Fadelia B

13 Januari 2022 09:47

Iklan

Fadelia B

13 Januari 2022 09:47

Pertanyaan

Aku Karya: Tesya Augustien Ernawan Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun itu bernama Sofi. Ia tinggal bersama kedua orang tua dan kedua kakaknya di sebuah perumahan di pinggiran Kabupaten Cilacap. Setiap pagi sebelum berangkat sekolah, Sofi mandi di kamar mandinya yang besar. Tidak jarang, ia bermain ai di setiap waktu mandi. Air yang deras dari keran itu dinyalakannya untuk sekadar memenuhi bak yang sebelumnya sudah kosong karena airnya telah dicampur dengan sabun. Melihat perilaku Sofi, Ayah, Ibu, dan kakak-kakaknya sering mengingatkan untuk tidak membuang-buang air. Namun, Sofi tetap membandel dan tidak menuruti apa kata orang tuanya dan tetap melakukan pemborosan air. Suatu hari, saat Sofi terbangun dan menuju kamar mandi, dinyalakannya keran yang mengalirkan air cukup sedikit. Sofi mengeluh dan mandi seadanya. Wajahnya cemberut karena tidak bisa bermain air seperti biasanya. la mengeluhkan keadaan ini kepada orang tuanya. Orangtuanya membenarkan dan mengatakan bahwa daerah tempat mereka tinggal termasuk daerah yang terkena dampak krisis air bersih. Tentu saja Sofi belum mengerti keadaan semacam ini. Saat berjalan menuju sekolah, Sofi bertemu dengan seorang anak laki-laki bertubuh kurus kering dan lusuh. Sofi prihatin dengan anak yang sebaya dengannya itu. Dihampirinya anak. laki-laki yang sedang mengorek-ngorek tempat sampah itu. "Hei, kamu! Ngapain ngorek-ngorek tempat sampah?" tanya Sofi. "Aku kelaparan. Aku belum makan hari ini." "Memangnya, Ibumu nggak masak, ya? Oh ya, namaku Sofi. Namamu siapa?” "Namaku Wahyu. Ibuku sedang sakit di rumah. Itulah sebabnya, aku harus mencari makan sendiri dengan memungut sampah." "Lo, memangnya Ibumu sakit apa?” “Aku tidak tahu apa nama sakitnya. Namun, menurut dokter yang pernah datang ke rumah, Ibuku sakit karena banyak minum air kotor" “Kenapa Ibumu minum air kotor? Memangnya tidak ada air bersih, Yu?" “Di daerahku, air bersih susah dicari. Kalau pun ada, harganya mahal. Ibuku tidak mampu kalau harus bayar mahal apalagi tempatnya jauh. Jadi, mau tidak mau kami minum air tanah seadanya" Sofi melamun. Ia membayangkan keadaan Wahyu dan Ibunya yang susah mendapatkan air bersih untuk sekadar minum. la ingat kebiasaannya membuang-buang air dan memakainya secara berlebihan setiap hari. Sofi teringat kejadian tadi pagi saat air keran mengalir kecil dan ia mandi dengan air seadanya. Tidak terbayangkan jika air di rumahnya akan habis dan ia akan mengalami nasib yang sama dengan Wahyu.. “Sofi, kok kamu malah melamun?" “Tidak, tidak ada apa-apa kok..." “Oh, ya! Aku pergi dahulu, ya? Aku masih harus mencari botol-botol yang banyak untuk dijual.” “Ya, aku juga harus pergi sekolah. Ini ada sedikit uang, makanan, dan air mineral buat kamu, Yu. Diambil, ya?” “Terima kasih, Sofi. Kamu sangat baik, Semoga kebaikanmu dibalas, ya? Senang sekali bisa kenal kamu." “Ya, sama-sama Yu" Sepanjang jalan menuju sekolahnya yang sudah tidak jauh lagi, Sofi tersenyum dan berjanji untuk tidak akan membuang-buang air lagi dan akan berubah menjadi lebih baik lagi. Siapakah tokoh utama pada cerita di atas?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

18

:

18

:

13

Klaim

50

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Nurrohmah

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

16 Januari 2022 17:43

Jawaban terverifikasi

Hai, Fadelia B :) Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Tokoh utama pada cerita di atas adalah Sofi dan Wahyu. Untuk memahami alasannya, mari simak pembahasan berikut. Tokoh utama merupakan tokoh yang memiliki peranan penting dalam suatu cerita. Tokoh utama biasanya paling banyak diceritakan, baik sebagai pelaku kejadian maupun sosok yang dikenai kejadian dalam cerita. Ada juga tokoh utama yang selalu ada dalam semua kejadian dalam cerita. Cerita di atas mengenai tokoh Sofi yang selalu membuang-buang air air bersih setiap ia mandi. Sofi selalu menyalakan keran air dengan deras, dan air bersih dalam bak mandi telah tercampur dengan sabun. Melihat perilaku Sofi, Ayah, Ibu, dan kakak-kakaknya sering mengingatkan untuk tidak membuang-buang air. Namun, Sofi tetap membandel dan tidak menuruti apa kata orang tuanya dan tetap melakukan pemborosan air. Hingga suatu pagi hari, Sofi bertemu dengan seorang anak laki-laki bertubuh kurus kering dan lusuh bernama Wahyu. Dengan demikian, tokoh utama pada cerita di atas adalah Sofi dan Wahyu. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dalam teks eksplanasi, pernyataan umum, isi, dan penutup harus berkaitan dan saling ... . a. memahami b. mendorong c. menggambarkan d. menjelaskan

14

5.0

Jawaban terverifikasi