Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi S dalam !

Pertanyaan

Tentukan bilangan oksidasi S dalam begin mathsize 14px style S O subscript bold 2 end style!undefined 

  1. ...undefined 

  2. ...undefined 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Senyawa begin mathsize 14px style S O subscript 2 end style merupakan senyawa netral, jadi jumlah bilangan oksidasi (biloks) dalam senyawa adalah sama dengan 0.


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space S space plus space 2 point Biloks space O space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space S space plus space 2 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis space end cell equals cell space 0 end cell row cell Biloks space S space end cell equals cell space plus 4 end cell end table end style


Jadi, bilangan oksidasi begin mathsize 14px style S end style dalam begin mathsize 14px style S O subscript 2 end style yaitu +4.space

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Nur

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 29 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tentukan bilangan oksidasi dari unsur yang digaris bawah berikut.

Pembahasan Soal:

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas adalah nol (0).
  2. Bilangan oksidasi atom F yaitu -1.
  3. Atom logam selalu mempunyai bilangan oksidasi positif dengan harga yang sesuai pada nomor golongannya, kecuali dengan logam transisi yang mempunyai biloks lebih dari satu.
    - Bilangan oksidasi logam golongan I A seperti Li, Na, K yaitu +1.
    - Bilangan oksidasi logam golongan II A seperti Mg, Ca, Ba yaitu +2.
    - Bilangan oksidasi logam Al yaitu +3.
  4. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan dengan unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  5. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  6. Jumlah seluruh bilangan oksidasi atom-atom penyusun ion poliatomik sama dengan muatan ion tersebut.
  7. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Untuk menentukan bilangan oksidasi atom S dalam senyawa begin mathsize 14px style Na subscript 2 bottom enclose S O subscript 4 end style menggunakan aturan pada poin 3, 5, dan 7.

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 2 cross times biloks space Na plus 1 cross times biloks space S plus 4 cross times biloks space O end cell equals 0 row cell 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus 1 cross times biloks space S plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell 2 plus biloks space S minus sign 8 end cell equals 0 row cell biloks space S end cell equals cell 0 minus sign 2 plus 8 end cell row cell biloks space S end cell equals cell plus 6 end cell end table end style 


Jadi, bilangan oksidasi atom S dalam senyawa begin mathsize 14px style Na subscript 2 bottom enclose S O subscript 4 end style adalah +6.undefined 

0

Roboguru

Tentukan OKSIDATOR , REDUKTOR , HASIL OKSIDASI , dan HASIL REDUKSI  pada reaksi berikut!

Pembahasan Soal:

Untuk menentukan bilangan oksidasi suatu unsur, perlu diketahui beberapa aturannya, antara lain unsur bebas memiliki bilangan oksidasi sebesar nol, bilangan oksidasi senyawa sama dengan muatannya, serta bilangan oksidasi unsur O sebesar -2 (oksida), -1 (peroksida), dan +2 (begin mathsize 14px style O F subscript 2 end style).

Dari aturan tersebut, didapatkan bahwa bilangan oksidasi S pada atom S dan O pada begin mathsize 14px style O subscript 2 end style sebesar 0, dimana atom S dan begin mathsize 14px style O subscript 2 end style merupakan unsur bebas. Selain itu, begin mathsize 14px style S O subscript 3 end style merupakan senyawa oksidasi, sehingga didapatkan bahwa bilangan oksidasi O pada begin mathsize 14px style S O subscript 3 end style sebesar -2. Untuk mengetahui bilangan oksidasi S pada begin mathsize 14px style S O subscript 3 end style, dilakukan perhitungan sebagai berikut:

begin mathsize 14px style left parenthesis biloks space S right parenthesis space plus space 3 left parenthesis biloks space O right parenthesis space equals space 0 left parenthesis biloks space S right parenthesis space plus space 3 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis space equals space 0 biloks space S space equals space plus 6 end style   


Bilangan oksidasi undefined dari undefined menjadi undefined mengalami perubahan dari 0 menjadi +6. Oleh karena itu, undefined mengalami reaksi oksidasi. Namun, Bilangan oksidasi undefined dari begin mathsize 14px style O subscript 2 end style menjadi undefined mengalami perubahan dari 0 menjadi -2. Oleh karena itu, O mengalami reaksi reduksi.

Oksidator adalah zat yang mengalami reduksi dan memiliki kemampuan untuk mengoksidasi zat lain, sedangkan reduktor adalah zat yang mengalami oksidasi dan memiliki kemampuan untuk mereduksi zat lain. Dari definisi ini, didapatkan bahwa undefined sebagai oksidator, S sebagai reduktor, serta undefined sebagai hasil oksidasi dan hasil reduksi.

Jadi, oksidator, reduktor, hasil oksidasi, dan hasil reduksi masing-masing adalah begin mathsize 14px style O subscript bold 2 bold comma bold space S bold comma bold space S O subscript bold 3 bold comma bold space S O subscript bold 3 end style undefined  

0

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi dari unsur yang digaris bawahi berikut!

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah penentuan jumlah muatan negatif atau positif dari suatu atom.

Aturan bilangan oksidasi 

 Na presubscript 11 space equals space 2 comma 8 comma 1 

elektron valensi 1 artinya melepaskan 1e sehingga nilai bilangan oksidasinya +1

O presubscript 8 space equals space 2 comma 6 

elektron valensi 6 artinya menerima 2e sehingga nilai bilangan oksidasinya -2. Jika O merupakan nonperoksida.

Sekarang. tentukan nilai bilangan oksidasi dari S.

begin mathsize 14px style 2 left parenthesis biloks space Na right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis biloks space O right parenthesis equals 0 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis equals 0 2 space plus space biloks space S space minus sign space 8 equals 0 biloks space S equals plus 6 end style 


Jadi, bilangan oksidasi unsur yang digaris bawahi adalah +6.undefined  

0

Roboguru

Tentukan biloks Fe dalam FeO!

Pembahasan Soal:

Dalam menentukan bilangan oksidasi (biloks) suatu atom, ada beberapa aturan yang harus diketahui, antara lain sebagai berikut:

  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa adalah 0
  • Bilangan oksidasi oksigen (begin mathsize 14px style O end style) dalam senyawa non-peroksida adalah -2

Sehingga,

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell open parentheses 1 cross times biloks space Fe close parentheses plus open parentheses 1 cross times biloks space O close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell open parentheses 1 cross times biloks space Fe close parentheses plus open parentheses 1 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis close parentheses space end cell equals cell space 0 end cell row cell biloks space Fe space end cell equals cell space plus 2 end cell end table end style 

Jadi, biloks Fe dalam Fe O adalah +2.

0

Roboguru

Tentukan nilai P dalam !

Pembahasan Soal:

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  2. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  3. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Untuk menentukan nilai bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style, kita dapat menggunakan ketiga aturan diatas. 

begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah senyawa netral dengan jumlah total biloks semua atom = 0.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 3 cross times biloks space H and biloks space P plus 4 cross times biloks space O end cell equals 0 row cell 3 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus biloks space P plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 3 right parenthesis plus biloks space P plus left parenthesis minus sign 8 right parenthesis end cell equals 0 row cell 3 plus biloks space P minus sign 8 end cell equals 0 row cell biloks space P end cell equals cell 0 minus sign 3 plus 8 end cell row cell biloks space P end cell equals cell plus 5 end cell end table 
 

Jadi, bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah +5.undefined 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved