Roboguru

Pupuk urea, CO(NH2​)2​, sebanyak 12 gram dilarutkan ke dalam 250 gram air (Kb​air=0,52∘Cm−1,Kf​air=1,86∘Cm−1,danAr:C=12gmol−1,N=14gmol−1,O=16gmol−1,danH=1gmol−1). Tentukan titik beku larutan.

Pertanyaan

Pupuk urea, C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2, sebanyak 12 gram dilarutkan ke dalam 250 gram air left parenthesis K subscript italic b space air equals 0 comma 52 degree C space m to the power of negative sign 1 end exponent comma space K subscript italic f space air equals 1 comma 86 space degree C space m to the power of negative sign 1 end exponent comma space dan space Ar colon C equals 12 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent comma space N equals 14 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent comma space O equals 16 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent comma space dan space H equals 1 space g space mol to the power of negative sign 1 end exponent right parenthesisTentukan titik beku larutan.space 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Larutan pupuk urea / C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 merupakan larutan non elektrolit. Titik beku larutan dapat ditentukan dengan rumus berikut.


T subscript f double bond T subscript f degree minus sign increment T subscript f increment T subscript f double bond m middle dot K subscript f  Keterangan colon T subscript f double bond titik space beku space larutan T subscript f degree equals titik space beku space pelarut m double bond molalitas K subscript f double bond tetapan space penurunan space itik space beku space molal space pelarut


Dengan demikian, titik beku larutan urea tersebut yaitu :


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Mr space C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2 end cell equals cell 1 point Ar space C and 1 point Ar space O and 2 point Ar space N and 4 point Ar space H end cell row blank equals cell 1.12 plus 1.16 plus 2.14 plus 4.1 end cell row blank equals cell 12 plus 16 plus 28 plus 4 end cell row blank equals 60 row blank blank blank row cell increment T subscript f end cell equals cell m middle dot K subscript f end cell row blank equals cell m subscript terlarut over Mr middle dot 1000 over m subscript pelarut middle dot K subscript f end cell row blank equals cell 12 over 60 middle dot 1000 over 250 middle dot 1 comma 86 end cell row blank equals cell 1 comma 488 end cell row blank blank blank row cell T subscript f end cell equals cell T subscript f degree minus sign increment T subscript f end cell row blank equals cell 0 minus sign 1 comma 488 end cell row blank equals cell negative sign 1 comma 488 space degree C end cell end table


Jadi, titik beku larutan tersebut adalah negative sign 1 comma 488 space degree C.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 07 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Senyawa nonelektrolit 3 gram dilarutkan dalam 250 gram air. Larutan ini mempunyai penurunan titik beku setengah dari penurunan titik beku 5,85 gram garam dapur (Mr = 58,5) dalam 500 gram air. Tentukan...

Pembahasan Soal:

Sifat koligatif merupakan sifat larutan yang dipengaruhi oleh konsentrasi zat terlarutnya, tetapi tidak bergantung pada sifat zat terlarutnya. Terdapat perbedaan antara sifat koligatif untuk zat elektrolit dan non elektrolit. Pada konsentrasi yang sama, larutan elektrolit memiliki jumlah partikel yang lebih banyak dari larutan non elektrolit karena zat elektrolit dapat menghasilkan ion-ion di dalam larutannya. Pengaruh ion-ion tersebut dapat dihitung dengan faktor Van't Hoff yang biasa dinotasikan dengan huruf i. Untuk menyelesaikan soal di atas, perlu dicari dulu penurunan titik beku dari garam dapur (NaCl). Sebagai catatan, derajad ionisasi (alpha) dari NaCl adalah 100%, karena NaCl merupakan elektrolit kuat.


table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell molalitas space Na Cl end cell equals cell fraction numerator mol space Na Cl over denominator kg space pelarut end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator begin display style fraction numerator 5 comma 85 space g over denominator 58 comma 5 space g forward slash mol end fraction end style over denominator 500 space g end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 0 comma 1 space mol over denominator 0 comma 5 space kg end fraction end cell row blank equals cell 0 comma 2 space m end cell row blank blank blank row cell Na Cl end cell rightwards arrow cell Na to the power of plus sign and Cl to the power of minus sign end cell row blank blank blank row cell i space Na Cl end cell equals cell 1 plus left parenthesis n minus sign 1 right parenthesis cross times alpha end cell row blank equals cell 1 plus left parenthesis 2 minus sign 1 right parenthesis cross times 100 percent sign end cell row blank equals cell 1 plus 1 end cell row blank equals 2 row blank blank blank row Catatan equals cell n space adalah space jumlah space ion end cell row blank blank cell alpha space adalah space derajad space ionisasi end cell row cell increment T subscript f space Na Cl end cell equals cell m cross times K subscript f cross times i end cell row blank equals cell 0 comma 2 space m cross times 1 comma 86 space degree C forward slash m cross times 2 end cell row blank equals cell 0 comma 744 space degree C end cell row blank blank blank row cell increment T subscript f space Senyawa space Non space Elektrolit end cell equals cell 1 half cross times increment T subscript f space Na Cl end cell row blank equals cell 1 half cross times 0 comma 744 space degree C end cell row blank equals cell 0 comma 372 space degree C end cell row blank blank blank row cell increment T subscript f space Senyawa space Non space Elektrolit end cell equals cell m cross times K subscript f end cell row cell increment T subscript f space Senyawa space Non space Elektrolit end cell equals cell fraction numerator begin display style m over Mr end style over denominator m space pelarut end fraction cross times K subscript f end cell row cell 0 comma 372 space degree C end cell equals cell fraction numerator begin display style fraction numerator 3 space g over denominator Mr end fraction end style over denominator 500 space g end fraction cross times 1 comma 86 space degree C forward slash m end cell row cell 0 comma 372 space degree C end cell equals cell fraction numerator begin display style fraction numerator 3 space g over denominator Mr end fraction end style over denominator 0 comma 5 space kg end fraction cross times 1 comma 86 space degree C forward slash m end cell row cell 0 comma 186 space degree C space kg end cell equals cell fraction numerator 3 space g over denominator Mr end fraction cross times 1 comma 86 space degree C forward slash left parenthesis mol forward slash kg right parenthesis end cell row Mr equals cell fraction numerator 3 space g cross times 1 comma 86 space degree C forward slash left parenthesis mol forward slash kg right parenthesis over denominator 0 comma 186 space degree C space kg end fraction end cell row Mr equals cell 30 space g forward slash mol end cell end table    


Jadi, dari perhitungan di atas diperoleh Mr senyawa non elektrolit sebesar 30 g/mol.space  

0

Roboguru

Penurunan titik beku molal terdapat pada larutan yang terbuat dari ....

Pembahasan Soal:

Konsentrasi larutan dapat dinyatakan dalam beberapa satuan, salah satunya adalah molalitas. Molalitas adalah satuan konsentrasi yang menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut. 

Jadi, penurunan titik beku molal terdapat pada larutan yang terbuat dari 1 mol zat terlarut dalam 1000 gram pelarut.

Jadi, pilihan jawaban yang tepat adalah C.space

0

Roboguru

Bila 10 gram dari masing-masing zat berikut ini dilarutkan ke dalam 1 kg air, zat manakah yang akan menghasilkan larutan dengan titik beku paling rendah?

Pembahasan Soal:

Seperti yang diketahui keempat larutan pada pilihan jawaban merupakan larutan non elektrolit. Penurunan titik beku untuk keempat larutan tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut.

increment T subscript f double bond m cross times K subscript f

Penurunan titik beku dipengaruhi oleh molalitas larutan. Penurunan titik beku berbanding lurus dengan molalitas. Semakin tinggi molalitas semakin tinggi penurunan titik beku. Berdasarkan rumus :
 

increment T subscript f double bond T subscript f space pelarut bond T subscript f space larutan


zat yang akan menghasilkan larutan dengan titik beku paling rendah adalah zat yang memiliki penurunan titik beku yang lebih tinggi. Jika penurunan titik bekunya tinggi, maka molalitas zat juga tinggi. Berdasarkan rumus molalitas:


m equals massa over M subscript r cross times fraction numerator 1000 over denominator P space open parentheses gram close parentheses end fraction


maka, molalitas zat berbanding terbalik dengan massa molekul relatif (M subscript r) zat. Massa zat terlarut dan pelarutnya diabaikan karena nilainya sama untuk semua zat.  Dengan demikian, zat dengan molalitas tinggi adalah zat yang memiliki M subscript r lebih rendah. Untuk menentukan zat yang memiliki M subscript r lebih rendah, maka dilakukan analisis satu persatu pilihan jawaban.

  1. C H subscript 3 O H
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r end cell equals cell left parenthesis 1 cross times A subscript r space C right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times A subscript r space O right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 1 cross times 12 right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times 16 right parenthesis end cell row blank equals 32 end table
     
  2. C subscript 2 H subscript 5 O H
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r end cell equals cell left parenthesis 2 cross times A subscript r space C right parenthesis plus left parenthesis 6 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times A subscript r space O right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 2 cross times 12 right parenthesis plus left parenthesis 6 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times 16 right parenthesis end cell row blank equals cell 24 plus 6 plus 16 end cell row blank equals 46 end table
     
  3. C subscript 6 H subscript 12 O subscript 6
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r end cell equals cell left parenthesis 6 cross times A subscript r space C right parenthesis plus left parenthesis 12 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 6 cross times A subscript r space O right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 6 cross times 12 right parenthesis plus left parenthesis 12 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 6 cross times 16 right parenthesis end cell row blank equals cell 72 plus 12 plus 96 end cell row blank equals 180 end table
     
  4. C subscript 3 H subscript 8 O subscript 3
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r end cell equals cell left parenthesis 3 cross times A subscript r space C right parenthesis plus left parenthesis 8 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times A subscript r space O right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 3 cross times 12 right parenthesis plus left parenthesis 8 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 3 cross times 16 right parenthesis end cell row blank equals cell 36 plus 8 plus 48 end cell row blank equals 92 end table
     
  5. C O open parentheses N H subscript 2 close parentheses subscript 2
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell M subscript r end cell equals cell left parenthesis 1 cross times A subscript r space C right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times A subscript r space H right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times A subscript r space O right parenthesis plus left parenthesis left parenthesis 2 cross times A subscript r space N right parenthesis end cell row blank equals cell left parenthesis 1 cross times 12 right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times 16 right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times 14 right parenthesis end cell row blank equals cell 12 plus 4 plus 16 plus 28 end cell row blank equals 60 end table


Berdasarkan analisis tersebut, maka yang memiliki M subscript r paling rendah adalah C H subscript 3 O H. Dengan demikian, zat yang akan menghasilkan larutan dengan titik beku paling rendah adalah zat yang memiliki penurunan titik beku yang lebih tinggi, molalitas zat tinggi dan M subscript r yang lebih rendah yaitu zat C H subscript 3 O H.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Berapakah titik didih dan titik beku larutan 0,1 mol Ba(NO3​)2​ dalam 500 gram air.  (Kb​air=0,52∘Cm−1danKf​air=1,86∘Cm−1)

Pembahasan Soal:

Larutan begin mathsize 14px style Ba open parentheses N O subscript 3 close parentheses subscript 2 end style termasuk dalam elektrolit kuat, sehingga dianggap terionisasi sempurna, i = 3

Titik didih larutannya,

space space space space space increment T subscript b double bond m middle dot K subscript b italic middle dot italic i T subscript b bond T subscript b degree equals mol space cross times 1000 over m subscript air cross times K subscript b cross times italic i T subscript b minus sign 100 equals 0 comma 1 cross times 1000 over 500 cross times 0 comma 52 cross times 3 T subscript b minus sign 100 equals 0 comma 312 space space space space space space space space space space T subscript b equals 100 comma 312 space degree C 

Titik beku larutannya,

space space space space space increment T subscript f double bond m middle dot K subscript f italic middle dot italic i T subscript f degree minus sign T subscript f double bond mol cross times 1000 over m subscript air cross times K subscript f cross times italic i space space space 0 minus sign T subscript f equals 0 comma 1 cross times 1000 over 500 cross times 1 comma 86 cross times 3 space space space 0 minus sign T subscript f equals 1 comma 116 space space space space space space space space space T subscript f equals minus sign 1 comma 116 space degree C 


Jadi, titik didih dan titik beku larutan undefined masing-masing adalah begin mathsize 14px style 100 comma 312 space degree C end style dan Error converting from MathML to accessible text.undefined 

1

Roboguru

Tentukan titik didih dan titik beku larutan 32 gram belerang (S8​) dalam 400 gram asam asetat. Asam asetat murni mendidih pada 118,3∘C serta membeku pada 16,6∘C dan tekanan 1 atm. (Kb​CH3​COOH=3,1∘Cm−...

Pembahasan Soal:

Titik didih 32 g belerang dalam 400 g asam asetat,


begin mathsize 14px style space space space space space increment T subscript b double bond m middle dot K subscript b T subscript b bond T subscript b degree equals m subscript belerang over italic M subscript r space belerang end subscript cross times 1000 over m subscript asam space asetat end subscript cross times K subscript b T subscript b minus sign 118 comma 3 equals 32 over 32 cross times 1000 over 400 cross times 3 comma 1 T subscript b minus sign 118 comma 3 equals 7 comma 75 space space space space space space space space space space T subscript b equals 126 comma 05 space degree C end style 


Titik beku 32 g belerang dalam 400 g asam asetat,


begin mathsize 14px style space space space space space increment T subscript f double bond m middle dot K subscript f T subscript f degree minus sign T subscript f equals m subscript belerang over italic M subscript belerang cross times 1000 over m subscript asam space asetat end subscript cross times K subscript f 16 comma 6 minus sign T subscript f equals 32 over 32 cross times 1000 over 400 cross times 3 comma 6 16 comma 6 minus sign T subscript f equals 9 space space space space space space space space space space T subscript f equals 25 comma 60 space degree C end style 


Jadi, titik didih dan titik beku larutan 32 g belerang dalam 400 g asam asetat masing-masing adalah begin mathsize 14px style 126 comma 5 space degree C end style dan Error converting from MathML to accessible text..

1

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved