Krisna N

21 Maret 2023 06:18

Iklan

Iklan

Krisna N

21 Maret 2023 06:18

Pertanyaan

2. Seorang peneliti menggunakan SIG (Sistem Informasi geografi) untuk menganalisis bencana tanah longsor di Kecamatan Suka Kaya. Peneliti tersebut menampakan data persebaran bencana tanah longsor dengan informasi karakteritik wilayah daerah persebaran tanah longsor melalui pemrosesan SIG. Informasi baru yang berhasil ditemukan adalah adanya banyak penduduk yang tinggal di lereng- lereng melakukan penebangan tanaman keras untuk kayu bakar atau untuk kepentingan lainya. Deskripsikan keterkaitan antara persebaran bancana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah!

2. Seorang peneliti menggunakan SIG (Sistem Informasi geografi) untuk menganalisis bencana tanah longsor di Kecamatan Suka Kaya. Peneliti tersebut menampakan data persebaran bencana tanah longsor dengan informasi karakteritik wilayah daerah persebaran tanah longsor melalui pemrosesan SIG. Informasi baru yang berhasil ditemukan adalah adanya banyak penduduk yang tinggal di lereng- lereng melakukan penebangan tanaman keras untuk kayu bakar atau untuk kepentingan lainya. Deskripsikan keterkaitan antara persebaran bancana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah!


1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

30 Desember 2023 07:03

Jawaban terverifikasi

<p>Melalui pemrosesan SIG, peneliti menampilkan data persebaran bencana tanah longsor dan informasi karakteristik wilayah daerah persebaran tanah longsor. Informasi baru yang berhasil ditemukan adalah adanya banyak penduduk yang tinggal di lereng melakukan penebangan tanaman keras untuk kayu bakar atau untuk kepentingan lainnya. Deskripsi ini menggambarkan keterkaitan antara persebaran bencana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah, di mana aktivitas manusia seperti penebangan hutan dapat berkontribusi pada terjadinya bencana tanah longsor.</p>

Melalui pemrosesan SIG, peneliti menampilkan data persebaran bencana tanah longsor dan informasi karakteristik wilayah daerah persebaran tanah longsor. Informasi baru yang berhasil ditemukan adalah adanya banyak penduduk yang tinggal di lereng melakukan penebangan tanaman keras untuk kayu bakar atau untuk kepentingan lainnya. Deskripsi ini menggambarkan keterkaitan antara persebaran bencana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah, di mana aktivitas manusia seperti penebangan hutan dapat berkontribusi pada terjadinya bencana tanah longsor.


Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

30 Desember 2023 10:46

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diajukan, kita dapat mengidentifikasi bahwa topik yang sedang dibahas adalah tentang keterkaitan antara persebaran bencana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah. Konsep yang digunakan di sini adalah analisis geografis menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) dan hubungan antara aktivitas manusia (penebangan pohon) dengan bencana alam (tanah longsor). Penjelasan: 1. Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah sistem yang dirancang untuk menangkap, menyimpan, memanipulasi, menganalisis, mengelola, dan menyajikan semua jenis data geografis atau spasial. Dalam konteks ini, SIG digunakan untuk menganalisis persebaran bencana tanah longsor. 2. Dari data yang ditemukan, terlihat bahwa banyak penduduk yang tinggal di lereng-lereng melakukan penebangan pohon. Penebangan pohon ini dapat mempengaruhi stabilitas tanah dan meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor. Tanah longsor biasanya terjadi ketika lereng menjadi tidak stabil, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk penebangan pohon. 3. Penebangan pohon dapat mengurangi jumlah akar yang menahan tanah, sehingga tanah menjadi lebih mudah tergerus oleh air hujan atau angin. Selain itu, penebangan pohon juga dapat mengurangi kemampuan tanah untuk menyerap air, yang bisa meningkatkan aliran permukaan dan mempercepat erosi. 4. Oleh karena itu, ada keterkaitan yang kuat antara persebaran bencana tanah longsor dan kondisi fisik wilayah, khususnya aktivitas penebangan pohon oleh penduduk. Kesimpulan: Persebaran bencana tanah longsor sangat terkait dengan kondisi fisik wilayah. Dalam hal ini, aktivitas penebangan pohon oleh penduduk yang tinggal di lereng-lereng dapat meningkatkan risiko terjadinya tanah longsor. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengelolaan hutan dan lingkungan yang baik untuk mencegah terjadinya bencana tanah longsor. Semoga penjelasan ini membantu kamu, ya! πŸ™‚


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Kota di Indonesia yang menurut sejarah pertumbuhannya berasal dari pertambangan adalah .... a. Dumai, Tembagapura, Bogor b. Bandung, Pematang Siantar, Cepu c. Palembang, Deli Serdang, Soroako d. Jakarata, Kuala Tanjung, Surabaya e. Sawah Lunto, Soroako, Bontang, Duma

517

0.0

Jawaban terverifikasi