Shaa S

18 September 2023 12:53

Iklan

Shaa S

18 September 2023 12:53

Pertanyaan

1. Gunung meletus Faktor iklim yang berpengaruh? dan nama negara ASEAN nya 2. Tanah longsor Faktor iklim yang berpengaruh? dan nama negara ASEAN nya 3. Tsunami Faktor iklim yang berpengaruh? dan nama negara ASEAN nya 4. Gempa bumi Faktor iklim yang berpengaruh? dan nama negara ASEAN nya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

21

:

16

:

07

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Tyara T

19 September 2023 11:24

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Gunung Meletus:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Faktor iklim yang dapat mempengaruhi aktivitas gunung berapi adalah curah hujan yang signifikan. Hujan yang berlebihan dapat merusak dinding kubah gunung berapi dan menyebabkan erosi, yang mungkin memicu letusan. Di daerah tropis, seperti di ASEAN, curah hujan yang tinggi dapat menjadi faktor yang berpengaruh.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Contoh negara ASEAN yang memiliki gunung berapi adalah Indonesia, yang memiliki banyak gunung berapi aktif, seperti Gunung Merapi dan Gunung Agung.</li></ul><p><strong>Tanah Longsor:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Curah hujan yang tinggi dan perubahan iklim dapat mempengaruhi tanah longsor. Hujan berkepanjangan atau hujan lebat dapat jenuhkan tanah dan membuatnya tidak stabil, meningkatkan risiko tanah longsor.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Beberapa negara ASEAN yang rentan terhadap tanah longsor adalah Indonesia, Malaysia, dan Filipina.</li></ul><p><strong>Tsunami:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Tsunami biasanya disebabkan oleh aktivitas seismik di dasar laut, seperti gempa bumi di bawah laut atau letusan gunung berapi di bawah air. Faktor iklim tidak secara langsung mempengaruhi terjadinya tsunami.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Negara-negara ASEAN yang berada di wilayah pesisir Samudra Hindia dan Pasifik, seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina, memiliki risiko tinggi terhadap tsunami.</li></ul><p><strong>Gempa Bumi:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Gempa bumi terutama dipengaruhi oleh aktivitas geologis dan pergeseran lempeng tektonik, bukan faktor iklim.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Banyak negara ASEAN terletak di zona tektonik aktif, sehingga rentan terhadap gempa bumi. Contoh negara ASEAN yang sering mengalami gempa adalah Indonesia, Filipina, dan Malaysia.</li></ul>

Gunung Meletus:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Faktor iklim yang dapat mempengaruhi aktivitas gunung berapi adalah curah hujan yang signifikan. Hujan yang berlebihan dapat merusak dinding kubah gunung berapi dan menyebabkan erosi, yang mungkin memicu letusan. Di daerah tropis, seperti di ASEAN, curah hujan yang tinggi dapat menjadi faktor yang berpengaruh.
  • Nama Negara ASEAN: Contoh negara ASEAN yang memiliki gunung berapi adalah Indonesia, yang memiliki banyak gunung berapi aktif, seperti Gunung Merapi dan Gunung Agung.

Tanah Longsor:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Curah hujan yang tinggi dan perubahan iklim dapat mempengaruhi tanah longsor. Hujan berkepanjangan atau hujan lebat dapat jenuhkan tanah dan membuatnya tidak stabil, meningkatkan risiko tanah longsor.
  • Nama Negara ASEAN: Beberapa negara ASEAN yang rentan terhadap tanah longsor adalah Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Tsunami:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Tsunami biasanya disebabkan oleh aktivitas seismik di dasar laut, seperti gempa bumi di bawah laut atau letusan gunung berapi di bawah air. Faktor iklim tidak secara langsung mempengaruhi terjadinya tsunami.
  • Nama Negara ASEAN: Negara-negara ASEAN yang berada di wilayah pesisir Samudra Hindia dan Pasifik, seperti Indonesia, Thailand, dan Filipina, memiliki risiko tinggi terhadap tsunami.

Gempa Bumi:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Gempa bumi terutama dipengaruhi oleh aktivitas geologis dan pergeseran lempeng tektonik, bukan faktor iklim.
  • Nama Negara ASEAN: Banyak negara ASEAN terletak di zona tektonik aktif, sehingga rentan terhadap gempa bumi. Contoh negara ASEAN yang sering mengalami gempa adalah Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 03:18

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Gunung Meletus:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Curah hujan yang tinggi dapat memicu gunung meletus dengan meningkatkan infiltrasi air ke dalam rongga-rongga gunung. Saat air mencapai magma yang panas, dapat menyebabkan proses pembentukan uap yang bertekanan tinggi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan letusan gunung.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Indonesia (misalnya Gunung Merapi di Jawa Tengah).</li></ul><p><strong>Tanah Longsor:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Hujan deras dapat menyebabkan tanah longsor dengan merendam tanah, membuatnya tidak stabil dan mudah longsor. Pencairan salju atau es juga dapat menjadi faktor dalam tanah longsor di daerah yang bersalju.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Misalnya Malaysia (seperti yang terjadi di daerah-daerah berbukit seperti Cameron Highlands).</li></ul><p><strong>Tsunami:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Tsunami sering kali dipicu oleh gempa bumi yang terjadi di bawah laut. Gempa bumi ini dapat terjadi akibat adanya aktivitas tektonik di dasar laut, seperti subduksi lempeng tektonik.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Misalnya Indonesia (seperti yang terjadi setelah Gempa dan Tsunami di Aceh pada tahun 2004).</li></ul><p><strong>Gempa Bumi:</strong></p><ul><li><strong>Faktor Iklim yang Berpengaruh:</strong> Iklim tidak secara langsung menyebabkan gempa bumi, tetapi perubahan tekanan air tanah yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi atau pencairan es di daerah berbukit atau pegunungan dapat mempengaruhi ketegangan di dalam kerak bumi dan menyebabkan gempa bumi.</li><li><strong>Nama Negara ASEAN:</strong> Misalnya Filipina (seperti gempa bumi yang sering terjadi di sepanjang Cincin Api Pasifik)</li></ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Gunung Meletus:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Curah hujan yang tinggi dapat memicu gunung meletus dengan meningkatkan infiltrasi air ke dalam rongga-rongga gunung. Saat air mencapai magma yang panas, dapat menyebabkan proses pembentukan uap yang bertekanan tinggi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan letusan gunung.
  • Nama Negara ASEAN: Indonesia (misalnya Gunung Merapi di Jawa Tengah).

Tanah Longsor:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Hujan deras dapat menyebabkan tanah longsor dengan merendam tanah, membuatnya tidak stabil dan mudah longsor. Pencairan salju atau es juga dapat menjadi faktor dalam tanah longsor di daerah yang bersalju.
  • Nama Negara ASEAN: Misalnya Malaysia (seperti yang terjadi di daerah-daerah berbukit seperti Cameron Highlands).

Tsunami:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Tsunami sering kali dipicu oleh gempa bumi yang terjadi di bawah laut. Gempa bumi ini dapat terjadi akibat adanya aktivitas tektonik di dasar laut, seperti subduksi lempeng tektonik.
  • Nama Negara ASEAN: Misalnya Indonesia (seperti yang terjadi setelah Gempa dan Tsunami di Aceh pada tahun 2004).

Gempa Bumi:

  • Faktor Iklim yang Berpengaruh: Iklim tidak secara langsung menyebabkan gempa bumi, tetapi perubahan tekanan air tanah yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi atau pencairan es di daerah berbukit atau pegunungan dapat mempengaruhi ketegangan di dalam kerak bumi dan menyebabkan gempa bumi.
  • Nama Negara ASEAN: Misalnya Filipina (seperti gempa bumi yang sering terjadi di sepanjang Cincin Api Pasifik)

 

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

16

3.5

Jawaban terverifikasi