Asrini H

31 Maret 2023 01:24

Iklan

Asrini H

31 Maret 2023 01:24

Pertanyaan

Ada banyak teori mengenai struktur kota diantaranya teori konsentris dan teori sektor. Perbedaan perkembangan kota menurut teori konsentris dan sektor terdapat pada

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

20

:

35

:

45

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

29 Desember 2023 23:44

Jawaban terverifikasi

<p>Teori konsentris dan sektoral adalah dua teori yang digunakan untuk menjelaskan struktur kota. Perbedaan utama antara kedua teori ini adalah dalam cara perkembangan kota. Menurut teori konsentris, struktur kota berkembang dalam lingkaran konsentrik yang berpusat pada pusat kota atau Central Business District (CBD). Pada awalnya, CBD adalah pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya, dan kemudian wilayah di sekitarnya berkembang sebagai permukiman penduduk dan kawasan industri. Dalam teori konsentris, wilayah kota dibagi menjadi beberapa zona, seperti zona CBD, zona perdagangan, zona industri, dan zona permukiman.Sementara itu, menurut teori sektoral, struktur kota berkembang dalam sektor-sektor yang lebih fleksibel daripada zona-zona konsentris yang teratur. Teori sektoral mengatakan bahwa kegiatan perkotaan terdiri dari sektor-sektor yang lebih fleksibel daripada lingkaran-ligkaran konsentris yang teratur. Pusat kegiatan kota atau CBD berada di pusat kota, sedangkan sektor-sektor lain seperti kawasan industri dan pemukiman penduduk berkembang di sekitarnya. Dalam teori sektoral, wilayah kota dibagi menjadi beberapa sektor, seperti sektor CBD, sektor industri, sektor perdagangan, dan sektor permukiman.Dalam kedua teori ini, CBD tetap menjadi pusat kegiatan kota yang penting, tetapi perbedaannya terletak pada cara perkembangan wilayah di sekitarnya. Dalam teori konsentris, wilayah di sekitar CBD berkembang dalam lingkaran konsentrik, sedangkan dalam teori sektoral, wilayah di sekitar CBD berkembang dalam sektor-sektor yang lebih fleksibel.</p>

Teori konsentris dan sektoral adalah dua teori yang digunakan untuk menjelaskan struktur kota. Perbedaan utama antara kedua teori ini adalah dalam cara perkembangan kota. Menurut teori konsentris, struktur kota berkembang dalam lingkaran konsentrik yang berpusat pada pusat kota atau Central Business District (CBD). Pada awalnya, CBD adalah pusat kegiatan ekonomi, sosial, dan budaya, dan kemudian wilayah di sekitarnya berkembang sebagai permukiman penduduk dan kawasan industri. Dalam teori konsentris, wilayah kota dibagi menjadi beberapa zona, seperti zona CBD, zona perdagangan, zona industri, dan zona permukiman.Sementara itu, menurut teori sektoral, struktur kota berkembang dalam sektor-sektor yang lebih fleksibel daripada zona-zona konsentris yang teratur. Teori sektoral mengatakan bahwa kegiatan perkotaan terdiri dari sektor-sektor yang lebih fleksibel daripada lingkaran-ligkaran konsentris yang teratur. Pusat kegiatan kota atau CBD berada di pusat kota, sedangkan sektor-sektor lain seperti kawasan industri dan pemukiman penduduk berkembang di sekitarnya. Dalam teori sektoral, wilayah kota dibagi menjadi beberapa sektor, seperti sektor CBD, sektor industri, sektor perdagangan, dan sektor permukiman.Dalam kedua teori ini, CBD tetap menjadi pusat kegiatan kota yang penting, tetapi perbedaannya terletak pada cara perkembangan wilayah di sekitarnya. Dalam teori konsentris, wilayah di sekitar CBD berkembang dalam lingkaran konsentrik, sedangkan dalam teori sektoral, wilayah di sekitar CBD berkembang dalam sektor-sektor yang lebih fleksibel.


Iklan

Kevin L

Gold

30 Desember 2023 14:29

Jawaban terverifikasi

Penjelasan: Teori konsentris dan teori sektor adalah dua teori yang menjelaskan tentang struktur perkembangan kota. 1. Teori konsentris, dikemukakan oleh Ernest W. Burgess, menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk cincin-cincin yang berpusat di pusat kota. Ada lima zona dalam teori ini, yaitu: Daerah Pusat Kegiatan (DPK) atau Central Business District (CBD), zona peralihan dari perdagangan ke pemukiman (Transition Zone), zona pemukiman pekerja/buruh (Zone of working men’s homes), zona pemukiman yang lebih baik/kelas menengah (Zona of better residences), dan zona para penglaju (Zone of commuters). 2. Sedangkan teori sektor, dikemukakan oleh Homer Hoyt, menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk sektor-sektor yang berkembang sejajar dengan pusat kota. Dalam teori ini, perkembangan kota lebih dipengaruhi oleh faktor transportasi dan aksesibilitas. Jadi, perbedaan utama antara kedua teori ini terletak pada bentuk perkembangan kota. Teori konsentris menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk cincin-cincin yang berpusat di pusat kota, sedangkan teori sektor menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk sektor-sektor yang berkembang sejajar dengan pusat kota. Kesimpulan: Perbedaan perkembangan kota menurut teori konsentris dan sektor terdapat pada bentuk perkembangan kota. Teori konsentris menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk cincin-cincin yang berpusat di pusat kota, sedangkan teori sektor menggambarkan perkembangan kota dalam bentuk sektor-sektor yang berkembang sejajar dengan pusat kota. Semoga penjelasan ini membantu kamu πŸ™‚.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

48

3.7

Jawaban terverifikasi