Iklan

Iklan

Pertanyaan

Tunjukkan reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor reaksi redoks di bawah ini. a . Fe 2 ​ O 3 ​ + 3 CO → 2 Fe + 3 CO 2 ​ b . Cr 2 ​ O 3 ​ + 2 Al → Al 2 ​ O 3 ​ + 2 Cr c . CuO + H 2 ​ → Cu + H 2 ​ O

Tunjukkan reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, yang bertindak sebagai oksidator dan reduktor reaksi redoks di bawah ini.

 

Iklan

S. Lubis

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Pembahasan

Salah satu konsep dari reaksi redoks adalah perubahan bilangan oksidasi. Pengertian reaksi redoksberdasarkan perubahan biloks adalah sebagai berikut: Reduksi merupakan reaksi karena adanya penurunan bilangan oksidasi. Oksidasi merupakan reaksi karena adanya peningkatan bilangan oksidasi. Selain itu pada reaksi redoks terdapat istilah yang disebut dengan reduktor dan oksidator. Reduktor merupakan zat yang mengalami oksidasi. Oksidator merupakan zat yang mengalami reduksi. Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak adaperoksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi. Unsur Fe: ada di dan unsur bebas Fe. : Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Fe sebesar 0. Dengan demikian, Fe mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +3ke 0 (reduksi) sehingga merupakan oksidator. Unsur C: ada di dan . . Dengan demikian, C mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari +2 ke +4(oksidasi) sehingga merupakan reduktor. Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak adaperoksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi. Unsur Cr: ada di dan unsur bebas Cr. : Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Cr sebesar 0. Dengan demikian, Cr mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +3ke 0 (reduksi) sehingga merupakan oksidator. Unsur Al: ada diunsur bebas Al dan . Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Al sebesar 0. : Dengan demikian, Al mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0ke +3 (oksidasi) sehingga Almerupakan reduktor. Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak adaperoksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi. Unsur Cu: ada di dan unsur bebas Cu. : Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Cusebesar 0. Dengan demikian, Cumengalami penurunan bilangan oksidasi dari +2ke 0 (reduksi) sehingga merupakan oksidator. Unsur H: bilangan oksidasi unsur H sebesar +1 kecuali pada hidrida dan unsur bebas. Pada reaksi, ada unsur bebas H. Dengan demikian, H mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 ke +1 (oksidasi) sehingga sebagai reduktor. Jadi, kesimpulan jawaban untuk soal tersebut adalah: a. Oksidatornya adalah dan reduktornya adalah b. Oksidatornya adalah dan reduktornya adalah Al. c. Oksidatornya adalah dan reduktornya adalah

Salah satu konsep dari reaksi redoks adalah perubahan bilangan oksidasi. Pengertian reaksi redoks berdasarkan perubahan biloks adalah sebagai berikut:

  • Reduksi merupakan reaksi karena adanya penurunan bilangan oksidasi.
  • Oksidasi merupakan reaksi karena adanya peningkatan bilangan oksidasi.

Selain itu pada reaksi redoks terdapat istilah yang disebut dengan reduktor dan oksidator.

  •  Reduktor merupakan zat yang mengalami oksidasi.
  • Oksidator merupakan zat yang mengalami reduksi.

begin mathsize 14px style a point space Fe subscript 2 O subscript 3 and 3 C O yields 2 Fe and 3 C O subscript 2 end style 

Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak ada peroksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.

Unsur Fe: ada di begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style dan unsur bebas Fe.

begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Fe right parenthesis minus sign 6 end cell equals 0 row cell 2 cross times bo space Fe end cell equals cell plus 6 end cell row cell bo space Fe end cell equals cell fraction numerator plus 6 over denominator 2 end fraction end cell row cell bo space Fe end cell equals cell plus 3 end cell end table end style 

Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Fe sebesar 0. Dengan demikian, Fe mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +3 ke 0 (reduksi) sehingga begin mathsize 14px style Fe subscript 2 O subscript 3 end style merupakan oksidator.

Unsur C: ada di begin mathsize 14px style C O end style dan begin mathsize 14px style C O subscript 2 end style.

begin mathsize 14px style C O end style

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space C right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space C plus left parenthesis 1 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space C minus sign 2 end cell equals 0 row cell bo space C end cell equals cell plus 2 end cell end table end style 

begin mathsize 14px style C O subscript 2 end style.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space C right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space C plus left parenthesis 2 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space C minus sign 4 end cell equals 0 row cell bo space C end cell equals cell plus 4 end cell end table end style 

Dengan demikian, C mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari +2 ke +4 (oksidasi) sehingga begin mathsize 14px style C O end style merupakan reduktor.

begin mathsize 14px style b point space Cr subscript 2 O subscript 3 and 2 Al yields Al subscript 2 O subscript 3 and 2 Cr end style 

Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak ada peroksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.

Unsur Cr: ada di begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style dan unsur bebas Cr.

begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis minus sign 6 end cell equals 0 row cell 2 cross times bo space Cr end cell equals cell plus 6 end cell row cell bo space Cr end cell equals cell fraction numerator plus 6 over denominator 2 end fraction end cell row cell bo space Cr end cell equals cell plus 3 end cell end table end style 

Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Cr sebesar 0. Dengan demikian, Cr mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +3 ke 0 (reduksi) sehingga begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style merupakan oksidator.

Unsur Al: ada di unsur bebas Al dan begin mathsize 14px style Al subscript 2 O subscript 3 end style .

Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Al sebesar 0.

begin mathsize 14px style Al subscript 2 O subscript 3 end style:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space Al right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Al right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Al right parenthesis minus sign 6 end cell equals 0 row cell 2 cross times bo space Al end cell equals cell plus 6 end cell row cell bo space Al end cell equals cell fraction numerator plus 6 over denominator 2 end fraction end cell row cell bo space Al end cell equals cell plus 3 end cell end table end style 

Dengan demikian, Al mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 ke +3 (oksidasi) sehingga Al merupakan reduktor.

begin mathsize 14px style c point space Cu O and H subscript 2 yields Cu and H subscript 2 O end style 

Unsur O: bilangan oksidasi O sebesar -2, kecuali pada peroksida, superoksida, dan unsur bebas. Tidak ada peroksida, superoksida, dan unsur bebas, berarti atom O tidak mengalami perubahan bilangan oksidasi.

Unsur Cu: ada di begin mathsize 14px style Cu O end style dan unsur bebas Cu.

begin mathsize 14px style Cu O end style:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space Cu right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Cu plus left parenthesis 1 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Cu minus sign 2 end cell equals 0 row cell bo space Cu end cell equals cell plus 2 end cell end table end style 

Sebagai unsur bebas, bilangan oksidasi Cu sebesar 0. Dengan demikian, Cu mengalami penurunan bilangan oksidasi dari +2 ke 0 (reduksi) sehingga begin mathsize 14px style Cu O end style merupakan oksidator.

Unsur H: bilangan oksidasi unsur H sebesar +1 kecuali pada hidrida dan unsur bebas. Pada reaksi, ada unsur bebas H. Dengan demikian, H mengalami kenaikan bilangan oksidasi dari 0 ke +1 (oksidasi) sehingga begin mathsize 14px style H subscript 2 end style sebagai reduktor.

Jadi, kesimpulan jawaban untuk soal tersebut adalah:

a. Oksidatornya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose Fe subscript bold 2 O subscript bold 3 end enclose end style dan reduktornya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose C O bold point end enclose end style

b. Oksidatornya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose Cr subscript bold 2 O subscript bold 3 end enclose end style dan reduktornya adalah Al.

c. Oksidatornya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose Cu O end enclose end style dan reduktornya adalah begin mathsize 14px style bottom enclose H subscript bold 2 bold point end enclose end style

96

Aris Bumdes

Makasih ❤️

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Tentukan reaksi oksidasi dan reaksi reduksi, hasil oksidasi dan reduksinya, serta oksidator dan reduktornya dari reaksi berikut! 3 NO 2 ​ ( g ) + H 2 ​ O ( g ) → 2 HNO 3 ​ ( a q ) + NO ( g )

35

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia