Keysha D

07 November 2023 23:14

Iklan

Keysha D

07 November 2023 23:14

Pertanyaan

"perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu" beri pengertian dan contoh!

"perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu" 

beri pengertian dan contoh!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

05

:

43

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

08 November 2023 00:26

Jawaban terverifikasi

<p>Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Perubahan sosial dapat terjadi secara cepat atau lambat, direncanakan atau tidak direncanakan, dan bersifat progresif atau regresif.</p><p>Agama adalah sistem kepercayaan dan praktik yang berkaitan dengan hal-hal yang dianggap suci dan transendental. Agama dapat berperan sebagai sistem nilai, sistem norma, dan sistem pengendalian sosial dalam masyarakat.</p><p>Perubahan sosial dan agama dapat saling mempengaruhi dalam sebuah sistem sosial tertentu. Perubahan sosial dapat mempengaruhi agama, dan agama juga dapat mempengaruhi perubahan sosial.</p><p>Berikut adalah beberapa contoh hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu:</p><ul><li><strong>Perubahan sosial dapat menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan.</strong> Misalnya, perubahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi dapat menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan, seperti penggunaan teknologi dalam ibadah atau penyebaran agama baru.</li><li><strong>Agama dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial.</strong> Misalnya, agama dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk melakukan perubahan sosial, seperti dalam gerakan reformasi sosial atau gerakan perlawanan terhadap penjajahan.</li><li><strong>Agama dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial.</strong> Misalnya, agama dapat menjadi pemicu konflik sosial jika terjadi perbedaan pemahaman atau interpretasi terhadap ajaran agama.</li></ul><p>Berikut adalah contoh hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam masyarakat Indonesia:</p><ul><li><strong>Perubahan sosial yang disebabkan oleh modernisasi telah menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan di Indonesia.</strong> Misalnya, semakin banyak orang Indonesia yang mengadopsi gaya hidup modern, seperti menggunakan teknologi dalam ibadah atau memilih pakaian yang tidak sesuai dengan ajaran agama.</li><li><strong>Agama Islam telah menjadi faktor pendorong perubahan sosial di Indonesia.</strong> Misalnya, agama Islam telah menjadi motivasi bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan gerakan reformasi sosial, seperti gerakan kemerdekaan Indonesia atau gerakan anti-korupsi.</li><li><strong>Agama Islam juga dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial di Indonesia.</strong> Misalnya, agama Islam telah menjadi pemicu konflik sosial, seperti dalam kasus konflik antarumat beragama atau kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum ulama.</li></ul><p>Secara umum, hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu dapat bersifat positif atau negatif. Hubungan yang positif dapat terjadi jika perubahan sosial dan agama dapat saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Hubungan yang negatif dapat terjadi jika perubahan sosial dan agama saling bertentangan atau saling menghambat satu sama lain.</p>

Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat. Perubahan sosial dapat terjadi secara cepat atau lambat, direncanakan atau tidak direncanakan, dan bersifat progresif atau regresif.

Agama adalah sistem kepercayaan dan praktik yang berkaitan dengan hal-hal yang dianggap suci dan transendental. Agama dapat berperan sebagai sistem nilai, sistem norma, dan sistem pengendalian sosial dalam masyarakat.

Perubahan sosial dan agama dapat saling mempengaruhi dalam sebuah sistem sosial tertentu. Perubahan sosial dapat mempengaruhi agama, dan agama juga dapat mempengaruhi perubahan sosial.

Berikut adalah beberapa contoh hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu:

  • Perubahan sosial dapat menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan. Misalnya, perubahan sosial yang disebabkan oleh globalisasi dapat menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan, seperti penggunaan teknologi dalam ibadah atau penyebaran agama baru.
  • Agama dapat menjadi faktor pendorong perubahan sosial. Misalnya, agama dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk melakukan perubahan sosial, seperti dalam gerakan reformasi sosial atau gerakan perlawanan terhadap penjajahan.
  • Agama dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial. Misalnya, agama dapat menjadi pemicu konflik sosial jika terjadi perbedaan pemahaman atau interpretasi terhadap ajaran agama.

Berikut adalah contoh hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam masyarakat Indonesia:

  • Perubahan sosial yang disebabkan oleh modernisasi telah menyebabkan perubahan dalam praktik keagamaan di Indonesia. Misalnya, semakin banyak orang Indonesia yang mengadopsi gaya hidup modern, seperti menggunakan teknologi dalam ibadah atau memilih pakaian yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
  • Agama Islam telah menjadi faktor pendorong perubahan sosial di Indonesia. Misalnya, agama Islam telah menjadi motivasi bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan gerakan reformasi sosial, seperti gerakan kemerdekaan Indonesia atau gerakan anti-korupsi.
  • Agama Islam juga dapat menjadi faktor penghambat perubahan sosial di Indonesia. Misalnya, agama Islam telah menjadi pemicu konflik sosial, seperti dalam kasus konflik antarumat beragama atau kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum ulama.

Secara umum, hubungan antara perubahan sosial dan agama dalam sebuah sistem sosial tertentu dapat bersifat positif atau negatif. Hubungan yang positif dapat terjadi jika perubahan sosial dan agama dapat saling melengkapi dan mendukung satu sama lain. Hubungan yang negatif dapat terjadi jika perubahan sosial dan agama saling bertentangan atau saling menghambat satu sama lain.


Iklan

Salsabila M

Community

09 Maret 2024 23:19

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Perubahan Sosial:</strong> Perubahan sosial merujuk pada transformasi atau pergeseran dalam tata nilai, norma, struktur sosial, dan interaksi di dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial dapat melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti teknologi, ekonomi, budaya, dan politik. Perubahan ini bisa bersifat bertahap atau mendadak, serta dapat timbul dari berbagai faktor, termasuk inovasi, konflik, atau perubahan lingkungan.</p><p><i>Contoh Perubahan Sosial:</i> Pengenalan teknologi informasi dan internet telah membawa perubahan sosial yang signifikan dalam banyak masyarakat. Misalnya, perubahan dalam pola komunikasi, gaya hidup, dan cara kerja, yang semuanya dapat mempengaruhi struktur sosial dan interaksi antarindividu.</p><p><strong>Perubahan Agama:</strong> Perubahan agama berkaitan dengan perubahan dalam keyakinan, praktik keagamaan, dan nilai-nilai spiritual di dalam suatu komunitas. Perubahan ini dapat mencakup perubahan dalam interpretasi ajaran agama, adaptasi terhadap perubahan sosial, atau pergeseran demografis yang mempengaruhi komposisi agama dalam masyarakat.</p><p><i>Contoh Perubahan Agama:</i> Sebuah masyarakat yang sebelumnya didominasi oleh satu agama mungkin mengalami perubahan ketika terjadi migrasi besar-besaran atau pengaruh global. Hal ini dapat memicu pertumbuhan kelompok agama lain atau adopsi praktik keagamaan yang berbeda dalam masyarakat tersebut.</p><p><strong>Hubungan Antara Perubahan Sosial dan Agama:</strong> Perubahan sosial dan agama dapat saling memengaruhi. Ketika terjadi perubahan besar dalam struktur sosial atau nilai-nilai masyarakat, agama sering kali menjadi salah satu entitas yang terpengaruh. Sebaliknya, agama juga dapat menjadi agen perubahan sosial dengan memainkan peran dalam membentuk nilai-nilai dan norma-norma baru.</p><p><i>Contoh Hubungan:</i> Dalam masyarakat yang mengalami modernisasi dengan cepat, perubahan sosial seperti urbanisasi dan globalisasi dapat membawa perubahan dalam cara orang berpikir dan berinteraksi. Agama dalam konteks ini mungkin mengalami adaptasi atau reinterpretasi untuk tetap relevan dalam dinamika sosial yang berubah, atau sebaliknya, agama dapat menjadi sumber resistensi terhadap perubahan yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan tradisional.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Perubahan Sosial: Perubahan sosial merujuk pada transformasi atau pergeseran dalam tata nilai, norma, struktur sosial, dan interaksi di dalam suatu masyarakat. Perubahan sosial dapat melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti teknologi, ekonomi, budaya, dan politik. Perubahan ini bisa bersifat bertahap atau mendadak, serta dapat timbul dari berbagai faktor, termasuk inovasi, konflik, atau perubahan lingkungan.

Contoh Perubahan Sosial: Pengenalan teknologi informasi dan internet telah membawa perubahan sosial yang signifikan dalam banyak masyarakat. Misalnya, perubahan dalam pola komunikasi, gaya hidup, dan cara kerja, yang semuanya dapat mempengaruhi struktur sosial dan interaksi antarindividu.

Perubahan Agama: Perubahan agama berkaitan dengan perubahan dalam keyakinan, praktik keagamaan, dan nilai-nilai spiritual di dalam suatu komunitas. Perubahan ini dapat mencakup perubahan dalam interpretasi ajaran agama, adaptasi terhadap perubahan sosial, atau pergeseran demografis yang mempengaruhi komposisi agama dalam masyarakat.

Contoh Perubahan Agama: Sebuah masyarakat yang sebelumnya didominasi oleh satu agama mungkin mengalami perubahan ketika terjadi migrasi besar-besaran atau pengaruh global. Hal ini dapat memicu pertumbuhan kelompok agama lain atau adopsi praktik keagamaan yang berbeda dalam masyarakat tersebut.

Hubungan Antara Perubahan Sosial dan Agama: Perubahan sosial dan agama dapat saling memengaruhi. Ketika terjadi perubahan besar dalam struktur sosial atau nilai-nilai masyarakat, agama sering kali menjadi salah satu entitas yang terpengaruh. Sebaliknya, agama juga dapat menjadi agen perubahan sosial dengan memainkan peran dalam membentuk nilai-nilai dan norma-norma baru.

Contoh Hubungan: Dalam masyarakat yang mengalami modernisasi dengan cepat, perubahan sosial seperti urbanisasi dan globalisasi dapat membawa perubahan dalam cara orang berpikir dan berinteraksi. Agama dalam konteks ini mungkin mengalami adaptasi atau reinterpretasi untuk tetap relevan dalam dinamika sosial yang berubah, atau sebaliknya, agama dapat menjadi sumber resistensi terhadap perubahan yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan tradisional.

 

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

14

0.0

Jawaban terverifikasi