Arel A

29 Januari 2024 06:24

Iklan

Iklan

Arel A

29 Januari 2024 06:24

Pertanyaan

ada pertanyaan bahwa konflik timbul karena memang diperlukan dalam sistem sosial, apakah anda setuju? beri alasan

ada pertanyaan bahwa konflik timbul karena memang diperlukan dalam sistem sosial, apakah anda setuju? beri alasan


2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

14 Februari 2024 03:18

Jawaban terverifikasi

<p>Beberapa teori sosiologis berpendapat bahwa konflik memiliki peran dan fungsi tertentu dalam perkembangan masyarakat, sementara pandangan lain menekankan pentingnya mengelola dan mengurangi konflik. Pertanyaan ini melibatkan berbagai faktor dan sudut pandang yang berbeda. Berikut adalah beberapa sudut pandang yang mungkin:</p><p><strong>Perspektif yang Setuju:</strong></p><p><strong>Pendorong Perubahan:</strong> Beberapa teori sosiologis, seperti teori konflik oleh Karl Marx, menganggap konflik sebagai pendorong utama perubahan sosial. Konflik antara kelas sosial, misalnya, dapat memicu transformasi sosial dan perubahan struktur masyarakat.</p><p><strong>Menyadarkan Masalah:</strong> Konflik dapat memperlihatkan ketidaksetaraan, ketidakadilan, atau masalah-masalah yang mungkin terabaikan. Dengan munculnya konflik, masyarakat dapat lebih menyadari perbedaan dan ketidaksetaraan yang ada.</p><p><strong>Inovasi dan Kreativitas:</strong> Konflik dapat memicu inovasi dan kreativitas. Saat ada konflik, masyarakat atau kelompok mungkin mencari solusi baru untuk menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada kemajuan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Perspektif yang Tidak Setuju:</strong></p><p><strong>Gangguan dan Destabilisasi:</strong> Konflik dapat dianggap sebagai sumber gangguan dan destabilisasi dalam masyarakat. Terlalu banyak konflik atau konflik yang tidak terkendali dapat merusak kestabilan sosial.</p><p><strong>Ketidakpastian:</strong> Konflik dapat menciptakan ketidakpastian dan kecemasan di masyarakat. Ini dapat mempengaruhi kesejahteraan dan keseimbangan psikologis anggota masyarakat.</p><p><strong>Kerugian Ekonomi:</strong> Konflik dapat menyebabkan kerugian ekonomi, terutama jika berdampak pada produksi, perdagangan, atau investasi. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.</p>

Beberapa teori sosiologis berpendapat bahwa konflik memiliki peran dan fungsi tertentu dalam perkembangan masyarakat, sementara pandangan lain menekankan pentingnya mengelola dan mengurangi konflik. Pertanyaan ini melibatkan berbagai faktor dan sudut pandang yang berbeda. Berikut adalah beberapa sudut pandang yang mungkin:

Perspektif yang Setuju:

Pendorong Perubahan: Beberapa teori sosiologis, seperti teori konflik oleh Karl Marx, menganggap konflik sebagai pendorong utama perubahan sosial. Konflik antara kelas sosial, misalnya, dapat memicu transformasi sosial dan perubahan struktur masyarakat.

Menyadarkan Masalah: Konflik dapat memperlihatkan ketidaksetaraan, ketidakadilan, atau masalah-masalah yang mungkin terabaikan. Dengan munculnya konflik, masyarakat dapat lebih menyadari perbedaan dan ketidaksetaraan yang ada.

Inovasi dan Kreativitas: Konflik dapat memicu inovasi dan kreativitas. Saat ada konflik, masyarakat atau kelompok mungkin mencari solusi baru untuk menyelesaikan masalah atau mencapai tujuan, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada kemajuan.

 

Perspektif yang Tidak Setuju:

Gangguan dan Destabilisasi: Konflik dapat dianggap sebagai sumber gangguan dan destabilisasi dalam masyarakat. Terlalu banyak konflik atau konflik yang tidak terkendali dapat merusak kestabilan sosial.

Ketidakpastian: Konflik dapat menciptakan ketidakpastian dan kecemasan di masyarakat. Ini dapat mempengaruhi kesejahteraan dan keseimbangan psikologis anggota masyarakat.

Kerugian Ekonomi: Konflik dapat menyebabkan kerugian ekonomi, terutama jika berdampak pada produksi, perdagangan, atau investasi. Hal ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

16 Februari 2024 13:17

Jawaban terverifikasi

Pertanyaan ini berada dalam ruang lingkup sosiologi, khususnya mengenai konflik sosial. Konflik sosial adalah suatu proses sosial di mana dua atau lebih pihak berusaha untuk mencapai tujuan yang sama tetapi tidak dapat dicapai secara bersamaan. Penjelasan: 1. Konflik seringkali dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Namun, dalam perspektif sosiologi, konflik juga memiliki peran penting dalam sistem sosial. 2. Konflik dapat mendorong perubahan dan inovasi. Dalam situasi konflik, individu atau kelompok dipaksa untuk mencari solusi baru dan kreatif untuk menyelesaikan masalah. 3. Konflik juga dapat memperkuat solidaritas kelompok. Ketika menghadapi konflik, anggota kelompok cenderung lebih erat dan bersatu untuk mencapai tujuan bersama. 4. Selain itu, konflik dapat membantu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang ada dalam sistem sosial. Tanpa adanya konflik, masalah tersebut mungkin tidak akan pernah terungkap dan diselesaikan. Kesimpulan: Jadi, saya setuju bahwa konflik memang diperlukan dalam sistem sosial. Konflik bukan hanya tentang pertentangan dan perpecahan, tetapi juga tentang perubahan, inovasi, solidaritas, dan penyelesaian masalah. Semoga penjelasan ini membantu kamu ya πŸ™‚.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jelaskan apa maksud dari salah satu dampak positif konflik sosial dalam masyarakat sebagai berikut: mendorong perubahan dan dinamika sosial ke arah baru yang lebih terbuka dan demokratis

22

5.0

Jawaban terverifikasi