raya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa psikologis pengamen anak-anak tidak memiliki rasa malu, tidak peduli atau tak acuh. Sikap tersebut dilakukan agar keberadaan mereka diterima masyarakat sebagai bentuk budaya baru. Agar keberadaan mereka tetap eksis, pengamen anak-anak juga berupaya untuk melawan berbagai pihak, baik pihak hukum maupun pihak nonhukum. Mereka hanya mempertahankan harga diri dan rasa solidaritas di antara mereka. Fenomena sosial kehidupan pengamen anak-anak memiliki dua arti, yaitu pengaruh yang hanya bekerja di jalanan dan menunjukkan gaya kehidupan di jalanan. Bekerja di jalanan artinya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup anaknya, sedangkan gaya hidup di jalanan hanya sekadar mewujudkan gaya hidup jalanan yang bebas. Dari segi usia, sebenarnya mereka tidak wajib mencari nafkah. Orang tua merekalah harus memiliki tanggung jawab dan memberi kasih sayang kepada mereka. Meskipun orang tua tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sebaiknya anak tidak diperbolehkan mengamen. Orang tua harus mampu memberikan tanggung jawab dan kasih sayang kepada anak agar tidak menjadi pengamen di tengah kota. Di samping itu, aparat hukum harus memiliki aturan yang tegas terhadap hukum, Hukum harus ditegakkan demi masa depan anak bangsa. Apabila hal-hal ini dilakukan, sangat tipis kemungkinan munculnya pengamen sebagai penyebab di jalanan perkotaan. Tentukan struktur teks eksplanasi di atas!

20

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Bacalah Teks Editorial berikut! Membuka Data Penerima Bantuan Sosial (1) Seorang anggota DPRD Kabupaten Wonogiri mengusulkan data penerima bantuan sosial dibuka kepada publik sebelum bantuan sosial disalurkan. Pembukaan data bisa dilakukan secara online atau ditempelkan di balai desa atau kantor kelurahan, kalau perlu hingga di rukun tetangga. Usulan ini menarik karena selama ini data penerima bantuan sosial, yang berisi data warga miskin yang memenuhi kriteria layak menerima bantuan sosial, tidak pernah dipublikasikan untuk diuji oleh publik. Pembukaan data jelas berefek baik: transparansi dan akuntabilitas data akan lebih terjamin. (2) Data yang terbaka akan membuat masyarakat mudah berpartisipasi mengoreksi data yang salah, misalnya ada warga miskin tak masuk data dan malah ada warga mampu yang masuk data. Sebenarnya proses pendataan warga miskin yang layak menerima bantuan sosial, dalam kapasitas individu atau keluarga, pasti dimulai dari bawah. (3) Usulan pasti berawal dari akar rumput yang naik ke pemerintah desa kelurahan, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten/kota, hingga ke tingkat pusat di bawah kementerian terkait atau lembaga negara terkait. Faktanya proses yang bertingkat ini selalu saja memunculkan data-data yang invalid sehingga bantuan sosial salah sasaran (4) Kementerian Sosial telah menyediakan sistem pencarian data penerima bantuan sosial tunai, yaitu di laman cekbansos siks kemensos.go.id. Untuk melihat status peserta, masyarakat harus memiliki nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. (5) Pengecekan hias dilakukan dengan memilih identitas kepesertaan yang diinginkan, mamasukkan nomor kepesertaan dari identitas yang dipilih, dan seterusnya. Persoalannya ketika analisis data yang muncul menunjukkan anomali, misalnya ada warga punya Kartu Keluarga Sejahtera tapi tak masuk database, penduduk tidak miskin malah masuk data penerima bantuan sosial, dan penduduk yang benar-benart miskin malah tidak masuk dalam database tidak ada sistem yang real time untuk mengoreksi. Publikasi data sejak di tingkat bawah bisa mencegah kesalahan demikian ini 1. Analisislah Teks tersebut berdasarkan Struktur yang sesuai: Struktur teks Pengenalan isu/ Tesis Solo Pos SENIN KLIWON, &amp; JUNI 2020 8 Paragraf ke Penyampaian pendapat/ argumen Penegasan 2 Saksikan dan baca berita dari media cetak, elektronik, maupun media daring (online), kemudian rancanglah ide-ide pokok berdasarkan isu yang akan kalian angkat, kemudian kerangka buatlah. dari calon tajuk rencana/ editorial kalian

2

4.3

Jawaban terverifikasi