Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi  dalam  dan !

Pertanyaan

Tentukan bilangan oksidasi begin mathsize 14px style S end style dalam begin mathsize 14px style H subscript bold 2 S O subscript bold 4 end style dan begin mathsize 14px style Na subscript bold 2 S O subscript bold 4 end style

Pembahasan Soal:

bilangan oksidasi undefined dalam undefined:


begin mathsize 14px style 2 left parenthesis biloks space H right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis biloks space O right parenthesis equals 0 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis equals 0 2 space plus space biloks space S space plus space left parenthesis minus sign 8 right parenthesis equals 0 biloks space S equals plus 6 end style 


bilangan oksidasi undefined dalam undefined:


begin mathsize 14px style 2 left parenthesis biloks space Na right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis biloks space O right parenthesis equals 0 2 left parenthesis plus 1 right parenthesis space plus space biloks space S space plus space 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis equals 0 2 space plus space biloks space S space plus space left parenthesis minus sign 8 right parenthesis equals 0 biloks space S equals plus 6 end style 


Jadi, bilangan oksidasi begin mathsize 14px style S end style dalam begin mathsize 14px style H subscript bold 2 S O subscript bold 4 end style adalah +6 dan begin mathsize 14px style Na subscript bold 2 S O subscript bold 4 end style adalah +6.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Tentukan biloks dari atom-atom berikut! Atom Cl dalam

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah muatan positif dan negatif pada suatu atom. Unsur yang biloksnya positif, biasanya merupakan atom-atom unsur logam, seperti Na, Fe, Mg, Ca, dan unsur logam lainnya. Sementara itu, unsur yang biloksnya negatif, biasanya atom-atom unsur nonlogam, seperti O, Cl, F, dan unsur nonlogam lainnya.

Berikut adalah penentuan biloks begin mathsize 14px style Ca open parentheses O Cl close parentheses subscript 2 end style :

  • atom Ca adalah golongan IIA sehingga biloksnya +2
  • atom O adalah golongan VIA sehingga biloksnya -2
  • Jumlah biloks begin mathsize 14px style Ca open parentheses O Cl close parentheses subscript 2 end style adalah 0 sesuai aturan penentuan biloks yaitu jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0.

(jumlah atom Ca x biloks Ca)+(jumlah atom O x biloks O)+(jumlah atom Cl x biloks Cl)=0

biloksCa+(2xbiloksO)+(2xbiloksCl)2+(2x2)+(2xbiloksCl)2+(4)+(2xbiloksCl)2xbiloksClbiloksCl=====000+2+1  

Dengan demikian, biloks atom Cl dalam begin mathsize 14px style Ca open parentheses O Cl close parentheses subscript 2 end style adalah +1.

0

Roboguru

Di antara senyawa krom di bawah ini yang atom kromnya mempunyai bilangan oksidasi +6 adalah .... Cr2​(SO4​)3​  K2​Cr2​O7​ CrI3​  K2​CrO4​

Pembahasan Soal:

Berikut adalah aturan hirarki penentuan bilangan oksidasi (biloks):

  1. Total biloks pada senyawa dan unsur bebas adalah 0, sedangkan total biloks pada ion sama dengan muatannya.
  2. Logam golongan IA, IIA, dan Al memiliki bilangan oksidasi +1, +2, dan +3 secara berturut-turut
  3. H dan F dalam senyawa memiliki biloks +1 dan -1 berturut-turut
  4. Oksigen memiliki bilangan oksidasi -2
  5. Unsur golongan VII A memiliki biloks -1
  6. Jika menemukan perselisihan atau ambiguitas dalam menetapkan biloks, terapkan aturan yang terlebih dahulu disebutkan diantara anturan di atas dan abaikan yang bertentangan.

Sehingga,

  1. karena senyawa Cr2(SO4)3 dapat diionkan:
    Cr2(SO4)32Cr3++3SO42 
    maka biloks Cr dalam senyawa Cr2(SO4)3 adalah +3.
     
  2. Biloks Cr pada K2Cr2O7
    2BiloksK+2BiloksCr+7BiloksO2(+1)+2BiloksCr+7(2)2BiloksCrBiloksCr====00+12+6 
     
  3. Biloks Cr pada CrI3 
    BiloksCr+3BiloksIBiloksCr+3(1)BiloksCr===00+3 
     
  4. Biloks Cr pada K2CrO4 
    2BiloksK+BiloksCr+4BiloksO2(+1)+BiloksCr+4(2)BiloksCr===00+6 

Dengan demikian senyawa yang atom Cr-nya memiliki biloks +6 adalah senyawa 2 dan 4.

Jadi, jawaban yang benar adalah C.

0

Roboguru

Tentukan nilai P dalam !

Pembahasan Soal:

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  2. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  3. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Untuk menentukan nilai bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style, kita dapat menggunakan ketiga aturan diatas. 

begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah senyawa netral dengan jumlah total biloks semua atom = 0.

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 3 cross times biloks space H and biloks space P plus 4 cross times biloks space O end cell equals 0 row cell 3 left parenthesis plus 1 right parenthesis plus biloks space P plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 3 right parenthesis plus biloks space P plus left parenthesis minus sign 8 right parenthesis end cell equals 0 row cell 3 plus biloks space P minus sign 8 end cell equals 0 row cell biloks space P end cell equals cell 0 minus sign 3 plus 8 end cell row cell biloks space P end cell equals cell plus 5 end cell end table 
 

Jadi, bilangan oksidasi atom P dalam begin mathsize 14px style H subscript 3 P O subscript 4 end style adalah +5.undefined 

0

Roboguru

Diantara reaksi-reaksi berikut yang atomnya mengalami perubahan bilangan oksidasi adalah ...

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi O pada begin mathsize 14px style H subscript 2 O subscript 2 end style adalah -1 dan pada begin mathsize 14px style H subscript 2 S O subscript 4 end style adalah -2. Oleh karena itu, O mengalami reaksi reduksi (oksidator).

Bilangan oksidasi begin mathsize 14px style S end style pada begin mathsize 14px style S O subscript 2 end style adalah +4 dan pada undefined adalah +6. Oleh karena itu, undefined mengalami reaksi oksidasi (reduktor).

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Bilangan oksidasi N yang paling besar adalah ....

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah muatan relatif suatu unsur dalam senyawa atau ion. Aturan biloks untuk unsur bebas adalah 0, atom hidrogen biloksnya +1, dan oksigen memiliki biloks -2. Dengan demikian,

Biloks N subscript 2 = 0

Biloks N pada N O

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space N and Biloks space O end cell equals 0 row cell Biloks space N plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space N end cell equals cell plus 2 end cell end table 

Biloks N dalam N subscript 2 O subscript 4

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 2 Biloks space N and 4 Biloks space O end cell equals 0 row cell 2 Biloks space N plus 4 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell 2 Biloks space N end cell equals cell plus 8 end cell row cell Biloks space N end cell equals cell plus 4 end cell end table 

Biloks N dalam H N O subscript 3

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space H and Biloks space N and 3 Biloks space O end cell equals 0 row cell plus 1 plus Biloks space N plus 3 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space N end cell equals cell plus 5 end cell end table

Biloks N dalam N O subscript 2

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space N and 2 Biloks space O end cell equals 0 row cell Biloks space N plus 2 left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell Biloks space N end cell equals cell plus 4 end cell end table 

Dengan demikian, biloks N paling besar adalah pada H N O subscript 3.

Jadi, jawaban yang benar adalah D.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved