Sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 ml HCI 1 M pada 18°C dan tekanan atmosfer. Volume total gas hidrogen yang dihasilkan diukur setiap setengah menit sehingga dihasilkan grafik berikut. Berikut faktor yang tidak dapat meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....

Pertanyaan

Sebanyak 0,1 gram pita magnesium direaksikan dengan 20 ml HCI 1 M pada 18°C dan tekanan atmosfer. Volume total gas hidrogen yang dihasilkan diukur setiap setengah menit sehingga dihasilkan grafik berikut.

Berikut faktor yang tidak dapat meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah ....

  1. menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk

  2. melakukan reaksi pada suhu 30°Cspace

  3. menggunakan 0,2 g pita magnesiumspace

  4. menggunakan 40 ml HCI 2 Mspace

  5. melakukan pengenceranspace

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah E.

Pembahasan

Pembahasan

Berikut adalah faktor yang dapat meningkatkan laju dari reaksi:

1. Luas permukaan

Padatan yang bentuknya serbuk halus mempunyai luas permukaan bidang sentuh yang lebih besar dibandingkan dengan padatan yang berbentuk lempeng atau butiran. Semakin luas permukaan partikelnya, maka frekuensi tumbukan semakin tinggi. Inilah yang menyebabkan reaksi berlangsung bisa lebih cepat.

2. Konsentrasi

Semakin tinggi konsentrasi, maka semakin banyak molekul reaktan yang tersedia. Dengan demikian kemungkinan bertumbukan akan semakin banyak juga sehingga kecepatan reaksi meningkat. Jadi semakin tinggi konsentrasi, semakin cepat pula laju reaksinya.

3. Suhu

Reaksi kimia umumnya lebih cepat jika dilangsungkan pada suhu yang lebih tinggi. Jika suhunya rendah, maka reaksi kimia akan lebih lambat terjadi. Kenaikan suhu menyebabkan meningkatnya energi kinetik dan membuat partikel akan bergerak lebih cepat. Hal ini menaikan laju reaksi kimia.

Berdasarkan data percobaan di atas, faktor yang dapat meningkatkan laju dari reaksi di atas adalah:

  • Menggunakan magnesium dalam bentuk serbuk. Hal ini karena padatan yang bentuknya serbuk mempunyai luas permukaan bidang sentuh yang lebih besar dibandingkan dengan padatan yang berbentuk lempeng atau butiran. Semakin luas permukaan partikelnya, maka frekuensi tumbukan semakin tinggi. Inilah yang menyebabkan reaksi berlangsung bisa lebih cepat.
  • Melakukan reaksi pada suhu 30°C. Hal ini berarti terjadi peningkatan suhu yang digunakan dalam reaksi. Suhu yang lebih tinggi akan meningkatkan laju reaksi. Kenaikan suhu menyebabkan meningkatnya energi kinetik dan membuat partikel akan bergerak lebih cepat. Hal ini menaikan laju reaksi kimia.
  • Menggunakan 0,2 g pita magnesium. Hal ini berkaitan dengan konsentrasi larutan. Semakin banyak molekul reaktan yang tersedia, dengan demikian kemungkinan bertumbukan akan semakin banyak juga sehingga kecepatan reaksi meningkat. Jadi semakin tinggi konsentrasi, semakin cepat pula laju reaksinya.
  • Menggunakan 40 ml HCI 2 M.  Larutan yang pekat, artinya mempunyai konsentrasi yang besar atau mempunyai partikel yang lebih rapat bandingkan dengan larutan encer. Semakin tinggi konsentrasinya, maka semakin banyak molekul dalam tiap satuan. Hal ini berakibat tumbukan antarmolekul intensitasnya makin sering terjadi dan reaksinya berlangsung semakin cepat.

Dengan demikian, faktor yang tidak dapat meningkatkan laju dari reaksi tersebut adalah melakukan pengenceran. 

Jadi, jawaban yang benar adalah E.

864

0.0 (0 rating)

Pertanyaan serupa

Diketahui data sebagai berikut : Reaksi antara logam seng dan HCl yang paling lambat adalah reaksi pada nomor....

163

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia