Quinsha M

17 Oktober 2023 08:08

Iklan

Quinsha M

17 Oktober 2023 08:08

Pertanyaan

1. sebutkan upaya yang dapat dilakukan warga negara dalam mewujudkan pokok pikiran pertama pembukaan UUD NRI Tahun 1945!

1. sebutkan upaya yang dapat dilakukan warga negara dalam mewujudkan pokok pikiran pertama pembukaan UUD NRI Tahun 1945!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

25

:

51

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Alfin P

17 Oktober 2023 12:25

Jawaban terverifikasi

tidak membiarkan indonesia dijajah dalam bentuk apapun mengembangkan bakat dan potensi diri demi tanah air tercinta memjaga batas wilayah indonesia tidak melecehkan tanah air


Iklan

Vincent M

Community

19 Oktober 2023 04:30

Jawaban terverifikasi

<p>Pokok pikiran pertama pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah "Ketuhanan Yang Maha Esa." Untuk mewujudkan prinsip ini, warga negara Indonesia dapat melakukan berbagai upaya, antara lain:</p><p><strong>Penghormatan Terhadap Kebebasan Beragama:</strong> Warga negara harus menghormati kebebasan beragama sesuai dengan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa." Ini mencakup menghargai beragama sesama warga negara tanpa diskriminasi.</p><p><strong>Memajukan Toleransi Antaragama:</strong> Mendorong toleransi dan kerukunan antaragama adalah cara untuk menghormati prinsip tersebut. Mengatasi konflik agama dan mempromosikan dialog antaragama adalah bagian dari usaha ini.</p><p><strong>Pendidikan Agama:</strong> Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai agama dan keyakinan yang berbeda dapat membantu mewujudkan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa."</p><p><strong>Pemberdayaan Komunitas Keagamaan:</strong> Komunitas keagamaan dapat berperan dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan. Mereka dapat bekerja sama dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang memupuk persatuan.</p><p><strong>Menghormati Kebebasan Beragama:</strong> Warga negara harus menghormati hak setiap individu untuk beribadah sesuai dengan agamanya tanpa gangguan.</p><p><strong>Penghindaran Ekstremisme Agama:</strong> Mencegah dan menghindari ekstremisme agama adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan kerukunan dalam masyarakat.</p><p><strong>Partisipasi dalam Pembangunan Berlandaskan Nilai-Nilai Ketuhanan:</strong> Masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika yang sesuai dengan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa."</p><p><strong>Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat:</strong> Mendorong pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya prinsip ini dalam konstitusi adalah langkah penting dalam mewujudkannya.</p><p>Penting untuk diingat bahwa "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam konteks UUD NRI Tahun 1945 bukan hanya tentang aspek agama, tetapi juga tentang persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap semua bentuk keyakinan dan kepercayaan dalam masyarakat.</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Pokok pikiran pertama pembukaan UUD NRI Tahun 1945 adalah "Ketuhanan Yang Maha Esa." Untuk mewujudkan prinsip ini, warga negara Indonesia dapat melakukan berbagai upaya, antara lain:

Penghormatan Terhadap Kebebasan Beragama: Warga negara harus menghormati kebebasan beragama sesuai dengan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa." Ini mencakup menghargai beragama sesama warga negara tanpa diskriminasi.

Memajukan Toleransi Antaragama: Mendorong toleransi dan kerukunan antaragama adalah cara untuk menghormati prinsip tersebut. Mengatasi konflik agama dan mempromosikan dialog antaragama adalah bagian dari usaha ini.

Pendidikan Agama: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai agama dan keyakinan yang berbeda dapat membantu mewujudkan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa."

Pemberdayaan Komunitas Keagamaan: Komunitas keagamaan dapat berperan dalam mempromosikan toleransi dan kerukunan. Mereka dapat bekerja sama dalam kegiatan sosial dan keagamaan yang memupuk persatuan.

Menghormati Kebebasan Beragama: Warga negara harus menghormati hak setiap individu untuk beribadah sesuai dengan agamanya tanpa gangguan.

Penghindaran Ekstremisme Agama: Mencegah dan menghindari ekstremisme agama adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan kerukunan dalam masyarakat.

Partisipasi dalam Pembangunan Berlandaskan Nilai-Nilai Ketuhanan: Masyarakat dapat berpartisipasi dalam pembangunan negara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika yang sesuai dengan prinsip "Ketuhanan Yang Maha Esa."

Pendidikan dan Kesadaran Masyarakat: Mendorong pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya prinsip ini dalam konstitusi adalah langkah penting dalam mewujudkannya.

Penting untuk diingat bahwa "Ketuhanan Yang Maha Esa" dalam konteks UUD NRI Tahun 1945 bukan hanya tentang aspek agama, tetapi juga tentang persatuan, toleransi, dan penghargaan terhadap semua bentuk keyakinan dan kepercayaan dalam masyarakat.

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

41

3.5

Jawaban terverifikasi