Roboguru

Rumus kimia dari mangan(IV) oksida adalah . . .

Pertanyaan

Rumus kimia dari mangan(IV) oksida adalah . . .

  1. Mn O subscript 2

  2. Mn O subscript 4

  3. Mn subscript 2 O subscript 3

  4. Mn O subscript 4 to the power of minus sign

  5. Mn subscript 3 O subscript 2

Pembahasan Soal:

Jawaban: A. MnO2

 

Mangan(IV) oksida

Ion Mangan(IV) yaitu Mn4+

Ion oksida yaitu O2-

Maka, jika digabungkan menjadi

Mn4+ +  O2-  à Mn2O4 (kita bagi 2), maka menjadi MnO2

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Chandra

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 16 Desember 2020

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berilah nama senyawa-senyawa berikut dengan cara lama dan sistem Stock ahaman (IUPAC). Cr2​O3​

Pembahasan Soal:

begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style =senyawa biner logam dan non logam

  • begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 yields 2 Cr to the power of 3 plus sign and 3 O to the power of 2 minus sign end style  
  • biloks Cr = +3 

1. Tata nama senyawa kimia cara lama pada senyawa biner yang terdiri dari logam dan non logam ditulis secara berurutan sesuai penulisan rumus kimia (lambang senyawa). Unsur yang berada di belakang ditulis dengan akhiran -ida. Jumlah atom unsur ditulis dengan angka Romawi jika diperlukan.

 begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style = Kromium(III) oksida 

2. Sistem tata nama Stock ahaman yang berlaku pada senyawa biner yang terdiri dari logam dan non logam cara penamaannya adalah angka romawi digunakan untuk logam yang memiliki lebih dari satu bilangan oksidasi (biloks).

begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style  = Kromium(III) oksida 

Dengan demikian, nama senyawa begin mathsize 14px style Cr subscript 2 O subscript 3 end style dengan cara lama dan sistem tata nama Stock ahaman sama yaitu Kromium(III) oksida.

0

Roboguru

Tulislah rumus kimia senyawa-senyawa berikut. merkuro oksida

Pembahasan Soal:

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion nonlogam atau suatu anion poliatom. Berikut adalah aturan tata nama senyawa ion:

  • Tulisan nama unsur logam tanpa modifikasi apapun, kemudian diikuti nama unsur nonlogam dengan tambahan akhiran ”ida”.
  • Jika unsur logam mempunyai lebih dari satu jenis bilangan oksidasi, maka senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasinya, yang ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi di belakang nama unsur logam tersebut.

Merkuro oksida adalah senyawa ionik biner dari logam dan non logam. 

begin mathsize 14px style Hg to the power of plus sign and O to the power of 2 minus sign yields Hg subscript 2 O end style 

  • Merkuri (I) atau Merkuro = begin mathsize 14px style Hg to the power of plus sign end style 
  • Oksida atau nama ion oksigen = begin mathsize 14px style O to the power of 2 minus sign end style

Dengan demikian, rumus kimia senyawa merkuro oksida adalah begin mathsize 14px style Hg subscript 2 O end style .

0

Roboguru

Tuliskan rumus untuk senyawa-senyawa biner berikut. besi (II) bromida

Pembahasan Soal:

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion nonlogam atau suatu anion poliatom. Berikut adalah aturan tata nama senyawa ion:

  • Tulisan nama unsur logam tanpa modifikasi apapun, kemudian diikuti nama unsur nonlogam dengan tambahan akhiran ”ida”.
  • Jika unsur logam mempunyai lebih dari satu jenis bilangan oksidasi, maka senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasinya, yang ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi di belakang nama unsur logam tersebut.

Besi (II) bromida adalah senyawa ionik biner dari logam dan non logam. 

begin mathsize 14px style Fe to the power of 3 plus sign and Br to the power of minus sign yields Fe Br subscript 3 end style 

  • Besi (Fe) merupakan golongan VIIIB dengan biloks +3
  • Bromin (Br) merupakan golongan VIIA dengan biloks -1 

Dengan demikian, rumus senyawa biner besi (II) bromida adalah begin mathsize 14px style Fe Br subscript 3 end style .

0

Roboguru

Tuliskan rumus untuk senyawa-senyawa biner berikut. kobalt (II) sulfida

Pembahasan Soal:

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion nonlogam atau suatu anion poliatom. Berikut adalah aturan tata nama senyawa ion:

  • Tulisan nama unsur logam tanpa modifikasi apapun, kemudian diikuti nama unsur nonlogam dengan tambahan akhiran''ida”.
  • Jika unsur logam mempunyai lebih dari satu jenis bilangan oksidasi, maka senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasinya, yang ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi di belakang nama unsur logam tersebut.

Kobalt (II) sulfida adalah senyawa ionik biner dari logam dan non logam. 

begin mathsize 14px style Co to the power of 2 plus sign and S to the power of 2 minus sign yields Co S end style 

  • Kobalt (Co) merupakan golongan VIIIB dengan biloks +2
  • Sulfur (S) merupakan golongan VIA dengan biloks -2

Dengan demikian, rumus senyawa biner kobalt (II) sulfida adalah begin mathsize 14px style Co S end style .

0

Roboguru

Tuliskan rumus untuk senyawa-senyawa biner berikut. tembaga (I) nitrida

Pembahasan Soal:

Senyawa ion terdiri atas suatu kation dan suatu anion. Kation umumnya adalah suatu ion logam, sedangkan anion dapat berupa anion nonlogam atau suatu anion poliatom. Berikut adalah aturan tata nama senyawa ion:

  • Tulisan nama unsur logam tanpa modifikasi apapun, kemudian diikuti nama unsur nonlogam dengan tambahan akhiran ''ida”.
  • Jika unsur logam mempunyai lebih dari satu jenis bilangan oksidasi, maka senyawa-senyawanya dibedakan dengan menuliskan bilangan oksidasinya, yang ditulis dalam tanda kurung dengan angka Romawi di belakang nama unsur logam tersebut.

Tembaga (I) nitrida adalah senyawa ionik biner dari logam dan non logam. 

begin mathsize 14px style Cu to the power of plus sign and N to the power of 3 minus sign yields Cu subscript 3 N end style 

  • Tembaga(Cu) merupakan golongan IB dengan biloks +1
  • Nitrogen (N) merupakan golongan VA dengan biloks -3

Dengan demikian, rumus senyawa biner tembaga (I) nitrida adalah begin mathsize 14px style Cu subscript 3 N end style .

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved