Roboguru

Resnaga          : Kau sedang apa? Hei, apa yang sedang terjadi? Kartika             : Aku sedang melindungi harta dan bangsa. Sisa-sisa pengabdian ibu kita. Renaga            : Ibu kita? Siapa? Kartika             : Tak taukah kau? Raden Ajeng Kartini! Beliau ibu kita semua, bukan? Beliau sungguh baik hati.                                Beliau sangat keibuan, belaiannya sangat lembut…ah, aku masih bisa merasakannya. Kira-kira                            sekarang ibu sedang apa, ya? Resnaga          : Kartika, kau baik-baik saja, kan? Kartika             : Apa maksudmu? Resnaga          : Aku mengkhawatirkanmu. Lagi pula…bukankah Kartini sudah tiada?                           Bagaimana bisa kau merasakan belaiannya? Kartika             : Beliau masih hidup kok! Beliau sengaja datang dari jauh untuk menemaniku. Ah, sudahlah. Pasti                           kau tak akan percaya.                                                             (Kartini Berdarah Karya Amanatia Junda S.)   Watak tokok Kartika dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ….

Pertanyaan

Resnaga          : Kau sedang apa? Hei, apa yang sedang terjadi?

Kartika             : Aku sedang melindungi harta dan bangsa. Sisa-sisa pengabdian ibu kita.

Renaga            : Ibu kita? Siapa?

Kartika             : Tak taukah kau? Raden Ajeng Kartini! Beliau ibu kita semua, bukan? Beliau sungguh baik hati.    

                           Beliau sangat keibuan, belaiannya sangat lembut…ah, aku masih bisa merasakannya. Kira-kira

                           sekarang ibu sedang apa, ya?

Resnaga          : Kartika, kau baik-baik saja, kan?

Kartika             : Apa maksudmu?

Resnaga          : Aku mengkhawatirkanmu. Lagi pula…bukankah Kartini sudah tiada?

                          Bagaimana bisa kau merasakan belaiannya?

Kartika             : Beliau masih hidup kok! Beliau sengaja datang dari jauh untuk menemaniku. Ah, sudahlah. Pasti

                          kau tak akan percaya.

                                                            (Kartini Berdarah Karya Amanatia Junda S.)

 

Watak tokok Kartika dalam kutipan naskah drama tersebut adalah ….

  1. penuh perhatian

  2. pemikir keras

  3. berjiwa pahlawan

  4. keras kepala

  5. suka berkhayal

Pembahasan:

Resnaga mengatakan bahwa Ibu Kartini sudah meninggal. Sementara itu, Kartika menganggap bahwa Ibu Kartini masih hidup dan sering menemani Kartika. Kartika juga mengatakan jika Ibu Kartini datang dari tempat yang jauh. Terlebih, Kartika menegaskan, “Ah, sudahlah. Pasti kau tak akan percaya.” Maka dapat dipastikan, Kartika suka berkhayal. Jadi, jawaban yang tepat adalah E.

Jawaban terverifikasi

Dijawab oleh:

R. Indriani

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Terakhir diupdate 15 Desember 2020

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan serupa

Harsono: Aku datang hendak menebus dosaku terhadap anakku dan Citra. Sutopo: Kau berani betul rupanya menyebut nama istriku. Harsono: (kaget) Apa? Istri Mas? Citra jadi istri Mas? Sutopo: Tidakkah ...

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved