Aris A

05 Agustus 2023 22:50

Iklan

Aris A

05 Agustus 2023 22:50

Pertanyaan

1. Keterkaitan iklim Indonesia dengan cuaca di lingkungan sekitar? 2. Pengaruh iklim Indonesia dengan kondisi sosial budaya di lingkungan sekitar? 3.pengaruh cuaca Indonesia terhadap kegiatan sehari-hari!

1. Keterkaitan iklim Indonesia dengan cuaca di lingkungan sekitar? 

2. Pengaruh iklim Indonesia dengan kondisi sosial budaya di lingkungan sekitar? 

3.pengaruh cuaca Indonesia terhadap kegiatan sehari-hari! 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

04

:

04

:

11

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

05 Agustus 2023 23:15

Jawaban terverifikasi

1. Iklim Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cuaca di lingkungan sekitarnya. Indonesia terletak di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta dilintasi oleh garis khatulistiwa. Faktor-faktor ini menyebabkan terbentuknya fenomena seperti musim hujan dan musim kemarau. Pola angin, suhu permukaan laut, dan curah hujan di wilayah Indonesia berkontribusi pada pembentukan cuaca regional. El Nino dan La Nina, yang terjadi dalam siklus berkepanjangan, memengaruhi suhu permukaan laut di Samudra Pasifik dan dapat berdampak besar pada pola cuaca di Indonesia dan negara-negara tetangga. El Nino cenderung mengakibatkan kekeringan dan panas berlebih di beberapa wilayah, sementara La Nina sering terkait dengan hujan lebat dan banjir. Selain itu, topografi Indonesia yang beragam, seperti pegunungan dan laut, juga memainkan peran dalam membentuk pola cuaca lokal. Gunung-gunung besar dapat mempengaruhi pembentukan awan dan distribusi hujan, sedangkan laut mempengaruhi penguapan dan kelembaban udara. Dengan demikian, keterkaitan iklim Indonesia dengan cuaca di lingkungan sekitarnya sangat kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk letak geografis, suhu permukaan laut, dan fenomena global seperti El Nino dan La Nina. 2. Pengaruh iklim Indonesia terhadap kondisi sosial budaya di lingkungan sekitarnya dapat dirasakan melalui beberapa aspek: 1. **Pertanian dan Mata Pencaharian**: Kondisi iklim mempengaruhi hasil pertanian dan mata pencaharian masyarakat. Musim hujan dan kemarau akan berdampak pada produksi tanaman pangan dan hasil pertanian lainnya, yang pada gilirannya memengaruhi ketersediaan makanan dan penghasilan masyarakat. Perubahan dalam pola hujan dan suhu dapat memicu perubahan dalam sistem pertanian dan mata pencaharian tradisional. 2. **Adat dan Ritual**: Cuaca dan iklim sering memainkan peran penting dalam adat dan ritual masyarakat. Misalnya, di beberapa daerah, musim hujan dan kemarau dapat menentukan waktu untuk pelaksanaan upacara adat tertentu atau aktivitas keagamaan. Pola iklim yang berubah dapat mengganggu kalender tradisional dan ritual masyarakat. 3. **Budaya Makanan dan Tradisi Kuliner**: Kondisi iklim dapat mempengaruhi ketersediaan bahan makanan lokal dan tradisional. Pola hujan yang tidak biasa atau perubahan suhu dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman dan hewan peliharaan yang menjadi bahan makanan utama. Hal ini bisa berdampak pada budaya makanan dan tradisi kuliner di suatu daerah. 4. **Kebudayaan Laut dan Pesisir**: Kondisi iklim juga memainkan peran dalam kehidupan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Pemanasan global dan peningkatan suhu permukaan laut dapat berdampak pada stok ikan dan ekosistem laut, yang pada gilirannya memengaruhi mata pencaharian nelayan dan kebudayaan terkait laut. 5. **Kehidupan Sosial dan Ekonomi**: Perubahan iklim bisa memicu bencana alam seperti banjir, tanah longsor, atau kekeringan. Hal ini dapat mengganggu kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, serta menimbulkan tantangan dalam hal pemulihan dan pembangunan. Dengan demikian, iklim Indonesia memiliki pengaruh yang dalam terhadap kondisi sosial budaya di lingkungan sekitarnya, memengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari dan tradisi masyarakat. 3. Cuaca Indonesia memiliki dampak yang signifikan terhadap berbagai kegiatan sehari-hari penduduk. Contohnya, selama musim hujan yang sering terjadi di beberapa wilayah, banjir dan longsor dapat mengganggu transportasi, menghambat pergerakan, dan merusak infrastruktur. Cuaca buruk juga dapat mempengaruhi produksi pertanian dan pasokan pangan. Selain itu, cuaca yang ekstrem seperti panas berlebih atau kekeringan dapat memengaruhi kesehatan masyarakat. Panas yang ekstrem dapat menyebabkan kelelahan panas dan bahkan masalah kesehatan serius, sementara kekeringan dapat mempengaruhi pasokan air bersih untuk keperluan minum dan irigasi. Cuaca juga dapat mempengaruhi sektor pariwisata. Saat cuaca cerah dan hangat, destinasi wisata pantai dan alam seringkali lebih menarik bagi para wisatawan. Namun, cuaca buruk seperti hujan terus-menerus atau badai dapat mengurangi jumlah wisatawan yang datang. Selain itu, cuaca juga dapat mempengaruhi aktivitas luar ruangan seperti olahraga, acara pertemuan, dan rekreasi. Jika cuaca buruk, aktivitas ini mungkin harus ditunda atau dibatalkan. Dengan demikian, cuaca Indonesia memiliki pengaruh yang luas terhadap berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasuk transportasi, pertanian, kesehatan, pariwisata, dan aktivitas luar ruangan. 3.


Iklan

Vincent M

Community

30 September 2023 10:29

Jawaban terverifikasi

<p><strong>1.Keterkaitan Iklim Indonesia dengan Cuaca di Lingkungan Sekitar:</strong></p><p><strong>Monsun:</strong> Indonesia terletak di kawasan tropis dan mengalami perubahan musim hujan dan kemarau karena pengaruh musim monsun. Musim hujan, yang terjadi sekitar November hingga Maret, membawa curah hujan tinggi, sementara musim kemarau, yang terjadi sekitar April hingga Oktober, cenderung kering. Keterkaitan ini memengaruhi cuaca di sekitar Indonesia, termasuk negara-negara tetangga di Asia Tenggara.</p><p><strong>El Niño dan La Niña:</strong> Peristiwa El Niño dan La Niña, yang merupakan bagian dari fenomena ENSO (El Niño-Southern Oscillation), dapat memengaruhi iklim dan cuaca di wilayah sekitar Indonesia. El Niño cenderung menghasilkan musim kemarau yang lebih panjang dan kering, sementara La Niña dapat membawa musim hujan yang lebih basah dan intens.</p><p><strong>2.Pengaruh Iklim Indonesia dengan Kondisi Sosial Budaya di Lingkungan Sekitar:</strong></p><p><strong>Pertanian:</strong> Kondisi iklim memengaruhi pertanian, yang merupakan mata pencaharian utama bagi banyak masyarakat di Indonesia dan negara-negara tetangga. Musim hujan dan musim kemarau memengaruhi tanaman dan produksi pertanian, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.</p><p><strong>Perubahan Lingkungan:</strong> Kondisi iklim, termasuk peningkatan suhu global dan perubahan iklim, dapat memengaruhi lingkungan alam, seperti ekosistem hutan hujan tropis di Indonesia. Ini memiliki dampak besar pada keanekaragaman hayati dan budaya masyarakat adat yang bergantung pada hutan.</p><p><strong>Kebudayaan:</strong> Sebagian besar budaya di Indonesia dan Asia Tenggara terkait erat dengan alam dan lingkungan sekitar. Perubahan dalam pola cuaca dan musim dapat memengaruhi tradisi, upacara, dan cara hidup masyarakat.</p><p><strong>3.Pengaruh Cuaca Indonesia terhadap Kegiatan Sehari-hari:</strong></p><p><strong>Transportasi:</strong> Cuaca, terutama dalam hal curah hujan yang tinggi, dapat memengaruhi mobilitas dan transportasi di Indonesia dan wilayah tetangga. Banjir dan longsor yang terjadi selama musim hujan dapat menghambat perjalanan dan distribusi barang.</p><p><strong>Pertanian dan Perikanan:</strong> Kegiatan pertanian dan perikanan sangat dipengaruhi oleh cuaca. Musim hujan yang cukup adalah penting untuk pertumbuhan tanaman dan produksi ikan. Kekeringan selama musim kemarau dapat mengganggu pasokan pangan.</p><p><strong>Kesehatan:</strong> Cuaca juga memengaruhi kesehatan masyarakat. Musim hujan sering kali berhubungan dengan peningkatan penyakit yang ditularkan oleh air seperti demam berdarah. Selain itu, perubahan iklim dapat memengaruhi persebaran penyakit tertentu.</p><p>Dengan demikian, iklim dan cuaca di Indonesia berperan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah tersebut dan negara-negara tetangga. Perubahan dalam iklim dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ekonomi, lingkungan, dan budaya masyarakat di seluruh kawasan ini.</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

1.Keterkaitan Iklim Indonesia dengan Cuaca di Lingkungan Sekitar:

Monsun: Indonesia terletak di kawasan tropis dan mengalami perubahan musim hujan dan kemarau karena pengaruh musim monsun. Musim hujan, yang terjadi sekitar November hingga Maret, membawa curah hujan tinggi, sementara musim kemarau, yang terjadi sekitar April hingga Oktober, cenderung kering. Keterkaitan ini memengaruhi cuaca di sekitar Indonesia, termasuk negara-negara tetangga di Asia Tenggara.

El Niño dan La Niña: Peristiwa El Niño dan La Niña, yang merupakan bagian dari fenomena ENSO (El Niño-Southern Oscillation), dapat memengaruhi iklim dan cuaca di wilayah sekitar Indonesia. El Niño cenderung menghasilkan musim kemarau yang lebih panjang dan kering, sementara La Niña dapat membawa musim hujan yang lebih basah dan intens.

2.Pengaruh Iklim Indonesia dengan Kondisi Sosial Budaya di Lingkungan Sekitar:

Pertanian: Kondisi iklim memengaruhi pertanian, yang merupakan mata pencaharian utama bagi banyak masyarakat di Indonesia dan negara-negara tetangga. Musim hujan dan musim kemarau memengaruhi tanaman dan produksi pertanian, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.

Perubahan Lingkungan: Kondisi iklim, termasuk peningkatan suhu global dan perubahan iklim, dapat memengaruhi lingkungan alam, seperti ekosistem hutan hujan tropis di Indonesia. Ini memiliki dampak besar pada keanekaragaman hayati dan budaya masyarakat adat yang bergantung pada hutan.

Kebudayaan: Sebagian besar budaya di Indonesia dan Asia Tenggara terkait erat dengan alam dan lingkungan sekitar. Perubahan dalam pola cuaca dan musim dapat memengaruhi tradisi, upacara, dan cara hidup masyarakat.

3.Pengaruh Cuaca Indonesia terhadap Kegiatan Sehari-hari:

Transportasi: Cuaca, terutama dalam hal curah hujan yang tinggi, dapat memengaruhi mobilitas dan transportasi di Indonesia dan wilayah tetangga. Banjir dan longsor yang terjadi selama musim hujan dapat menghambat perjalanan dan distribusi barang.

Pertanian dan Perikanan: Kegiatan pertanian dan perikanan sangat dipengaruhi oleh cuaca. Musim hujan yang cukup adalah penting untuk pertumbuhan tanaman dan produksi ikan. Kekeringan selama musim kemarau dapat mengganggu pasokan pangan.

Kesehatan: Cuaca juga memengaruhi kesehatan masyarakat. Musim hujan sering kali berhubungan dengan peningkatan penyakit yang ditularkan oleh air seperti demam berdarah. Selain itu, perubahan iklim dapat memengaruhi persebaran penyakit tertentu.

Dengan demikian, iklim dan cuaca di Indonesia berperan penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat di wilayah tersebut dan negara-negara tetangga. Perubahan dalam iklim dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap ekonomi, lingkungan, dan budaya masyarakat di seluruh kawasan ini.

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

8

5.0

Jawaban terverifikasi