Melita N

12 Oktober 2021 07:18

Iklan

Melita N

12 Oktober 2021 07:18

Pertanyaan

"Sebutkan perbedaan antara teori konsentris dengan teori inti ganda! "

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

08

:

36

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Dede P

14 Oktober 2021 17:21

Jawaban terverifikasi

Hallo Melita, kakak bantu jawab ya:) Teori Konsentris diperkenalkan Ernest W Burgess. Teorinya ini berdasarkan hasil pengamatannya terhadap kota Chicago tahun 1923. Menurut teori ini, manusia punya kecenderungan alamiah untuk berada sedekat mungkin dengan pusat kota. Untuk mewujudkan itu, dikembangkan kota berbentuk konsentrik dengan pusat kota sebagai intinya. Teori inti ganda dicetuskan oleh CD Harris dan FL Ullman (1945). Menurut teori ini, satu kota tidak hanya terdapat satu CBD saja, tetapi bisa beberapa CBD. Menurut teori inti ganda, pertumbuhan kota satelit terjadi bila besaran kota telah mencapai ukuran tertentu. Jadi, jawaban dari perbedaan dari Teori Konsentris dan Inti Ganda adalah dalam hal pembagian zona perkotaan. Berdasarkan Teori Konsentris, kota dibagi menjadi lima zona, yakni: 1. Zona pusat daerah kegiatan (PDK) atau CBD (central business district) Zona CBD ini terdapat toko-toko besar, bangunan kantor, bank, rumah makan, pusat bisnis, dan sebagainya 2. Zona peralihan atau transisi Daerah ini terikat dengan zona pusat daerah kegiatan. Penggunaannya campuran antara pusat usaha dengan permukiman. Masyarakat yang tinggal di daerah peralihan ekonominya tergolong miskin. Dalam perencanaan pembangunan kota, zona ini diubah menjadi kompleks perhotelan, parkir, dan jalan utama yang menghubungkan dengan daerah luarnya. 3. Zona permukiman kelas proletar Zona ini dihuni pekerja kelas rendahan. Rumah-rumah yang ada di zona ini kecil-kecil. 4. Zona permukiman kelas menengah (residential zone) Pekerja kelas menengah dengan keahlian dan pendidikan umumnya tinggal di zona ini. Kondisi rumahnya lebih baik. 5. Zona permukiman elit Dihuni orang-orang dengan perekonomian baik seperti pengusaha dan pejabat. 6. Zona penglajur (commuters zone) Zona ini adalah daerah pinggiran yang warganya bekerja di kota dan harus pulang pergi cukup jauh. Sementara, Pembagian zona perkotaan berdasarkan teori inti ganda yakni: Zona 1: zona PDK (CBD) Zona 2: zona grosir dan manufaktur Zona 3: zona permukiman kelas rendah Zona 4: zona permukiman kelas menengah Zona 5: zona permukiman kelas tinggi Zona 6: zona daerah manufaktur berat Zona 7: zona daerah luar PDK Zona 8: zona daerah permukiman sub urban Zona 9: zona daerah industri sub urban Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

indonesia merupakan negara yang sangat subur yang mana sektor pertanian sangat berpotensi untuk menjadi pendorong kemajuan nasional, namun saaat ini sektor agrikutur masih mengalami banyak hambatan, jelaskan yang menjadi penghambat perkembangan agrikultur di indonesia

42

3.7

Jawaban terverifikasi