Roboguru

Sebelum masuknya agama Hindu dan Buddha ke Nusantara, konsep pemimpin yang dikenal oleh masyarakat Sumatra disebut....

Pertanyaan

Sebelum masuknya agama Hindu dan Buddha ke Nusantara, konsep pemimpin yang dikenal oleh masyarakat Sumatra disebut....

Pembahasan Soal:

Sebelum masuknya agama Hindu dan Budha di Nusantara, konsep kepemimpinan yang diterapkan adalah konsep kepala suku. Kepala suku adalah seorang yang memegang kepemimpinan tertinggi dalam sebuah suku masyarakat.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 31 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berikut ini yang merupakan pengertian dari teori kolonisasi adalah ….

Pembahasan Soal:

Teori kolonisasi adalah teori yang menjelaskan proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha atas peran aktif dari orang-orang India yang datang ke Indonesia. Teori kolonisasi terbagi menjadi empat hipotesis yaitu hipotesis waisya, brahmana, dan ksatria. Dengan demikian jawaban yang benar adalah Cundefined 

Roboguru

Jelaskan cara penyebaran agama Buddha hingga ke Indonesia ...

Pembahasan Soal:

Agama Buddha disebarluaskan secara langsung oleh kelompok biksu/biksuni yang berlayar ke berbagai penjuru dunia. Mereka memiliki kewajiban menyebarluaskan agama Buddha ke seluruh dunia. Penduduk setempat yang tertarik dan ingin mempelajari lebih lanjut agama Buddha banyak yang berangkat ke India untuk memperdalam agama Buddha. Setelah kembali dan menjadi biksu/biksuni, mereka pun turut menyebarluaskan agama Buddha.

Pada sekitar abad V, agama Buddha mulai dikenal di Indonesia. Pada akhir abad VII, I-Tsing, peziarah Buddha dari Tiongkok, berkunjung ke Pulau Sumatra yang kala itu disebut Swarnabhumi, tepatnya di Kerajaan Sriwijaya. Ia menemukan agama Buddha diterima luas oleh rakyat, dengan Sriwijaya sebagai pusat pembelajaran agama Buddha. Pada pertengahan abad ke-8 Jawa Tengah berada di bawah kekuasaan raja-raja Dinasti Syailendra yang merupakan penganut Buddhisme. Mereka membangun berbagai monumen Buddha di Jawa, seperti Candi Borobudur. Menumen ini selesai dibangun awal abad-9.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Agama Buddha mulai dikenal di Indonesia abad V dan disebarkan oleh para biksu-biksuni.

Roboguru

Perhatikan teks berikut!   Kerajaan Kutai  Kerajaan Tarumanagara  Kerajaan Singhasari  Kerajaan Majapahit  Kerajaan Kediri  Kerajaan Sriwijaya  Kerajaan Kalingga  Kerajaan Mataram Kuno    ...

Pembahasan Soal:

Kerajaan-kerajaan bercorakkan Hindu antara lain Kerajaan Kutai, Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Singhasari, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Kediri. Adapun kerajaan-kerajaan bercorakkan Buddha antara lain Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Kalingga, Kerajaan Mataram Kuno. Teori brahmana meyakini bahwa berdirinya kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha tersebut, tidak lepas dari adanya pengaruh para agamawan atau pendeta yang diundang datang ke Nusantara untuk mengajarkan ajaran-ajaran Hindu dan Buddha kepada raja dan rakyat di Nusantara. Salah satu ajaran penting Hindu dan Buddha adalah adanya keyakinan bahwa raja merupakan titisan Dewa yang kemudian menginspirasi berdirinya kerajaan dengan raja sebagai pemimpin. Sebelumnya masyarakat Nusantara biasa dipimpin oleh kepala suku yang penentuannya didasarkan pada aspek kekuatan fisik dan spiritual. Ketika Hindu dan Buddha berkembang, kepala suku kemudian diganti dengan raja yang dianggap sebagai keturunan dan titisan dewa yang memiliki kekuatan, suci, dan dipuja. Hal inilah yang memperkuat raja untuk memerintah wilayah kerajaan secara turun temurun. 

Jadi, jawaban yang tepat adalah E. undefined 

Roboguru

Berikut adalah faktor yang menyebabkan bangsa India mudah menyebarkan agama Hindu-Buddha di Nusantara ….

Pembahasan Soal:

Dalam perkembangannya, ada beberapa faktor yang menyebabkan Bangsa India yang datang ke Nusantara dapat dengan mudah menyebarkan agama Hindu dan Buddha di Nusantara, yaitu :

  1. Adanya kemiripan dalam hal upacara keagamaan. Upacara keagamaan Hindu dan Buddha mirip dengan upacara kepercayaan masyarakat awal di Nusantara, yaitu animisme dan dinamisme.
  2. Sifat dasar penduduk Nusantara yang terbuka. Sejak dulu, penduduk Nusantara memang sudah terkenal dengan karakter yang ramah dan mau menerima semua orang.

Berdasarkan penjelasan tersebut, jawaban yang tepat adalah B.undefined 

Roboguru

Dalam salah satu Yupa pada prasasti Kutai tertera keterangan tentang silsilah raja raja kerajaan Kutai. Berdasarkan keterangan tersebut maka dapat disimpulkan pendiri kerajaan Kutai adalah ....

Pembahasan Soal:

Salah satu batu prasasti di Kerajaan Kutai adalah Prasasti Mulawarman, atau disebut juga Prasasti Kutai, adalah sebuah prasasti yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Kutai. Terdapat tujuh buah yupa yang memuat prasasti, namun baru 4 yang berhasil dibaca dan diterjemahkan. Prasasti ini menggunakan huruf Pallawa Pra-Nagari dan dalam bahasa Sanskerta, yang diperkirakan dari bentuk dan jenisnya berasal dari sekitar 400 Masehi. Prasasti ini ditulis dalam bentuk puisi anustub. Isinya menceritakan Raja Mulawarman yang memberikan sumbangan kepada para kaum Brahmana berupa sapi yang banyak. Mulawarman disebutkan sebagai cucu dari Kudungga, dan anak dari Aswawarman. Prasasti ini merupakan bukti peninggalan tertua dari kerajaan yang beragama Hindu di Indonesia. Nama Kutai umumnya digunakan sebagai nama kerajaan ini meskipun tidak disebutkan dalam prasasti, sebab prasasti ditemukan di Kabupaten Kutai, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu Sungai Mahakam.

Dengan demikian pendiri kerajaan Kutai adalah Kudungga.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved